Nafas dari Hidung dan Mulut Berbau Busuk
43 weeks 2 days ago

Hal ini (Nafas yang keluar dari hidung dan mulut) saya alami semenjak naik kelas 3 SMA sampai sekarang udah semester 7 kuliah, kira-kira sudah 4 tahun lebih.. :(
Bahkan dari jarak 10 meter pun mungkin orang sudah merasakan nafas saya yang sangat buruk dan menyengat.. :( Membuat saya malas bergaul, tidak percaya diri lagi, padahal dulu saya orangnya sangat ceria dan mudah bergaul dengan siapa saja, tapi sekarang bahkan tidak ada yang mau dekat dengan saya, bahkan dari keluarga saya sendiripun saya rasakan sikap mereka mulai berubah menjauh dari saya.. :( ahh entahlah, kadang saya tidak bisa berpikir lagi.. :( saya sangat ingin sekali sembuh dari penyakit ini, tapi tak tau harus mulai dari mana, dikarenakan saya juga malu dengan keadaan saya dan membuat saya jadi enggan bertanya pada orang2 terdekat akan apa yang harus saya lakukan? mungkin bisa dibilang saya sudah depresi.. :( saya selalu berharap ketika saya bangun dipagi hari akan ada keajaiban yang saya dapatkan dan saya sembuh, tapi tak pernah ada, saya sadar saya harus berusaha untuk mendapatkan keajaiban itu, tapi saya tak tau harus mulai dari mana.. :(
sering saya mencoba mencari info tentang nafas bau busuk yang keluar dari hidung dan mulut, tapi sangat sedikit dan jarang ada yang membahas hal tersebut sampai akhirnya hari ini saya menemukan website ini, saya berharap mungkin Bapak/Ibu Dokter disini ada yang bisa membantu saya dan menyarankan apa yang terbaik yang harus saya lakukan, karena saya tak begitu bersemangat lagi menjalani hari hari saya.. :( kira-kira apa penyebab penyakit bau busuk dari hidung dan mulut yang saya alami? apakah saya bisa sembuh? dan kemanakah saya harus berobat? maksud saya apakah ke dokter gigi, THT, atau penyakit dalam?
Terimakasih sebelumnya, maaf kalo saya jadi curhat Pak/Bu, saya hanya ingin menuliskan apa yang mengganjal dihati saya, agar terasa sedikit lepas.. :(
Salam..

Alfa Aldria
Indonesia

5 Answers

Menjawab pertanyaan Alfa Adria

Dear Alfa,
Nafas yg busuk dari hidung dan mulut bisa disebabkan oleh berbagai macam hal, bisa dari kondisi gigi n mulut yg tidak dirawat dengan baik, atau bisa juga dari penyakit kronis yg diderita baik dari hidung, tenggorokan sampai pencernaan atau penyakit dalam lainnya. Pertama2 yg harus Alfa lakukan adalah memeriksakan kondisi tersebut ke drg, nanti drg akan memeriksa kondisi kesehatan gigi dan rongga mulut kamu, apabila ada lubang, karang gigi atau infeksi2 lain didlm mulut maka drg akan membuat rencana perawatan yg komprehensif yg akan dilakukan, apabila setelah keseluruhan prwtn sudah dilakukan namun keluhan bau nafas busuk masih terjadi, ada kemungkinan ada penyakit kronis lain, Alfa bisa berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam atau ahli THT. Demikian penjelasan dari saya, semoga dapat dimengerti.

Regards,
Drg.Hizrita Kusumaswari, MARS
RS Admira, Pulomas


1 Thanks
43 weeks 2 days ago
Dokter
Jakarta

Dear Alfa,
sebaiknya anda melakukan dahulu pemeriksaan dengan dokter THT untuk melihat ada tidaknya kelainan pada organ THT anda, karena umumnya bau busuk dari hidung tersebut disebabkan karena adanya polip yang sudah meradang atau terjadi infeksi. Dan nantinya dokter THT akan memberikan penanganan yang sesuai dengan kondisi anda dan anda tidak perlu kawatir atau minder lagi.

Semoga membantu

1 Thanks
43 weeks 1 day ago
Dokter Gigi

Halo alfa,
Sebaiknya anda segera menemui gigi untuk di cek dan dirawat apabila ada
masalah di rongga mulut yang menyebabkan bau mulut.

Bau mulut bisa terjadi karena penumpukan karang gigi, gigi berlubang yang
mati (nekrosis) atau sisa akar, atau juga lidah yang kotor.

Apabila sudah selesai perawatan dengan dokter gigi dan bau masih ada,
kemungkinan dari pencernaan. Anda bisa menemui dr spesialis penyakit dalam
utk konsultasi.
Salam

1 Thanks
43 weeks 1 day ago

selamat pagi saudara Alfa..
klo saya prediksi, itu mungkin ada penyakit dari dalam atau mungkin dari rongga mulut, bkn dari gigi.
bolehkah saya minta nomor hp anda?

