MEETDOCTOR

Profile
Bayi

muntah pada bayi

muntah pada bayi
Syarif Hidayatullah
Jakarta, Indonesia

sore pak dokter, anak saya cowo baru lahir, beberapa hari ini anak saya pernah muntah banyak sekali setelah dia asi, yang saya mau tanyakan adalah apakah perbedaan muntah dengan istilah orang bilang Gumoh pada bayi. ? mohon penjelasannya. bagaimanakah cara menghindari gumoh itu?

Answers

1 answers

  • Selamat sore, Pak Syarif.

    Dalam masyarakat kita, dikenal istilah gumoh. Muntah dan gumoh, dapat dikatakan serupa, tetapi tak sama.

    Setelah kenyang bayi sering mengeluarkan ASI yang sudah ditelannya. Kalau hanya sedikit, biasa disebut gumoh. Namun, sebaliknya, jika volumenya banyak disebut muntah.

    Perbedaan lainnya, yaitu:


    Dari cara keluar.
    Gumoh: Mengalir biasa dari mulut. Tidak disertai kontraksi otot perut.
    Muntah: Menyembur seperti disemprotkan dari dalam perut dan disertai kontraksi otot perut. Kadang kala juga keluar dari lubang hidung.

    Dari volume cairan/makanan yang dimuntahkan.

    Gumoh: Sedikit, kurang dari 10 cc. Berupa ASI yang sudah ditelan si kecil.
    Muntah: Banyak, lebih dari 10 cc. Berupa ASI atau susu formula dan makanan jika anak Anda berusia di atas 6 bulan.


    Dilihat dari umur bayi.
    Gumoh: Kebanyakan terjadi pada bayi berumur beberapa minggu, 2-4 bulan atau 6 bulan dan akan hilang dengan sendirinya.
    Muntah: Tidak terjadi pada bayi baru lahir. Tapi bisa terjadi pada bayi berumur 2 bulan dan dapat berlangsung sepanjang usia.

    Arti.
    Gumoh: Proses alami dan wajar untuk mengeluarkan udara yang tertelan bayi saat minum ASI.
    Muntah: Bisa saja normal, tetapi bisa saja menjadi tanda adanya gangguan kesehatan atau gangguan fungsi pada organ pencernaan bayi.

    Penyebab
    Gumoh: Bayi terlalu banyak minum ASI. Saat minum atau makan ada udara yang ikut tertelan. Bayi gagal menelan, karena otot-otot penghubung mulut dan kerongkongan belum matang, biasanya terjadi pada bayi prematur.
    Muntah: Pada kasus berat, biasanya ada kelainan pada sistem pencernaan bayi, misalnya kelainan katup pemisah lambung dan usus 12 jari. Cairan muntah biasanya berwarna hijau. Adanya infeksi atau luka, misalnya infeksi tenggorokan yang kadang-kadang dapat memicu bayi muntah.

    Cara mengatasi.
    Gumoh: Disendawakan setelah bayi menyusu.
    Muntah: Ditangani dokter sesuai dengan penyebabnya.

Anda punya pertanyaan seputar Bayi ?
Ask Doctor
Kesemutan biasa muncul pada tangan, kaki dan telapak kaki. Berikut ini beberapa penyebab kesemutan. Di Balik Gejala Kesemutan Simak Tips mengajarkan anak berpuasa yang sehat dari dokter spesialis anak agar ibadah puasa di bulan Ramadan dapat berjalan lancar. Tips Mengajarkan Anak Berpuasa