Profile
Lymphoma

Apa ciri - ciri atau gejala Uci -uci?

Apa ciri - ciri atau gejala Uci -uci?
Karawang

Selamat Pagi saya Litha umur saya baru 20th. hari minggu yang lalu saya merasakan nyeri dibagian leher awalnya saya hiraukan saya karna saya fikir paling juga gara - gara salah posisi tidur namun 4hari kemudian pada bagian leher muncul semacam benjolan dan benjolan itu dapat bergerak jika dipegang. apakah itu termasuk uci-uci atau hanya benjolan biasa? dan apa ciri-ciri penyakit uci-uci.. terima kasih atas jawabannya.

Answers

4 answers

  • dr. Alan Goni dr. Alan Goni Dokter Umum

    Halo, selamat pagi, Litha.

    Apa yang dikenal oleh masyarakat sebagai 'uci-uci' merupakan terjadinya pembengkakan pada kelenjar getah bening. Mengenai apakah berbahaya atau tidak harus didahului oleh pemeriksaan dokter. Kelenjar getah bening sendiri merupakan salah satu komponen pertahanan tubuh terhadap infeksi dari luar. Pada kasus Anda, diawali oleh nyeri pada leher, sehingga kemudian mengalami respon dengan pembesaran kelenjar getah bening tersebut. Pembesaran kelenjar getah bening merupakan hal yang umum terjadi bila ada infeksi di daerah yang berdekatan, tetapi untuk memastikan apa yang dialami, saya sarankan untuk memeriksakan diri ke dokter.

    Semoga bermanfaat.

  • Selamat pagi,

    Sudah berapa lama muncul benjolan di leher anda? Apakah baru 4 hari saja? Berapa ukuran benjolan tersebut pada saat muncul dan ukuran sekarang?
    Apakah terdapat demam sebelumnya?

    Kemungkinan besar benjolan tersebut adalah kelenjar getah bening yang membesar. Hal tersebut adalah mekanisme tubuh untuk melawan infeksi. Biasanya setelah infeksi mereda, benjolan tersebut akan mengecil sendiri kurang lebih dalam 2 minggu.

    Semoga membantu.

  • Mbak litha benjolannya sebesar apa? empuk / keras, soalnya istri saya jg ad benjlan d leher sekecil biji jagung, keras, dkasih obat selama 9 bulan..!

  • dr. Adnan Yusuf dr. Adnan Yusuf Dokter Umum

    selamat pagi,

    memiliki benjolan dileher memiliki banyak penyebab, penyebab benjolan pada leher atau disebut juga massa pada leher yang dapat memiliki ukuran bervariasi ada yang kecil dan ada pula yang besar sehingga mudah terlihat. Kebanyakan benjolan di leher merupakan sesuatu yang jinak (bukan kanker).

    Berikut ini adalah beberapa penyebab benjolan di leher:

    Kelenjar Getah Bening Penyebab benjolan di leher yang paling sering adalah pembesaran kelenjar getah bening. Kelenjar getah bening mengandung sel-sel yang membantu tubuh melawan infeksi (bakteri atau virus) , dan menyingkirkan sel-sel ganas (kanker) . Infeksi bakteri pada kulit kepala, sinus, amandel, tenggorokan, gigi, atau kelenjar ludah dapat menyebabkan pembesaran kelenjar getah bening.

    Kelenjar tiroid Penyakit autoimun, kanker , dan gangguan lain dari kelenjar tiroid , seperti gondok akibat kekurangan yodium , juga dapat menyebabkan pembesaran sebagian atau seluruh kelenjar tiroid.

    Kelenjar Ludah (parotis) Pembesaran kelenjar ludah Anda dapat disebabkan oleh virus ( mumps = gondongan ) atau kanker .

    Otot leher Cedera atau tortikolis dapat menyebabkan benjolan pada otot-otot leher . Secara garis besar itulah bagian organ dan jaringan leher yang dapat membesar, karena kelenjar getah bening merupakan penyebab benjolan di leher yang paling sering, maka mari kita ketahui apa saja yang menyebabkan kelenjar getah bening itu membesar.

    Kanker. Anda berisiko tinggi memiliki benjolan yang bersifat kanker jika menjalani gaya hidup yang tidak sehat, seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol. Umumnya kanker mulut, tenggorok, pita suara, dan lidah akan menyerang mereka yang meneruskan kebiasaan buruk ini. Selain itu, benjolan di leher juga bisa menjadi pertanda bahwa Anda mengidap leukimia (kanker darah putih), kanker payudara, atau kanker paru-paru. Risiko terkena kanker akan lebih tinggi jika Anda berusia 40 tahun ke atas.

    Perhatikan apakah Anda memiliki benjolan dengan kriteria sebagai berikut:

    Tidak kunjung kempes hingga lebih dari sebulan.
    Terlihat terus membesar.
    Terasa mengeras atau tidak bergerak ketika disentuh.
    Diiringi oleh demam, sesak napas, nyeri dan sulit menelan, penurunan berat badan, peningkatan denyut jantung, suara serak, adanya darah pada air liur, atau perubahan kulit.

    Untuk mengetahui apakah benjolan yang Anda miliki berbahaya atau tidak, coba perhatikan benjolan tersebut dengan saksama. Jika Anda memiliki benjolan seperti yang telah disebutkan di atas, sebaiknya anda melakukan pemriksaan ke dokter spesialis bedah urologi untuk melakukan wawancara medis dan pemeriksaan fisik.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat bagi Anda.

Anda punya pertanyaan seputar Lymphoma ?
Ask Doctor

Popular Article

5 Cara Agar BAB Lancar 5 Cara Agar BAB Lancar Bahaya Kematian Mengintai Penderita Sleep Apnea Bahaya Kematian Mengintai Penderita Sleep Apnea