Say Thanks
29 weeks 5 days ago

Jakarta, Tak ada satupun orang yang tahan dengan bau mulut lawan bicaranya. Bahkan ini bisa memberi kesan buruk secara langsung kepada orang lain yang diajak berinteraksi. Beruntung ada beberapa cara yang relatif sederhana dan mudah untuk menanggulangi bau mulut alias halitosis ini.

"Sebenarnya bau mulut berasal dari gas-gas yang dihasilkan bakteri yang menumpuk dalam mulut, gusi, gigi dan lidah. Masalahnya banyak dari gas-gas ini yang mengandung sulfur, yang membuat mereka memiliki bau busuk menyengat," terang Dr. Jeffrey Spiegel, dokter spesialis THT dari Boston, AS.

"Cara sederhana untuk mengatasi kondisi ini tentu saja menyikat gigi dan flossing, begitu juga dengan pembersih lidah yang dapat membersihkan bakteri-bakteri berbau busuk dari balik lidah Anda," imbuhnya.

Selain itu, ada lima cara lain yang ampuh melawan bau mulut, seperti dikutip dari Livescience, Rabu (2/10/2013) berikut ini:

1. Kunjungi dokter gigi
"Jika bau mulut Anda tak kunjung hilang dalam waktu lama, tak ada salahnya mengunjungi dokter gigi Anda. Sebab sekali bakteri-bakteri tertentu menempel di gigi Anda, mereka dapat membentuk plak yang harus dibersihkan langsung oleh profesional," saran Chetan Kaher, dokter gigi dari London.

Mengapa plak ini harus segera dibersihkan? Menurut Kaher, plak-plak tersebut dapat menggerogoti gigi, tak hanya menyebabkan gigi berlubang tapi juga bau mulut. Halitosis sendiri juga dapat diakibatkan oleh kerusakan gigi dan gigi yang membusuk, dan satu-satunya cara untuk memastikannya adalah dengan menemui dokter gigi.

2. Cek hidung
Penyebab utama lainnya dari bau mulut adalah sekresi bau busuk dari saluran hidung seseorang akibat infeksi sinus, kehadiran bakteri-bakteri tertentu dalam hidung dan penyakit pada rongga hidung.

"Masalah ini sudah bisa terselesaikan menggunakan metode cuci hidung dengan saline nasal. Namun jika masih membandel, ada baiknya Anda menemui dokter THT," kata Spiegel.

3. Batu tonsil
"Tonsil berupa gumpalan-gumpalan jaringan getah bening di bagian belakang tenggorokan ini tidak benar-benar bulat seperti permen karet tapi seperti buah prem yang memilih banyak celah dimana bakteri bisa menumpuk di dalamnya," terang Kaher.

Terkadang batu tonsil terbentuk dari mikroba-mikroba berikut puing-puingnya yang terperangkap dalam mulut. Baik Kaher maupun Spiegel sepakat jika batu tonsil dapat menimbulkan bau busuk dan berkontribusi terhadap halitosis.

Beruntung batu tonsil dapat dihilangkan oleh sebuah alat yang disebut Waterpik, berupa air yang disemprotkan dengan tekanan tertentu ke batu tonsil sehingga mereka bisa dikeluarkan. Tapi jika batunya cukup besar dan terus menumpuk, dokter harus segera mengeluarkannya. "Bahkan kami seringkali harus mengambil tonsil seseorang karena mulutnya begitu bau," tutur Spiegel.

4. Pilih-pilih makanan
Makanan seperti bawang merah maupun bawang putih telah lama diketahui dapat menyebabkan bau mulut, tapi bukan hanya karena sisa-sisanya mudah menumpuk di dalam mulut Anda. "Masalahnya pada orang-orang yang mengonsumsi bawang putih, misalnya, senyawa kimia dari makanan tersebut akan dibawa masuk ke dalam tubuh oleh sel-sel darah dan dikeluarkan melalui paru-paru," jelas Spiegel.

Itulah mengapa napas Anda benar-benar bau seusai mengonsumsi bawang putih, dan bau ini tak hanya berasal dari mulut Anda. Namun tak ada yang bisa mengatasinya selain menunggu sampai baunya reda sendiri, menutupinya dengan mengunyah permen mint atau penyegar mulut, atau menghindari makanan yang mengandung bawang putih.

5. Periksa isi perut
Jika hal-hal di atas bukanlah penyebab bau mulut Anda atau bau mulut Anda tak kunjung reda, maka sudah saatnya Anda menemui dokter. Pada beberapa kasus tertentu, masalah perut juga dapat menyebabkan bau mulut.

Salah satu penyebab utamanya adalah gangguan refluks asam, dimana asam dan kandungan perut lainnya bocor dan keluar dari organ tersebut, lalu masuk ke kerongkongan. Untungnya kondisi ini dapat diobati dengan meminum antasida.
http://health.detik.com/read/2013/10/02/083938/2375106/763/tidak-percaya-diri-karena-bau-mulut-atasi-dengan-cara-simpel-ini

Say Thanks
29 weeks 5 days ago
in partnership with