x
Meetdoctor Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriyah
Layanan Meetdoctor libur sementara mulai tanggal 26 Juli 2014, hingga 3 Agustus 2014.
Saya ingin hamil, tapi haid tidak teratur
on 30 Mar 2012

Dok, saya wanita berusia 26 tahun baru menikah pada tanggal 29 januari 2012, BB = 60kg (setelah menikah) 57kg (sebelum menikah), TB = 152cm. Haid pertama saya tahun 1997 (saat usia 11 tahun), haid selalu lancar dan tepat waktunya. Namun, sejak tahun 2006 haid saya tiba-tiba terhenti selama setahun, lalu saya ke dokter dan diberikan obat (sepertinya obat perangsang haid) setelah minum obat haid kembali lancar tapi hanya dua bulan saja. sudah 8 bulan tidak haid lagi, saya ke dokter lagi lalu diberikan obat itu lagi dan haid kembali lancar dan hanya dua bulan. Selama 5 bulan sempat terhenti kemudian entah kenapa tiba-tiba haid lagi hanya selama tiga bulan. tetapi setiap bulannya saya selalu merasakan nyeri n emosi seperti haid, tapi haid tidak kunjung datang juga. lalu pada pertengahan tahun 2011, saat saya sedang merasakan nyeri haid saya mencoba minum kiranti dan berhasil haid selama 3 bulan, tapi sampai sekarang tidak haid lagi. bagaimana solusinya dok agar lancar haid?
Apakah saya bisa tetap hamil walaupun siklus haid saya seperti itu?
Mohon diberikan jawabannya segera, terima kasih.

Seseorang
Jakarta, Indonesia

9 Answers

Dokter
Jakarta, Indonesia

Selamat pagi.

Terima kasih atas keterangan Anda yang lengkap.

Masalah haid yang Anda alami merupakan masalah yang tidak jarang menimpa wanita-wanita seusia Anda. Kemungkinan besar Anda mengalami apa yang dalam dunia medis disebut sebagai amenorrhea sekunder, yaitu keadaan dimana sebelumnya Anda pernah mendapat haid lalu kemudian tidak mendapat haid selama 3 bulan berturut-turut atau lebih. Kejadian ini pun sudah Anda alami berulangkali.

Hal ini dapat disebabkan oleh: kehamilan, menyusui, menopause, penurunan berat badan yang drastis, tumor otak, stress dan gangguan psikologis, penggunaan pil kontrasepsi, sindrom ovarium polikistik, gangguan sistem hormonal, dan Sindrom Asherman akibat kuretase (dikerok).


Karena Anda telah menikah, kemungkinan besar dapat disebabkan oleh ganguan psikologis, gangguan pada sistem hormonal, serta kelainan lokal pada kandungan anda seperti sindrom ovarium polikistik (kista).

Menilik dari riwayat Anda yang telah berobat ke dokter beberapa kali, kemungkinan besar obat yang diberikan pada Anda adalah obat hormon; karena masalah haid ini erat kaitannya dengan masalah hormonal. Namun, setelah beberapa kali pemberian, tidak kunjung memberikan hasil.

Penyebab lainnya, bisa berupa kista pada ovarium. Yang ingin saya tanyakan, bagaimana kondisi fisik Anda? Apakah berjerawat? Lalu, menilai dari tinggi dan berat badan Anda, Anda berada di status berat badan berlebih (overweight). Ini juga merupakan komponen yang penting dalam mencari penyebab kondisi Anda ini; karena kista dapat menyebabkan kondisi tersebut.

Saran saya sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan kandungan dengan USG di dokter kandungan di kota Anda; melengkapi pengobatan dengan obat yang terdahulu, agar dapat segera diketahui penyebab haid yang tidak teratur tersebut.

Semoga membantu dan selamat beraktifitas!

1 Thanks
on 30 Mar 2012
Dokter
Jakarta, Indonesia

Sebagai tambahan.

Hal lain yang mungkin remeh, tetapi sering luput dari wanita; terlebih Anda telah menikah, yaitu apakah Anda sudah menjalani tes kehamilan? Karena kondisi amenorrhea sekunder juga dapat disebabkan oleh kehamilan.

