Infections

Tempat Bersembunyinya Kuman


Tahukah Anda jika perkembangan kuman tidak melihat tempat dan waktu? Hal ini dapat terlihat jika Anda selalu menyuci tangan setelah menggunakan toilet dan sebelum menyantap makanan, atau tidak pernah bertukaran sikat gigi, namun penyakit tetap saja datang menghampiri.

Bersentuhan dengan permukaan yang kotor, kemudian menyentuh bagian wajah adalah salah satu alasan mengapa penyakit hinggap di tubuh Anda. Kuman masuk ke dalam tubuh melalui mata, hidung dan mulut, sehingga penting halnya mencuci tangan guna mencegah masuknya penyakit. Meski telah melakukan berbagai cara untuk menghindari kuman, tapi Anda tidak mengetahui dimana letak kuman tidak akan berpengaruh besar bagi kesehatan Anda.


Berikut enam tempat tersembunyi yang kerap kali menjadi sarang kuman pembawa penyakit, diantaranya

  • Tempat laundry
    Pilahlah pakaian yang hendak Anda cuci. Satukan pakaian putih, dan pisahkan pakaian berwarna. Begitu juga dengan aneka handuk. Pisahkan handuk badan dengan handuk pengering tangan yang Anda gunakan di dapur, meskipun keduanya berbahan dasar serupa.

    Memasukkan seluruh pakaian dan handuk dalam satu wadah sekaligus, meski menggunakan air hangat, hanya dapat membunuh sekitar 80 persen kuman. Air cuci yang kotor dapat menyebarkan kuman pada seluruh pakaian, bahkan meninggalkannya pada dinding mesin cuci.
  • Dapur
    Jangan gunakan spons untuk membersihkan sisa-sisa masakan Anda seperti ayam mentah, telur, dan bahan lainnya. Disaat Anda menyeka kotoran, berarti Anda telah menyebarkan Salmonella (kuman yang dapat bertahan hidup lama di suatu tempat dan penyebab penyakit seperti demam, dan sakit perut).

    Pori-pori spons yang basah adalah “super-kondominium” bagi kuman. Gunakan spons berbeda, tisu atau lap kering saat ingin membersihkan bekas-bekas masakan di dapur Anda.
  • Pusat perbelanjaan
    Kuman pada pusat perbelanjaan dapat berada pada plastik tas belanjaan yang Anda gunakan. Bakteri E.Coli lebih banyak ditemukan pada kereta belanjaan dibandingkan kursi toilet.

    Selain itu kuman juga ditemukan pada layar tempat Anda menggunakan kartu kredit atau ATM. Pada beberapa toko, 80 persen bakteri E.Coli berasal dari petugas yang menangani daging dan produk olahan, yang juga menggunakan layar tersebut, namun tidak menyuci tangannya.

    Tempat lain yang menjadi sarang kuman adalah tas belanja yang Anda bawa dari rumah, yang Anda gunakan di kemudian hari tanpa menyucinya terlebih dahulu. Anda memang menjadi sadar lingkungan, namun kuman dari hasil belanja Anda yang terakhir masih berada di sana, jika Anda tidak menyuci tas terlebih dahulu sebelum pemakaian selanjutnya.

    Survey yang diadakan University of Arizona menyebutkan hanya tiga persen orang yang menyuci tas belanjaan mereka kembali. Selebihnya langsung menggunakan tas tersebut untuk mengangkut barang lainnya seperti kain kotor.

    Lalu bagaimana dengan uang? Charles Gerba, PhD, professor mikrobiologi University of Arizona mengatakan uang memiliki tingkat kontaminasi yang rendah. Hal ini disebabkan kuman menempel pada serat berpori uang kertas dan tidak dengan mudah mentransfernya ke tangan pengguna. Demikian halnya pada uang koin. Nikel dantembaga memiliki sifat antimikroba yang membuat koin relatif lebih rendah untuk menularkan kuman.
  • Kamar mandi
    Mencuci tangan kemudian memegang kran yang lembab dapat menyebabkan penempelan kuman pada tangan. Memegang kran dalam keadaan lembab akan membuat bakteri kembali menempel pada tangan yang sudah bersih.

    Sebuah penelitian menemukan bahwa tempat-tempat basah seperti gagang kran, dapat menyebabkan infeksi kulit yang berbahaya bagi nyawa seseorang. Handuk kamar mandi adalah tempat lain bersarangnya kuman dan bakteri seperti E.Coli, yang dapat menyebabkan sakit perut dan muntah. Gunakan disinfektan dan sikat kamar mandi Anda secara teratur, serta keringkan peralatan mandi sekaligus handuk guna mencegah penyebaran kuman dan bakteri.
     
  • Bagian bawah tas, koper atau ransel
    Penelitian menunjukkan 18 persen bakteri E.Coli menempel pada bagian bawah tas. Jauhkan tas dari lantai, dan meskipun Anda melakukan banyak aktifitas, jangan pernah meletakkan tas pada tempat makanan berada.
     
  • Remote televisi
    Semua orang dapat menyentuh remote, namun hanya beberapa orang yang sadar untuk membersihkan benda ini. Bersihkan remote televisi Anda dengan disinfektan atau kain bersih.
in partnership with