Profile
Lung & Respiratory

Batuk hingga nyeri dada

Batuk hingga nyeri dada
Jakarta

Saya 1 bulan yang lalu terkena batuk, setelah ke dokter..ternyata...terjadi hasil analisa menunjukan radang ditenggorokan. Saya diberikan 3 jenis obat 1. untuk batuknya sendiri, 2. untuk antibiotiknya, 3.saya lupa mungkin untuk mengurangi radang. Setelah obat ke 2 dan ke 3 habis..batuk saya berkurang, hanya sekali kali batuk. tetapi pada saat berkurang itulah timbul nyeri dada sebelah kanan setiap batuk, kadang2 bersin pun jadi ikutan nyeri dada sebelah kanan, dan sekarang pada saat batuk punggung jadi ikutan nyeri..seperti orang keseleo, apakah itu hanya kontraksi otot akibat batuk atau ada hal laen yaa dokter...dan kira2 untuk penanggulangan sementara memakai obat apa yang baik.....terimakasih

Answers

5 answers

  • dear ardyan,

    kemungkinan besar memang dari retraksi atau tarikan otot saat batuk kencang, kadang dada akan terasa sakit. sebaiknya anda istirahat dengan cukup dan hindari kelelahan, usahakan beraktivitas jangan sampai menyebabkan sesak. jika terasa nyeri sekali anda bisa menggunakan asam mefenamat atau ibuprofen (3 x 1) untuk mengurangi nyeri bila perlu, pastikan hindari sesak nafas akibat batuk, karena akan menambah rasa nyeri.
    saya sarankan untuk istirahat dan tuntaskan batuk anda, gunakan obat batuk yang berisi dekstromethorphan untuk mengurangi refleks batuk. jika nyeri tetap berlanjut, konsultasikan keluhan anda pada dokter terdekat untuk mengecek apakah nyeri berasal dari aspek lainnya.

    semoga membantu

  • Berhubung saya berada di lokasi yang jauh dari apotik ataupun toko obat, hanya ada klinik...obat apa yang boleh saya konsumsi dengan iboprofen..terimakasih banyak...

  • dok saya sakit TB paru .
    saya ingin tau obatnya apa dan cara minum nya .

  • dr. Adnan Yusuf dr. Adnan Yusuf Dokter Umum

    selamat siang, Ardyan

    Batuk selama ini lebih dikenal sebagai salah satu penyakit yang datang bersamaan dengan flu dan demam. Namun, pada dasarnya batuk adalah reaksi alami tubuh untuk menghilangkan benda asing yang masuk ke dalam saluran pernapasan atau untuk mengeluarkan lendir dari paru-paru dan bagian teratas saluran pernapasan.Batuk sebenarnya merupakan mekanisme perlindungan tubuh, terhadap zat iritatif seperti asap, debu yang mengganggu fungsi saluran pernapasan. Begitu pula dengan lendir atau dahak yang terbentuk sebagai respon tubuh terhadap benda asing, akan mempermudah pembersihan saluran napas. Tapi, jika batuk berlangsung lama dan lendir berubah warna atau berdarah, maka diperlukan perhatian medis lebih lanjut.

    Batuk hanyalah gejala dari suatu penyakit, bukan penyakit itu sendiri. Terdapat berbagai jenis batuk yang dapat dibedakan berdasarkan bunyi maupun penyebabnya. Beberapa jenis batuk yang sering terjadi:

    1. Batuk produktif

    Batuk yang demikian biasanya mengandung lendir. Lendir ini kemungkinan berasal dari bagian belakang tenggorokan, bersumber dari hidung, sinus, maupun dari paru-paru. Batuk produktif sebaiknya tidak ditahan-tahan karena bersifat membersihkan lendir dari paru-paru.

