Profile
Hamil

Hubungan sex saat istri hamil

Hubungan sex saat istri hamil
Jakarta

selamat malam dokter, bolehkah berhubungan sex dimana istri sedang hamil 2-3 bulan? Ada efeknya tidak terhadap kesehatan janin dan istri jika saat berhubungan sex, sperma dikeluarkan di dalam vagina? Sampai usia kandungan berapakah boleh berhubungan sex saat hamil dan mengeluarkan sperma di dlm vagina? Terima kasih sebelumnya.

Answers

3 answers

  • Dear,
    Pada dasarnya tidak ada larangan untuk berhubungan sex pada saat istri sedang hamil. Hanya saja biasanya disarankan untuk menunda hubungan sex tersebut hingga melewati trimester 1. Hal ini karena kondisi janin dan establishment-nya ke dinding rahim akan lebih kuat setelah trimester 1. Selain itu, banyak sekali kasus flek (yang normal terjadi) pada saat trimester 1, sehingga seringkali membuat pasangan kuatir.
    Jika tidak ada keluhan, tidak ada riwayat flek saat awal kehamilan, pada dasarnya tidak ada larangan kok untuk berhubungan sex, termasuk mengeluarkan sperma di dalam.
    Jika anda ragu-ragu, boleh berkonsultasi dengan dokter kandungan yang menangani/memeriksa istri Anda.

    Semoga membantu

  • dokter, ini adalah kehamilan pertama, jd saya tidak tau apa itu flek. Namun sejauh ini istri tdk pernah blg klo ada flek, tp pernah blg bahwa pernah keluar cairan bening tdk berbau waktu istri saya kelehahan setelah aktivitas biasa. cairan apa itu dokter?
    mohon informasinya. trima kasih.

  • dr. Adnan Yusuf dr. Adnan Yusuf Dokter Umum

    selamat pagi,

    Flek saat hamil berbeda dengan pendarahan. Flek pada vagina sering terjadi pada trimester pertama kehamilan dan biasanya tidak menjadi masalah yang serius. Namun, flek atau pendarahan yang terjadi pada trimester kedua dan ketiga bisa menjadi tanda komplikasi kehamilan.

    Berhubungan intim bisa menyebabkan flek. Pasalnya, daerah serviks pada wanita hamil menerima aliran darah lebih banyak. Inilah yang dinamakan ektopie atau kondisi di mana selaput lendir rahim tumbuh berlebihan sampai leher rahim. Sifatnya mudah berdarah akibat sentuhan atau gesekan, sehingga menimbulkan flek-flek darah usai Anda berhubungan seksual. Hal tersebut normal dan biasanya tidak menimbulkan keguguran.

    Berikut beberapa kemungkinan yang akan terjadi bila wanita hamil mengalami flek:

    Keguguran

    Flek di awal kehamilan bisa menjadi tanda awal keguguran.gejalanya adalah kram atau nyeri pada perut atau panggul. Keguguran perdefinisi adalah keluarnya sebagian atau seluruh hasil konsepsi yang terjadi di awal kehamilan dan biasanya ketika janin belum berkembang. Pendarahan pun bisa semakin parah.

    Kehamilan ektopik

    Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang terjadi di luar rahim, yaitu di tuba falopi atau bagian rongga perut lainnya. Anda perlu segera memeriksakan diri jika terjadi flek selama kehamilan, karena kehamilan ektopik membahayakan nyawa. Umumnya, dokter akan memeriksa dengan USG transvaginal dan terapi kehamilan ektopik adalah tindakan operasi untuk melakukan pengangkatan sel telur yang telanjur berkembang di tuba falopi sebelum menimbulkan kerusakan yang lebih parah pada organ-organ reproduksi lainnya.

    Masalah pada plasenta

    Jika terjadi masalah pada plasenta, flek bisa terjadi pada trimester kedua atau ketiga. Keluarnya flek atau darah harus diwaspadai karena mungkin saja yang terjadi adalah terpisahnya plasenta dari dinding rahim.

    jika Anda hanya mengalami flek dan darah yang keluar tidak terlalu banyak, Anda tidak perlu khawatir karena hal tersebut tidak berbahaya bagi Anda dan janin. Namun, jika perdarahan menandakan keguguran atau prematur atau adanya plasenta munutupi jalan keluar dari bayi, maka Anda sebaiknya segera mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Meetdoctor. Semoga jawaban yang di berikan dapat bermanfaat untuk anda.

Anda punya pertanyaan seputar Hamil ?
Ask Doctor
Aktivitas Fisik 1,5 Jam Sehari Bisa Cegah Penyakit Kronis Aktivitas Fisik 1,5 Jam Sehari Bisa Cegah Penyakit Kronis Posisi Tidur dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan Posisi Tidur dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan