Profile
Kesehatan Anak

Panas naik turun selama tujuh hari

Panas naik turun selama tujuh hari
Indonesia

temperatur tubuh anak saya (usia 2,9 tahun) panas dan turun dalam satu hari sampai 2 atau tiga kali. Sudah kami konsultasikan ke dokter umum dan diberi rujukan lab. Hasil menunjukkan trombosit hanya 87. Dokter memvonis DB, tapi kami kurang setuju karena anak tersebut punya riwayat ITP (kekurangan trombosit) sejak lahir. Sekarang demam sudah menginjak hari ketujuh dan obat dari dokter tsb sdh habis. tolong solusinya. terima kasih

Answers

4 answers

  • dr. Alan Goni dr. Alan Goni Dokter Umum

    Berapa suhu demam? Mengingat adanya riwayat ITP, ada baiknya diperiksakan ke dokter spesialis anak terkait keluhan ini. Adakah keluhan tertentu, misalnya nyeri tenggorokan, sakit perut?

  • dr. Alan Goni dr. Alan Goni Dokter Umum

    Berapa suhu demam? Mengingat adanya riwayat ITP, ada baiknya diperiksakan ke dokter spesialis anak terkait keluhan ini. Adakah keluhan tertentu, misalnya nyeri tenggorokan, sakit perut?

  • suhu demam berkisar 38-39, Dok. Untuk sementara keluhan hanya panas dan anaknya tidak terlihat lemah, bahkan tetap aktif. Selera makan juga normal. Terima kasih sebelumnya.

  • dr. Adnan Yusuf dr. Adnan Yusuf Dokter Umum

    selamat sore,

    Demam adalah suatu keadaan saat suhu badan melebihi 37,5oC yang disebabkan oleh penyakit atau peradangan. Demam juga merupakan pertanda bahwa sel antibodi manusia ( sel darah putih ) sedang melawan suatu virus atau bakteri.Demam merupakan gejala bukan suatu penyakit.

    Demam dapat disebabkan oleh faktor infeksi ataupun faktor non infeksi.

    Demam akibat infeksi bisa disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, jamur, ataupun parasit.
    Demam akibat faktor non infeksi dapat disebabkan oleh beberapa hal antara lain faktor lingkungan (suhu lingkungan yang eksternal yang terlalu tinggi, penyakit autoimun, keganasan, dan pemakaian obat-obatan.

    adapun beberapa tipe demam :

    Demam septik Pada demam ini, suhu badan berangsur naik ke tingkat yang tinggi sekali pada malam hari dan turun kembali ke
    tingkat di atas normal pada pagi hari.

    Demam hektik Pada demam ini, suhu badan berangsur naik ke tingkat yang tinggi sekali pada malam hari dan turun kembali ke
    tingkat yang normal pada pagi hari

    Demam remiten Pada demam ini, suhu badan dapat turun setiap hari tetapi tidak pernah mencapai suhu normal

    Demam intermiten Pada demam ini, suhu badan turun ke tingkat yang normal selama beberapa jam dalam satu hari.

    Demam Kontinyu Pada demam ini, terdapat variasi suhu sepanjang hari yang tidak berbeda lebih dari satu derajat.

    Demam Siklik Pada demam ini, kenaikan suhu badan selama beberapa hari yang diikuti oleh periode bebas demam untuk
    beberapa hari yang kemudian diikuti oleh kenaikan suhu seperti semula.

    Penatalaksanaan demam bertujuan untuk merendahkan suhu tubuh yang terlalu tinggi bukan untuk menghilangkan demam.

    Penatalaksanaan demam dapat dibagi menjadi dua garis besar yaitu: nonfarmakologi
    dan farmakologi

    Adapun yang termasuk dalam terapi non-farmakologi dari penatalaksanaan
    demam:

    1. Pemberian cairan dalam jumlah banyak untuk mencegah dehidrasi dan beristirahat yang cukup.
    2. Tidak memberikan penderita pakaian panas yang berlebihan pada saat menggigil. Kita lepaskan pakaian dan selimut yang terlalu berlebihan. Memakai satu lapis pakaian dan satu lapis selimut sudah dapat memberikan rasa nyaman kepada penderita.
    3. Memberikan kompres hangat pada penderita. Pemberian kompres hangat efektif terutama setelah pemberian obat. Jangan berikan kompres dingin karena akan menyebabkan keadaan menggigil dan meningkatkan kembali suhu inti

    farmakologi : Obat-obatan yang dipakai dalam mengatasi demam (antipiretik) adalah parasetamol (asetaminofen) dan ibuprofen.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Meetdoctor. Semoga jawaban yang di berikan dapat bermanfaat untuk anda.

Anda punya pertanyaan seputar Kesehatan Anak ?
Ask Doctor
5 Rahasia Hidup Sehat dan Bugar 5 Rahasia Hidup Sehat dan Bugar Wanita Penderita Migrain Lebih Berisiko Menderita Stroke Wanita Penderita Migrain Lebih Berisiko Menderita Stroke