    Penyebab dari batuk produktif antara lain:

    Akibat flu.
    Terjadi infeksi di paru-paru atau di bagian atas saluran pernapasan seperti pneumonia, bronkitis, sinusitis, serta tuberkulosis.
    Asam lambung yang naik ke kerongkongan sebagai gejala penyakit gastroesophageal reflux disease(GERD).
    Cairan dari tenggorokan yang membuat penderitanya merasa harus terus-menerus membersihkan tenggorokan.
    Merokok atau penggunaan tembakau dalam bentuk lain yang seringkali menandakan adanya iritasi yang terjadi pada tenggorokan atau kerongkongan.

    2. Batuk non-produktif

    Batuk non-produktif mewakili batuk kering yang tidak menghasilkan lendir, biasanya timbul saat sakit flu akan selesai. Bisa juga disebabkan karena adanya interaksi tubuh dengan polusi seperti debu maupun asap.

    Penyebab dari batuk non-produktif ini antara lain:
    Penyakit flu yang mereda sehingga yang tersisa adalah batuk kering yang biasanya terasa semakin buruk di malam hari.
    Adanya bronchospasm yang diakibatkan oleh iritasi di dalam saluran tenggorokan.

    Adanya alergi.
    Batuk kering sebagai akibat dari konsumsi obat-obatan yang disebut ACE yang berguna untuk mengontrol tekanan darah tinggi. Contoh obat-obatan yang termasuk ACE adalah captopril (Capoten), enalapril maleate (Vasotec), dan lisinopril (Prinivil, Zestril, or Zestoretic).
    Adanya interaksi tubuh dengan debu dan bahan kimia lain.
    Asma ringan yang diikuti dengan batuk rejan, napas tersengal-sengal, atau dada terasa sesak.
    Sumbatan oleh benda asing seperti debu yang terhirup dan tersangkut di dalam saluran pernapasan

    Agar penggunaan obat batuk, tepat sasaran sesuai gejala yang dialami.

    1. Dekstrometorfan
    Jenis obat batuk ini, biasanya diperuntukkan untuk Anda yang mengalami batuk kering dan disertai dengan flu. Kandungan dekstrometorfan
    pada obat batuk berfungsi untuk meredakan atau menekan rangsang batuk. Dekstrometorfan memiliki efek samping, yaitu dapat menyebabkan kantuk, pusing dan mual muntah. Selain itu, bagi pengidap diabetes, sebaiknya berhati-hati, karena obat ini mengandung glukosa.

    2. Ekspektoran
    Ekspektoran adalah jenis obat batuk yang dapat mengencerkan dan membantu membersihkan lendir yang ada di dalam saluran napas, sehingga batuk menjadi lebih ringan. Tak hanya itu, ekspektoran juga berfungsi untuk melancarkan saluran pernapasan. Jenis obat ini cocok untuk batuk berlendir atau berdahak. Contoh obat ekspektoran antara lain, adalah guaifenesin, ammonium klorida, squill (tanaman herbal), dan natrium sitrat.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat bagi Anda,

  • dr. Adnan Yusuf dr. Adnan Yusuf Dokter Umum

    selamat siang, Inem Sari

    Tuberkulosis (TBC atau TB) adalah penyakit infeksi pada saluran pernafasan yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri ini merupakan bakteri basil yang sangat kuat sehingga memerlukan waktu lama untuk mengobatinya. Bakteri ini lebih sering menginfeksi organ paru-paru (90%) dibandingkan bagian lain tubuh manusia.

    Mycobacterium tuberculosis merupakan penyebab dari TB paru. kuman ini bersifat aerob sehingga sebagian besar kuman menyerang jaringan yang memiliki konsentrasi tinggi seperti paru-paru. Kuman ini berbentuk batang, mempunyai
    sifat khusus yaitu tahan terhadap asam pada pewarnaan, oleh karena itu disebut sebagai Basil Tahan Asam (BTA). Kuman ini cepat mati dengan sinar matahari langsung, tetapi dapat bertahan hidup sampai beberapa jam di tempat yang gelap
    dan lembab. Dalam jaringan tubuh kuman ini dapat dorman (tertidur lama) selama beberapa tahun.

