Mencegah kembung pada bayi
on 13 Mar 2012

Siang meetdoctor. Bayi saya usia 6 mgg, setelah saya beri ASI full beberapa minggu ini BAB'nya jd ga teratur kadang banyak kadang sedikit (sebelumnya saya beri susu formula karena asi baru keluar beberapa hari setelah melahirkan dgn SC), kadang 1 hr sekali kadang 2 hr sekali. Kualitas & kuantitas BAB yg seperti apa yg baik pd usia bayi 0 - 3 bulan? Bayi saya juga sering terkena kembung, bagaimana mengurangi kembung pada bayi padahal sehabis disusui selalu disendawakan?
Thx

Seseorang
Bandung, Indonesia

1 Answers

Dokter
Jakarta, Indonesia

Selamat Siang.

Bayi 0-3 bulan dapat buang air besar agak sering dari anak-anak lebih besar. 4-6 kali sehari dengan konsistensi lunak berwarna kehijauan/kecoklatan adalah hal yang biasanya dijumpai. Susu formula memang dapat menyebabkan alergi, namun jarang sekali terjadi pada formula buatan yang sudah di desain untuk "hypoallergenic" (kemungkinan resiko alerginya rendah)
Alergi pada susu formula dapat menyebabkan diare, yang kadang-kadang disertai darah.

Kembung pada bayi yang menyusui memang sering sekali ditemui sehari-hari, dan biasanya bukan merupakan masalah yang serius. Seringkali gejala-gejala yang menyertai dapat berupa : bersendawa, buang angin, perut teraba kembung, dan hal ini dapat membuat bayi menjadi sering menangis.

Secara normal (fisiologis), bayi sehari-hari berkomunikasi dengan lingkungan sekitarnya dengan menangis. Saat menangis tersebut, ada udara tambahan dari luar yang dapat masuk ke saluran cerna yang dapat pula menyebabkan terjadinya kembung. Sehingga pada dasarnya bayi memang biasa sekali mempunyai perut yang kembung. Hal ini dapat membuat orang tua merasa khawatir jikalau bayinya sedang merasa tidak nyaman.

Namun demikian ada beberapa tips yang dapat digunakan agar mengurangi kembung yang dialami bayi anda :

-Susui bayi dalam posisi kepala bayi lebih tinggi dari perutnya.
- Menepuk-nepuk punggung setelah menyusui untuk merangsang terjadinya sendawa (seperti yang anda sudah lakukan). Cara yang lebih baik adalah dengan menggendong bayi dengan telapak tangan anda menekan dengan perut bayi, lalu pelan2 digoyang-goyangkan. (penekanan terhadap perut dinilai lebih efektif daripada penepukan di punggung untuk mengeluarkan gas dari lambung bayi)
-Jika tidak mau bersendawa setelah ditepuk-tepuk punggungnya, baringkan bayi, lalu 10 menit kemudian kembali usahakan sendawa dengan menepuk-nepuk punggung bayi (hal ini untuk memberikan waktu bagi udara yang berada di dalam susu untuk keluar)

Demikian, semoga bermanfaat. Salam.

1 Thanks
on 13 Mar 2012
in partnership with