Baby Health

Pertumbuhan Bayi Terhambat


Hambatan pada pertumbuhan bayi bisa mengenai kemapuan motoriknya (contoh, duduk), komunikasi  (contoh, berbicara), self-help skills (contoh, mengenakan baju) atau sosial (contoh, bermain dengan orang lain atau melakukan kontak mata).

Jika Anda merasa bayi Anda tidak tumbuh kembang seperti seharusnya, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan perawatan dan pencegahan. Berikut tanda-tanda bayi mengalami keterlambatan pertumbuhan :

Bayi baru lahir sampai usia dua bulan. Tidak dapat mengangkat kepalanya atau terkulai.

Bayi usia tiga sampai empat bulan. Kepala belum dapat tegap. Tidak tertarik jika diberikan mainan. Tidak memasukan sesuatu ke dalam mulutnya. Tidak dapat menapakan kaki.

Bayi usia enam bulan. Belum bisa duduk tanpa batuan.

Bayi usia tujuh bulan. Kepala belum bisa tegap. Belum bisa memasukan sesuatu ke dalam mulut. Kakinya belum dapat menopang berat tubuhnya.

Usia sepuluh bulan. Merangkak miring, menyeret tangan atau kakinya.

Usia satu tahun. Belum bisa merangkak, belum bisa berdiri tanpa dipegangi.

Usia satu setengah tahun. Belum bisa berjalan.

Jika bayi dinyatakan tidak mengalami keterlambatan pertumbuhan, ada kemungkinan bayi Anda mengalami masalah medis, misalnya efek dari kelahiran prematur dan kelainan genetik seperti Down Syndrome.

in partnership with