Halo dokter, semoga dokter dalam keadaan baik2 saja. saya ingin bertanya masalah dibetes. Ibu saya adalah seorang penderita diabetes, yang saya khawatirkan adalah apabila ini akan menurun ke saya, gula darah saya 30menit sesudah makan adalah 185 mg/mol(semoga bener saya nulis satuannya) apakah ini sudah bisa di kategorikan mengidap diabetes atau baru gejala?terima kasih sebelumnya.
Untuk mendiagnosis diabetes diperlukan pemeriksaan klinis dan laboratorium. Gejala klinis yang klasik pada penderita diabetes yaitu sering kencing (poliuri), sering haus/minum (polidipsi) dan sering makan (polifagi), setelah fase lanjut akan terjadi penurunan berat badan. Sedangkan pemeriksaan laboratorium, yaitu kadar gula darah puasa > 126 mg/dl atau gula darah 2 jam setelah makan > 140 mg/dl atau Hb AIc > 6,5. Pemeriksaan kadar gula darah yang telah anda lakukan belum tepat, karena dilakukan 30 menit setelah makan. Dan memang betul, anda termasuk yang mempunyai risiko mengidap penyakit diabetes. Namun dipastikan dulu dengan pemeriksaan yang benar.
________________________________
Dari: MeetDoctor <>
Kepada:
Cc: ;
terima kasih atas jawabannya. untuk gejala2nya, iya, saya sering haus, mudah berkeringat, tapi beradan badan saya normal (malah cenderung meningkat) 170 CM/77 KG saat ini saya menghindari nasi putih, soda, dan minuman manis, serta rajin minum teh hijau tanpa gula, dan fitness dua kali sehari selama 1,5 jam. apakah ini cukup untuk mencegah gejala tersebut? dan apakah mungkin gula darah saya kembali normal? terakhir saya mengecheck adalah 146 mg/mol 2 jam sesudah makan.
Say Thanks
Halo, selamat pagi.
1 ThanksApabila dalam keluarga ada yang mengalami penyakit itu, ada kemungkinan Anda juga bisa mengalami hal serupa. Karena itu, kontrol sejak dini dan pengaturan gaya hidup yang baik mutlak dilakukan.
Apakah ada gejala lain yang Anda alami, yaitu sering BAK, sering merasa haus, berat badan berkurang? Dari cerita Anda, sepertinya yang Anda lakukan adalah pemeriksaan gula darah sewaktu. Apabila hasilnya dalam angka itu, belum didiagnosis diabetes.
Demikian dan semoga bermanfaat.