Operasi grafting arteri koroner (Coronary artery bypass grafting/ (CABG)) dilakukan untuk penderita penyakit jantung koroner untuk memperbaiki kualitas hidupnya. Biasanya arteri (pembulih darah) koroner jantung yang sudah rusak/tersumbat diganti dengan arteri yang diambil dari sekitar otot dada pasien (arteri thoracica interna).
Sebelum operasi dilakukan biasanya tim dokter akan mempertimbangkan risiko dan keuntungan apabila operasi ini hendak dilakukan. Karena tujuan prosedur ini sifatnya adalah meringankan gejala yang dialami pasien dan risiko yang dapat terjadi adalah :
- Kembali tersumbatnya arteri yang digunakan untuk mengganti arteri koroner ( kira-kira 10 % dalam 10 tahun setelah operasi, bila menggunakan arteri thoracica interna)
- Komplikasi yang sering terjadi setelah operasi adalah gangguan peredaran darah ke otak (cerebrovascular) dan sumbatan udara (emboli) dalam pembuluh darah.
Operasi grafting arteri koroner (Coronary artery bypass grafting/ (CABG)) dilakukan untuk penderita penyakit jantung koroner untuk memperbaiki kualitas hidupnya. Biasanya arteri (pembulih darah) koroner jantung yang sudah rusak/tersumbat diganti dengan arteri yang diambil dari sekitar otot dada pasien (arteri thoracica interna).
Say ThanksSebelum operasi dilakukan biasanya tim dokter akan mempertimbangkan risiko dan keuntungan apabila operasi ini hendak dilakukan. Karena tujuan prosedur ini sifatnya adalah meringankan gejala yang dialami pasien dan risiko yang dapat terjadi adalah :
- Kembali tersumbatnya arteri yang digunakan untuk mengganti arteri koroner ( kira-kira 10 % dalam 10 tahun setelah operasi, bila menggunakan arteri thoracica interna)
- Komplikasi yang sering terjadi setelah operasi adalah gangguan peredaran darah ke otak (cerebrovascular) dan sumbatan udara (emboli) dalam pembuluh darah.
Demikian, semoga membantu.