Profile
Health A-Z

Hormon, Pengaruhi Stres Hingga Gairah

Hormon, Pengaruhi Stres Hingga Gairah

Hormon ada dari ujung kepala hingga ujung kaki. Anda pun pasti sering mendengar betapa hormon mempengaruhi tubuh sebab hormon yang mengatur seluruh fungsi tubuh. Malah ketidakseimbangan hormon bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Nah, berikut ini beberapa contoh hormon yang berperan penting untuk tubuh sekaligus cara menyeimbangkannya.

  • Hormon Kortisol

Hormon kortisol adalah hormon yang mengatur tingkat stres dalam pikiran dan tubuh. Saat Anda berada dalam kondisi berbahaya atau membingungkan, hipotalamus akan mengaktifkan kortisol yang kemudian masuk ke dalam aliran darah, mempercepat detak jantung, menambah kadar oksigen dalam otak, serta melepas energi dari lemak dan glukosa dalam tubuh. 

Selama masih dalam batas kewajaran, hormon ini justru memberikan hal positif bagi tubuh. Akan tetapi, saat Anda stres secara berlebihan, hormon kortisol justru berkurang jumlahnya sehingga Anda mudah lelah. 


Cara menyeimbangkan hormon kortisol adalah dengan berolahraga kardio seperti joging yang diselingi lari cepat dengan jangka waktu 60 detik yang dilakukan selama 30 menit. Olahraga dalam seminggu sebaiknya dilakukan selam 3 jam dengan durasi tidak melebihi 40 menit. Pasalnya, berolahraga lebih dari 40 menit akan membuat jumlah kortisol semakin meningkat.

  • Hormon Melatonin

Saat malam datang, kelenjar pineal pada otak mulai mengeluarkan hormon melatonin yang membuat Anda mengantuk. Semakin larut malam, jumlah hormon melatonin makin banyak. Hormon melatonin baru bisa bekerja secara maksimal dalam kondisi gelap. 

Sebaliknya, bila Anda memutuskan tidur dengan lampu menyala, fungsi hormon melatonin akan terganggu. Padahal hormon ini bisa menangkal stres dan radikal bebas. Rendahnya hormon melatonin dalam tubuh juga bisa menyebabkan diabetes, obesitas, dan kanker. Produksi hormon melatonin juga bisa bertambah bila Anda tidur memakai pakaian dalam pakaian yang terlalu ketat. 


  • Hormon Oksitosin

Hormon oksitosin atau oxytocin dikenal sebagai hormon cinta yang muncul saat menyentuh seseorang yang spesial di hati Anda. Level oksitosin yang tinggi dapat meningkatkan hasrat seks, kepercayaan terhadap seseorang, mengurangi pegal dan kekakuan di bagian punggung, dan menurunkan tekanan darah. 

Uniknya, hormon oksitosin bisa dibilang memengaruhi kemampuan seseorang mengingat sesuatu atau memori. Misalnya, saat Anda berpelukan setelah bertengkar dengan pasangan. Tindakan berpelukan ini akan melepaskan hormon oksitosin sehingga Anda pun lupa pertengkaran tersebut. 

Hormon oksitosin ini diperkuat oleh keberadaan estrogen. Itulah alasan wanita cenderung menyukai adanya interaksi intim seusai hubungan intim serta mudah terangsang dalam masa ovulasi. Bahkan bila pasangannya hanya menyentuh lembut. Hormon oksitosin juga meningkat tajam selama orgasme dan sesudahnya. (PA)

Ditinjau oleh dr. Aria Wibowo

Anda punya pertanyaan seputar Health A-Z ?
Ask Doctor
Menjaga kulit agar terhindar dari keriput bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan yang tepat. Makanan yang Dapat Mencegah Kulit Keriput Perut Anda terasa lapar dan ingin segera makan? Jangan-jangan itu hanya sinyal palsu. Coba cara ini untuk mengenali sinyal lapar yang sesungguhnya Begini Cara Mengenali Sinyal Lapar