Profile
Tulang, Sendi dan Otot

Wajib Tahu Soal Sakit Punggung

Wajib Tahu Soal Sakit Punggung

Sakit punggung banyak dialami oleh banyak orang. Malahan seiring pertambahan usia, 8 dari 10 orang akan mengalami sakit punggung. Sakit punggung akan semakin parah bila Anda memiliki terlalu banyak aktivitas yang mengakibatkan tubuh semakin tegang. Nah, banyak sekali mitos seputar sakit punggung yang malah membuat kondisi ini lebih menyulitkan penderitanya.

Apa saja? Simak penjelasan berikut ini:

Mitos: Hindari sakit punggung dengan duduk tegak.
Fakta: Duduk membungkuk memang memperburuk kondisi punggung. Padahal ahli kesehatan justru mengatakan duduk terlalu tegak dalam waktu lama dapat mencederai punggung. Jadi, Anda lebih baik memilih posisi duduk yang nyaman dan diberi sandaran berupa bantal pada punggung. Pastikan posisi kaki nyaman dan menyentuh lantai untuk menghindari nyeri punggung


Mitos: Istirahat adalah cara terbaik untuk mengatasi sakit punggung.
Saat sakit punggung kumat, mengistirahatkan punggung memang bisa menjadi pilihan. Tapi beristirahat di tempat tidur atau bed rest selama 1 – 2 hari malah memperburuk sakit punggung. Anda lebih baik melakukan peregangan, berenang, dan berjalan untuk mengatasi sakit punggung atau lakukan beberapa kegiatan sembari berdiri.

Mitos: Olahraga membuat sakit punggung tambah parah.
Banyak orang yang menghindari berolahraga saat merasakah sakit punggung karena khawatir sakit punggung makin memburuk. Di sisi lain, olahraga teratur tidak cocok untuk penderita sakit punggung, terutama yang disebabkan cedera. Biasanya, para dokter menyarankan olahraga ringan yang intensitasnya makin meningkat secara bertahap. Saat sakit punggung reda, dokter akan memberikan latihan rutin untuk menghindarkan Anda dari kekambuhan sakit punggung.


Mitos: Menurunkan berat badan ampuh sembuhkan sakit punggung.
Berat badan berlebihan memang memperbesar risiko sakit punggung. Namun, orang kurus atau menderita anoreksia pun bisa menderita sakit punggung sebab berisiko mengalami osteoporosis atau penurunan kepadatan tulang. Faktor risiko yang lebih berperan bagi nyeri punggung antara lain usia, cedera, tidak aktif bergerak, postur tubuh yang kurang baik, posisi tidur, merokok, dan stres.


Sakit punggung umumnya mereda dalam beberapa minggu. Di rumah, Anda bisa melakukan beberapa perawatan seperti menghindari membungkuk dan mengangkat atau meraih sesuatu, tidak memakai sepatu hak tinggi, mengganti posisi tidur, mengganjal punggung dengan bantal saat tidur telentang.

Sebagai catatan, sakit punggung yang dialami selama beberapa hari tergolong ringan. Tapi, sakit punggung yang terjadi lebih dari 3 bulan termasuk sakit punggung kronis. Jadi bila Anda merasa sangat kesakitan atau sakit punggung terjadi dalam waktu lama, segera hubungi dokter untuk mendapatkan penangangan medis yang tepat. (PR)

Ditinjau oleh dr. Rahajeng A.P

Anda punya pertanyaan seputar Tulang, Sendi dan Otot ?
Ask Doctor
Peforma Anda di tempat tidur dapat terganggu oleh depresi, alkohol, stres, obat-obatan dan sebagainya. 9 Hal yang Bisa Menurunkan Ereksi Anda Peforma Anda di tempat tidur dapat terganggu oleh depresi, alkohol, stres, obat-obatan dan sebagainya. 9 Hal yang Bisa Menurunkan Ereksi Anda