Profile
Diabetes

Sering kantuk dan sering haus gejala apakah ini?

Sering kantuk dan sering haus gejala apakah ini?
Bandung

Dok, Saya ingin bertanya, Saya sering merasakan kantuk dan haus di siang hari.. Tapi saya TIDAK sering kencing dan lapar.. Kira-kira gejala apa ya? Apakah termasuk gejala diabetes juga? Data diri: Umur : 25 Tahun Tinggi : 160 cm Berat : 73 kg

Answers

6 answers

  • Jika di siang hari rasa haus meningkat menurut saya wajar saja karena cuaca yang panas sehingga tubuh menjadi dehidrasi yang efeknya anda akan merasa haus. Jika rasa mengantuk, itu tergantung apakah ruangan anda tempat bekerja terlalu padat sehingga anda kekurangan oksigen yang menyebabkan kantuk. Tetapi jika anda ingin tahu apakah gejala diabetes atau tidak., saya sarankan anda periksa gula darah puasa dan gula darah sewaktu untuk mengetahui kadar gula dalam darah anda.

    Terima kasih

  • Oke makasih dok..
    Ada tambahan dikit..

    Tempat saya bekerja cukup luas dan tidak terlalu padat,
    namun saya harus berjalan sekitar 2 Km menuju kantor..
    Dan saya juga suka mengeluarkan keringat secara berlebihan..

    Kira2 kenapa ya dok?

    :)

  • Kemungkinan anda tipe orang yang memiliki kelenjar keringat lebih banyak daripada orang biasanya tetapi hal ini masih dalam batas normal.

    Terima kasih

  • dr. Harbanu Hermawan Mariyono, SpPD dr. Harbanu Hermawan Mariyono, SpPD Penyakit Dalam (Dokter Internis)

    diabetes ditegakkan dengan pemeriksaan gula darah, kadang tidak ada gejala
    yang muncul.
    gula darah puasa >126
    gula darah 2 jam post prandial >200
    dikategorikan sebagai diabetes.
    periksa aja untuk memastikan.
    kalau ngantuk siang hari bisa saja sleep apnoe kalo anda mengorok.

  • RE: dr. Harbanu Hermawan Mariyono, SpPD

    Iya bener dok, saya mengorok juga kata temen-temen saya..
    Kira2 solusi utk sleep apnea tsb gmn ya?
    Soalnya saya sering kelelahan di kantor meski sudah tidur banyak juga..

  • Selamat malam Gilang

    Sleep apnea atau apnea tidur adalah terganggunya pernapasan karena dinding tenggorokan yang rileks dan menyempit ketika kita sedang tidur. Saat tidur, otot-otot tenggorokan menjadi rileks dan lemas. Biasanya pelemasan otot tenggorokan ini tidak berpengaruh pada kebanyakan orang, tapi bagi penderita apnea tidur, otot menjadi terlalu lemas hingga menyebabkan penyempitan atau bahkan menutup saluran udara.

    Berikut ini adalah beberapa cara pengobatan apnea tidur :

    Perubahan gaya hidup
    - Menghindari obat-obatan penenang dan obat tidur.
    - Menurunkan berat badan jika Anda mengalami kelebihan berat badan.
    - Hindari tidur terlentang, usahakan untuk tidur dengan posisi miring.
    - Berhenti merokok bagi yang memiliki kebiasaan merokok.
    - Membatasi konsumsi minuman keras, terutama pada waktu sebelum tidur.

    CPAP (Continuous Positive Airway Pressure) CPAP adalah alat untuk meniupkan udara bertekanan positif ke dalam hidung saja atau ke dalam hidung dan mulut. Udara bertekanan positif ini akan mencegah tenggorokan menutup dan meredakan gejala-gejala yang muncul akibat apnea tidur.

    MAD (Mandibular Advancement Device) Alat ini didesain untuk menahan rahang dan lidah untuk mencegah penyempitan pada saluran pernapasan yang menyebabkan seseorang mendengkur. Alat ini dipakai di atas gigi saat Anda sedang tidur.

    Prosedur operasi
    Langkah ini hanya dilakukan jika tidak ada cara lain untuk mengatasi apnea tidur yang diderita dan kondisinya yang cukup parah.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat.

Anda punya pertanyaan seputar Diabetes ?
Ask Doctor
Diet Sehat Untuk Penderita Diabetes dan Darah Tinggi Diet Sehat Untuk Penderita Diabetes dan Darah Tinggi Diet Sehat Untuk Penderita Diabetes dan Darah Tinggi Diet Sehat Untuk Penderita Diabetes dan Darah Tinggi