Profile
Infeksi Saluran Kencing

Bagaimana Cara mengatasi kencing yang sering?

Bagaimana Cara mengatasi kencing yang sering?
Surabaya

Halo dok. .Saya mau bertanya,saya berumur 20tahun saya mempunyai masala yaitu sering kencing bahkan pernah dalam setengah jam saja saya kencing 1-3x.Saya minum rata" 2 liter dan olahraga minimal bersepeda sejauh 15km 3x/1minggu.Apa penyebab nya dok,apakah saya mengalami penyakit dalam,untuk itu apakah solusi yang bisa saya lakukan?

Answers

3 answers

  • Dr. Janfrional Dr. Janfrional Dokter Umum

    Bila sering BAK yang anda alami itu akibat jumlah minum yang banyak, maka itu bukanlah gangguan medis yang perlu diobati. Hal itu justru sehat.

    Terima kasih

  • Maaf dok saya klarifikasi maksut saya 2liter/hari,yang saya alami kencing leih sering bisa sampai 15x/hari itu bagaimana dok?

  • Selamat malam Mirza Idham Saifuddin

    Berikut adalah beberapa kondisi yang menyebabkan seringnya buang air kecil :

    Infeksi saluran kemih. Ingin selalu buang air kecil yang tidak dapat ditahan serta diiringi demam dan rasa tidak nyaman atau nyeri pada area perut dapat menjadi pertanda infeksi saluran kemih.

    Kandung kemih terlalu aktif (overactive bladder). Kondisi di mana otot kandung kemih berkontraksi tiba-tiba secara tidak terkontrol sehingga menyebabkan keinginan untuk buang air kencing walaupun kandung kemih belum penuh urine.

    Infeksi ginjal. Selain sering buang air kecil, gejalanya antara lain sakit punggung, sakit pada pangkal paha, mual, muntah, diare, demam, serta gemetaran.

    Batu ginjal. Ini merupakan batu mineral yang terbentuk di dalam kandung kemih ketika urine terkonsentrasi. Gejala lainnya adalah kencing yang keluar sedikit-sedikit disertai rasa nyeri, bangun tidur di malam hari untuk kencing, sakit pada perut bagian bawah, terdapat darah pada urine atau warna urine berubah gelap maupun keruh.

    Gangguan prostat. Pembesaran prostat dapat menekan uretra atau saluran kemih dan menutup aliran urine. Hal ini menyebabkan dinding kandung kemih mengalami iritasi. Akibatnya, kandung kemih menjadi mudah berkontraksi bahkan ketika hanya ada sedikit urine, sehingga sering muncul rasa ingin buang air kecil.

    Mengonsumsi obat-obatan diuretik, yaitu obat untuk tekanan darah tinggi atau penimbunan cairan di ginjal. Obat ini akan membuang cairan berlebih di dalam tubuh, mengakibatkan keinginan buang air kecil secara terus menerus.
    Stroke atau penyakit saraf. Kerusakan pada saraf yang berkaitan dengan fungsi kandung kemih dapat memicu seringnya buang air kecil.

    Divertikulitis atau peradangan pada dinding usus besar. Gejalanya yaitu rasa nyeri yang berawal dari pusar dan bergerak ke perut bagian bawah, demam, sering buang air kecil yang disertai rasa nyeri saat kencing, dan pendarahan dari dubur.

    Faktor psikologis. Salah satunya adalah kecemasan berlebihan yang berlangsung lama. Misalnya kekhawatiran tentang keuangan, pekerjaan, sekolah, atau keluarga, tapi tidak dapat menjelaskan penyebabnya secara spesifik (gangguan cemas menyeluruh). Gejala selain sering buang air kecil yaitu jantung berdebar-debar, berkeringat, otot tegang, sulit tidur, mudah terkejut, mudah marah, sulit konsentrasi, gemetaran, mual, diare, sakit punggung, serta sakit kepala.

    Sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter spesialis urologi untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat.

Anda punya pertanyaan seputar Infeksi Saluran Kencing ?
Ask Doctor

Popular Article

Benarkah Transfusi Darah Dapat Mengubah DNA? Benarkah Transfusi Darah Dapat Mengubah DNA? Kista payudara diawali benjolan. Berbahayakah? Kista Payudara, Penyebab dan Gejalanya