Profile
Menstruasi

darah haid lanjut hingga 20 hari dengan rasa nyeri sekitar perut bawah

darah haid lanjut hingga 20 hari dengan rasa nyeri sekitar perut bawah
Jogjakarta

Saya seorang ibu satu anak usia 3.5 th dan pemakai IUD. Sekitar 4 bulan lalu saya terpaksa menggendong putri saya kemana2 karena dia sakit selama sekitar 4 hari. Tak lama saya merasa nyeri di sekitar perut bawah. tapi karena kesibukan saya baru sempat memeriksakan diri sekita 2 bulan kemudian ke dokterkandungan. Dibilang IUD saya baik2 saja. Pada saat pemeriksaan saya mengalami Haid yang tidak rampung2 juga rasa nyeri sekitar perut bawah. Saya diberi obat Kalnex untuk mengurangi perdarahan. Katanya hanya sekedar perdarahan lokal yang akan berhenti dengan obat tadi. Kini 2bulan kemudian lagi2 saya mengalami sakit serupa dengan haid yng sudah 20hari. Warna haid coklatmuda-pink berlendirseperti kputihan hebat. Juga dengan rasa nyeri yang sama. Terpusat pada perut bawah sisi kiri atau sejajar dengan lambung. Saya periksakan kedokter umum kali ini karena waktu itu dr dokter kandungan memang disaranan memeriksakan saluran kencing. Hasilnya memang leukosit tinggi hingga 70 dan dibilang Infeksi saluran kencing. Tapi apa kaitannya dengan haid saya yang jadi panjang sekali? apa ada efek dari kejadian 4 bulan lalu tadi?

Answers

4 answers

  • Dr. Janfrional Dr. Janfrional Dokter Umum

    Infeksi saluran kemih (ISK) tidak berhubungan dengan hal tersebut.

    ISK pada wanita biasanya disebabkan oleh infeksi vagina / keputihan yang berat sehingga turut juga meng-infeksi saluran kemih. Kondisi ISK harus diobati dengan menggunakan antibiotik. Patuhilah jadwal pemgobatan dengan antibiotik yang sudah diberikan oleh dokter anda , serta juga jadwal kontrol yang telah ditetapkan.

    Terima kasih

  • dr. Didi Dewanto, SpOG dr. Didi Dewanto, SpOG Obstetri & Ginekologi (OBGYN)

    Infeksi saluran kencing yg tdk diobati lama2 akan menginfeksi rahim anda, shg timbul Endometritis. Minum Antibiotik dan anti radang (mefinal) serta kalnex td.

  • Apa itu berarti saya juga perlu mengunjungi ulang dokter kandungan untuk memastikan apa dalam kawasan rahin dan vagina saya terkena semacam infeksi juga?Terimakasih...

  • dr. Adnan Yusuf dr. Adnan Yusuf Dokter Umum

    selamat sore,

    Infeksi saluran kencing adalah infeksi pada sistem urinal. Sistem urinal terdiri dari ginjal, kandung kemih, ureter, dan uretra.
    Perempuan memiliki risiko yang lebih besar untuk terkena penyakit ini dibandingkan laki-laki. Infeksi saluran kencing yang terjadi di kandung kemih akan sangat menyakitkan dan mengganggu. Tapi, jika infeksi terus merambat hingga ke ginjal, dampaknya akan berbahaya.

    Gejala umumnya meliputi :
    -Keinginan untuk segera buang air kecil.
    -Sensasi terbakar ketika buang air kecil.
    -Urine yang dikeluarkan sedikit namun sering.
    -Urine berwarna agak pucat.
    -Urine berwarna pink cerah atau cokelat seperti minuman kola bersoda. Ini artinya urine mengandung darah.
    -Urine berbau menyengat.
    -Nyeri panggul pada perempuan. Nyeri dubur pada laki-laki.

    Infeksi saluran kencing paling sering terjadi pada perempuan idbandingkan lelaki.

    Infeksi saluran kencing dapat diatasi dengan antibiotik. Jenis dan berapa lama perawatannya dilakukan akan bergantung pada kondisi kesehatan dan tipe bakteri yang menginfeksi.Dokter juga mungkin akan meresepkan obat pereda nyeri (analgesik) untuk membuat uretra dan kandung kemih kebal. Tujuannya agar pasien tidak merasakan sensasi terbakar lagi ketika buang air kecil. Tapi, obat ini dapat membuat urine berwarna oranye atau merah.

    Minum air yang banyak. Lebih sering buang air kecil akan membantu saluran kencing menjadi lebih sehat. Bakteri di saluran kencing dan sekitarnya akan terbuang bersama dengan urine.
    Bersihkan vagina dari depan ke belakang, untuk mencegah masuknya bakteri ke vagina. Jangan remehkan kebersihan alat kelamin.
    Segera buang air kecil setelah berhubungan seksual, dan minum segelas air untuk membantu mengeluarkan bakteri.
    Hindari penggunaan sabun pembersih khusus vagina, karena dapat membuat uretra dan vagina iritasi.

    Pemeriksaan urinalisis dilakukan untuk menentukan dua parameter penting ISK yaitu leukosit dan bakteri. Pemeriksaan rutin lainnya seperti deskripsi warna, berat jenis dan pH, konsentrasi glukosa, protein, keton, darah dan bilirubin tetap dilakukan.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat bagi Anda,

Anda punya pertanyaan seputar Menstruasi ?
Ask Doctor
5 Aplikasi yang Membantu Diet Anda 5 Aplikasi yang Membantu Diet Anda Ingin Panjang Umur? Pilih Protein Yang Ini! Ingin Panjang Umur? Pilih Protein Yang Ini!