Profile
Otak dan Sistem Saraf

pusing di bagian belakang

pusing di bagian belakang
Bekasi

selamat pagi dok. saya sudah mengalami pusing hampir 2 minggu. rasa sakit itu terasa sekali d bagian belakang kepala. dan kondisi badan saya sedikit lemas slma hampir 2 minggu ini. menurut dokter itu sakit pusing biasa atau kenapa?? terima kasih dok..

Answers

3 answers

  • Selamat siang Dian Eka,
    Keluhan sakit kepala belakang bila masih dapat diobati dengan obat penghilang rasa sakit yang beredar dipasaran hal itu tidak masalah. Akan tetapi bila semakin hebat serta disertai gejala tambahan seperti berkunang2, mual, muntah, rasa berputar sebaiknya melakukan pemeriksaan fisik lebih lanjut ke dokter spesialis syaraf.

    semoga membantu

  • waktu itu saya sudah periksa ke dokter umum, dokternya bilang kalo tengkuk saya itu tegang. dokternya menyarankan untuk periksa mata. dokter umum itu memberikan saya obat pusing. tapi belum ada tanda-tanda pusing saya hilang. sampai saat ini hanya mual saja dok, belum sampai muntah..

  • dr. Adnan Yusuf dr. Adnan Yusuf Dokter Umum

    selamat sore,

    Nyeri kepala merupakan rasa nyeri daerah kepala dengan batas bawah dari dagu sampai ke daerah belakang kepala.

    Nyeri kepala diklasifikasikan oleh International Headache Society, menjadi nyeri kepala primer dan sekunder. Yang termasuk ke dalam nyeri kepala primer antara lain adalah:

    Sakit kepala tipe tegang (TTH - Tension Type Headache)
    Nyeri kepala seperti tali diikat di kepala dan leher, muncul di kedua sisi kepala, biasanya timbul karena stess, kecemasan, kelelahan dan marah

    Migraine
    Nyeri kepala berdenyut di satu sisi kepala (unilateral) atau bisa juga bilateral ( kedua sisi kepala), kadang disertai nyeri perut, mual atau muntah, Migraine dapat bertahan 4- 72 jam

    Sakit kepala kepala cluster.
    Nyeri kepala seperti rasa terbakar. Serangan sakt kepaa biasanya belangsung singkat yaitu 30- 120 menit. Seangan sakit kepala pada salah satu sisi kepala atau leher. Periode sakit kepala berlangsung bebeerapa minggu bahkan bulan.

    Nyeri kepala primer merupakan 90% dari semua keluhan nyeri kepala. Nyeri kepala juga dapat terjadi sekunder, yaitu sakit kepala bukan merupakan penyakit murni, tapi gejala dari penyakit lain atau kecelakaan pada kepala. Beberapa contoh sakit kepala sekunder biasanya dikarenakan tumor, tekanan darah tinggi, infeksi dll.

    dari keluhan yang anda sebutkan ana termasuk sakit kepala tension type headacge atau Sakit kepala tegang adalah jenis sakit kepala yang paling umum terjadi dan sering dianggap sebagai sakit kepala biasa. Penderita biasanya merasakan nyeri secara terus-menerus pada kedua sisi kepala dan mungkin disertai gejala seperti:

    Terasa tekanan di belakang mata.
    Otot leher yang tegang.

    Terdapat beberapa hal yang diduga bisa meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami sakit kepala tegang.

    Faktor-faktor pemicu tersebut meliputi:
    Stres. Ini merupakan pemicu umum di balik sakit kepala tegang.
    Jenis kelamin. Wanita lebih sering mengalami sakit kepala tegang.
    Usia. Orang yang berusia 40 tahun ke atas memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk mengalami sakit kepala tegang.
    Dehidrasi.
    Kelaparan.
    Kurang istirahat atau kelelahan.
    Sinar matahari yang terik.
    Suara berisik.
    Aroma tertentu.
    Postur tubuh yang buruk.
    Kurang aktif atau tidak banyak berolahraga.
    Kelebihan obat, umumnya dialami oleh orang yang meminum obat pereda rasa sakit (analgesik) dalam waktu yang lama (10 hari atau lebih).

    Obat painkiller perawatan pertama yang direkomendasikan untuk mengatasi tension headache. Beberapa obat penghilang rasa sakit tersebut juga dapat digunakan untuk mencegah sakit kepala pada orang dengan tension headache kronis.

    Jika obat painkiller umum tidak membantu, maka dokter anda dapat merekomendasikan obat painkiller dengan resep dokter atau relaksan otot.

    Perawatan pencegahan umumnya dilakukan dengan meresepkan obat seperti antidepresan, obat tekanan darah, dan obat anti-kejang. Obat-obat tersebut dikonsumsi setiap hari meskipun Anda sedang tidak mengalami sakit kepala, supaya saat Anda benar mengalami tension headache, tidak diperlukan dosis tinggi. Tujuannya, seiring waktu berjalan, dosis yang diberikan akan semakin berkurang.

    Namun perlu diingat bahwa obat-obatan tidak menyembuhkan sakit kepala dan seiring waktu, perada rasa nyeri dan obat lainnya mungkin akan kehilangan efektivitasnya. Selain itu, semua obat memiliki efek samping. Jika Anda minum obat secara teratur, termasuk obat yang dapat dibeli bebas, sebaiknya diskusikan risiko dan manfaat obat dengan dokter Anda. Penting juga diingat bahwa obat pereda nyeri bukan pengganti untuk mengenali dan mengatasi pemicu stres yang dapat menyebabkan sakit kepala Anda.

    Tension headache paling baik ditangani ketika gejala pertama dimulai dan masih ringan, sebelum akhirnya menjadi lebih sering dan menyakitkan.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat.

Anda punya pertanyaan seputar Otak dan Sistem Saraf ?
Ask Doctor
Benarkah Transfusi Darah Dapat Mengubah DNA? Benarkah Transfusi Darah Dapat Mengubah DNA? 5 Rahasia Hidup Sehat dan Bugar 5 Rahasia Hidup Sehat dan Bugar