x
Meetdoctor Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriyah
Layanan Meetdoctor libur sementara mulai tanggal 26 Juli 2014, hingga 3 Agustus 2014.
bahayakah obat plasminex dan hystolan untuk janin
on 20 Dec 2012

dok saya mau tanya, istri saya ada jatuh dari tangga padahal sedang hamil 3 bulan. Diperiksa oleh dokter dan diberikan obat plasminex (tranexamic acid 500mg) dan hystolan (isoxsuprine hcl 20mg) yang ingin saya tanyakan apa sudah benar diagnosa dan obat yg diberikan pada kami padahal istri saya tidak ada keluar flek dari saat jatuh sampai sekarang sudah seminggu dari jatuhnya. Tolong dok, saya tunggu secepatnya penjelasan dari dokter. Masalahnya ini anak pertama kami dok.

alvin januar
sum-sel

4 Answers

sum-sel

Dok itu foto usg nya.

Say Thanks
on 20 Dec 2012
Dokter
Jakarta, Indonesia

Benar atau tidaknya diagnosis hanya dapat dipastikan oleh dokter yang memeriksa istri Bapak. Saya tidak dapat memberikan pernyataan benar / salah diagnosisnya, karena saya tidak memeriksa istri Bapak.

Mengenai obat, Tranexamic acid adalah jenis obat yang cukup aman untuk diberikan pada saat kehamilan (FDA kategori B).

Sedangkan untuk obat Hystolan (Isosuxprine Hcl) merupakan obat yang hanya boleh diberikan atas pertimbangan medis tertentu pada saat kehamilan (FDA kategori C). Obat ini diberikan pada keadaan kontraksi rahim yang berlebihan / untuk menghindari risiko terjadinya kontraksi rahim yang berlebihan. Cara kerja obat ini adalah menghalangi terjadinya kontraksi rahim.

Apabila sudah tidak terdapat kontraksi rahim, pemakaian obat biasanya dapat dihentikan. Saya anjurkan sebaiknya anda kontrol ke dokter kandungan anda sebelum menghentikan pemakaian ke 2 obat tersebut.

Terima kasih.

Say Thanks
on 21 Dec 2012
Dokter
Jakarta, Indonesia

Iya, Bapak, obat tersebut merupakan penguat kandungan.

Tidak etis, Bapak, untuk mengatakan atau berasumsi sudah benar atau belum terapinya karena tentunya sebelum memberikan obat, dokter telah melakukan pemeriksaan terhadap kondisi istri. Sementara, di situs ini untuk memberikan informasi.

Say Thanks
on 21 Dec 2012
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Surabaya

Bila tidak ada keluhan perdarahan ataupun nyeri perut/kontraksi, maka tidak perlu minum kedua obat tsb. Bila timbul keluhan sebaiknya cek ke dokter ulang, utk dievaluasi

Say Thanks
on 21 Dec 2012
in partnership with