1 Thanks
on 30 Mar 2012
Jakarta, Indonesia

terima kasih dok atas jawabannya,
masih ada yang ingin saya tanyakan lagi, boleh kan dok?
Saya sudah pernah ke dokter pada bulan oktober 2011 tentang masalah haid ini, sudah dilakukan usg hasil baik tidak ada kista, dan menyuruh saya untuk check lab:
- GTT 2x hasil normal, glukosa puasa=99, glukosa 2 jam PP =99
- insulin puasa=13.0, insulin PP 2 jam hasilnya 63.4
- hormon prolaktin (ELFA) = 15.90
- hormon testosteron = 48.79
setelah hasil lab saya berikan pada dokter, lalu memberikan saya resep metformin, mohon dijelaskan apa pengaruhnya obat metformin itu?
Amankah untuk dikonsumsi atau ada efek samping tertentu?
saya belum mecoba untuk membeli dan meminum obat tersebut karena masih ragu.
Terima kasih dok.

Say Thanks
on 30 Mar 2012
Jakarta, Indonesia

saya sudah melakukan tes kehamilan sebulan lalu dan hasilnya negatif, saya belum melakukan tes ulang.

Say Thanks
on 30 Mar 2012
Dokter
Jakarta, Indonesia

Metformin merupakan obat antidiabetik (penyakit kencing manis), yang juga digunakan untuk pengobatan penyakit kista (sindrom polikistik ovarium) dan pubertas prematur; 2 hal yang terakhir ini sering diakibatkan oleh resistensi insulin (erat kaitannya dengan penyakit kencing manis tersebut); sehingga tidaklah mengherankan apabila dokter Anda melakukan pemeriksaan gula darah dan insulin tersebut. Pada penderita kista ini, biasanya berjerawat dan badan overweight atau obesitas.

Apabila sudah melakukan USG, dan tidak ditemukan apa-apa, maka kemungkinan masalah yang Anda hadapi adalah masalah hormonal.

Yang tidak boleh atau mendapat perhatian apabila mengkonsumsi metformin adalah mereka yang fungsi ginjalnya terganggu, ada penyakit hati, atau pun paru-paru. Fungsi ginjal ini dapat dinilai dengan pemeriksaan laboratorium.

Say Thanks
on 30 Mar 2012
Dokter
Jakarta, Indonesia

Dari beberapa literatur, siklus menstruasi yang normal dicapai dalam waktu kira-kira 6 bulan pada wanita umumnya; tetapi tentu saja, pada setiap individu berbeda-beda. Metformin merupakan juga salah satu opsi terbaik dalam penanganan masalah Anda, dan bahkan aman digunakan dalam kehamilan.

Tes hormonal seperti prolaktin dan testosteron yang Anda jalani juga merupakan prosedur medis untuk mecari penyebab kondisi Anda karena ada banyak sekali kemungkinan yang dapat menyebabkan amenorrhea sekunder. Semoga setelah terapi yang Anda jalani ini bisa lekas memberikan hasil.

Salam!

Say Thanks
on 30 Mar 2012
Jakarta, Indonesia

Terima kasih banyak, dok!
Selamat beraktifitas :)

Say Thanks
on 30 Mar 2012
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi
Surabaya

Kemungkinan ibu menderita PCOS (Policystic Ovarian Syndrom) yg ditandai dg Amenore (tidak haid), Obesitas, infertilitas. PCOS dpt diterapi bu, saran saya ibu rubah gaya hidup, mulai berolahraga, atur diet makanan: kurangi karbohidrat. Kemudian untuk spy haid ibu minum obat yg biasa dokter berikan utk haid, setelah dpt haid ibu bisa langsung diberikan obat penyubur utk stimulasi Ovariumnya. Sebaiknya utk pemberian obat penyubur ini, ibu berkonsultasi dg dokter kandungan ibu. Tidak perlu kawatir bu, selama tdk ada kelainan organ, ibu masih bisa hamil. Selamat Diet dan Berolahraga.

Say Thanks
on 30 Mar 2012
Bandar Lampung

dok saya mau bertanya mengenai obat cyclo proginova, hari ini yablet terakhir yg saya konsumsi, belakangan ini saya mengalami mual dan sehari ini saya juga mengalami kram perut. apakah itu efek samping dari cyclo proginova atau memang sedang ovulasi yaa dok?

dan apakah mungkin terjadi kehamilan disaat sedang konsumsi obat itu dan apakah aman dok?

P.s: saya blom memasuki tanggal menstruasi, bulan terakhir saya mens tgl 11-nov-2012 dan sudah 10 kali melakukan terapi diatermi.

terimaksih sebelumnya dok, semoga dijawab.
salam!

Say Thanks
on 04 Dec 2012
in partnership with