    Gejala utama penderita TB paru adalah batuk berdahak selama 2-3 minggu atau lebih. Batuk dapat diikuti dengan gejala tambahan yaitu dahak bercampur darah, batuk darah, sesak nafas, badan lemas, nafsu makan menurun, berat badan
    menurun, malaise, berkeringat malam hari tanpa kegiatan fisik, demam meriang lebih dari satu bulan.

    Gejala-gejala tersebut diatas dapat dijumpai pula pada penyakit paru selain TB, seperti bronkiektasis, bronkitis kronis, asma, kanker paru, dan lain-lain.

    Sumber penularan adalah penderita TB BTA positif. Pada waktu batuk atau bersin, penderita menyebarkan kuman ke udara dalam bentuk percikan dahak (droplet nuclei).

    Pemeriksaan dahak mikroskopis.Pemeriksaan dahak berfungsi untuk menegakkan diagnosis, menilai keberhasilan pengobatan dan menentukan potensi penularan. Pemeriksaan dahak untuk penegakan diagnosis dilakukan dengan mengumpulkan 3 spesimen dahak yang dikumpulkan dalam dua hari kunjungan yang berurutan sewaktu-pagi-sewaktu

    Pemeriksaan darah Hasil pemeriksaan darah rutin kurang menunjukan indikator yang spesifik untuk Tb paru. Laju Endap Darah ( LED ) jam pertama dan jam kedua dibutuhkan. Data ini dapat di pakai sebagai indikator tingkat kestabilan keadaan nilai keseimbangan penderita, sehingga dapat digunakan untuk salah satu respon terhadap pengobatan penderita serta kemungkinan sebagai predeteksi tingkat penyembuhan penderita. Demikian pula kadar limfosit dapat menggambarkan daya tahan tubuh penderita. LED sering meningkat pada proses aktif, tetapi LED yang normal juga tidak menyingkirkan diagnosa TBC

    Pemeriksaan radiologis Pemeriksaan standar adalah foto toraks PA. Pemeriksaan lain atas indikasi ialah foto lateral, top lordotik, oblik, CT-Scan.

    Tujuan Pengobatan TB paru yaitu untuk menyembuhkan penderita, mencegah kematian, mencegah kekambuhan, memutuskan rantai penularan dan mencegah terjadinya resistensi kuman terhadap OAT (Obat Anti Tuberkulosis). Jenis OAT terdiri dari Isoniazid (H), Rifampisin (R), Pirazinamid (Z),Etambutol (E) dan Streptomisin (S). Pengobatan TB diberikan dalam 2 tahap,
    yaitu tahap intensif dan lanjutan,

    Pada tahap intensif (awal) penderita mendapat obat setiap hari dan perlu diawasi secara langsung untuk mencegah terjadinya resistensi obat, bila pengobatan tahap intensif tersebut diberikan secara tepat, biasanya penderita menular menjadi tidak menular dalam kurun waktu 2 minggu, sebagian besar penderita TB BTA positif menjadi BTA negatif (konversi) dalam 2
    bulan.

    Pada tahap lanjutan penderita mendapat jenis obat lebih sedikit, namun dalam jangka waktu yang lebih lama, tahap lanjutan penting untuk membunuh kuman persister sehingga mencegah terjadinya kekambuhan.

    berikut artikel tentang TB
    http://meetdoctor.com/topic/tuberkolosis

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat bagi Anda,

Anda punya pertanyaan seputar Lung & Respiratory ?
Ask Doctor
5 Aplikasi yang Membantu Diet Anda 5 Aplikasi yang Membantu Diet Anda Terapi Alergi Kacang: Semakin Dini, Semakin Baik Terapi Alergi Kacang: Semakin Dini, Semakin Baik