MeetDoctor - Topic Fitness Exercise http://meetdoctor.com/ Connecting You and Doctors http://meetdoctor.com/logo.png MeetDoctor http://meetdoctor.com/ Connecting You and Doctors in business@meetdoctor.com Copyright 2017 Tetap Berolahraga Selama Puasa? http://meetdoctor.com/article/tetap-berolahraga-selama-puasa http://meetdoctor.com/article/tetap-berolahraga-selama-puasa Puasa bukan alasan untuk absen berolahraga. Memang, saat Anda tidak mengonsumsi makanan sepanjang hari, itu bisa mempengaruhi tingkat energi dan kemampuan Anda secara keseluruhan untuk melakukan aktivitas tertentu. Dalam kasus seperti itu, kebanyakan pria dan wanita dapat mempertimbangkan untuk beristirahat selama seluruh periode puasa untuk menghemat energi. Namun, jika Anda tidak merasakan adanya gangguan kesehatan apapun selama berpuasa, tetap aktif, termasuk rutin berolahraga, akan memberi manfaat pada kesehatan Anda.

Sebuah studi tahun 1987 menunjukkan bahwa orang dewasa yang berpuasa selama 72 jam, dapat terus melakukan latihan intensitas tinggi untuk periode waktu yang singkat. Latihan intensitas sedang dapat dilakukan untuk jangka waktu yang lebih lama. Namun, jika puasa yang Anda lakukan tidak memungkinkan Anda mengasup cairan yang cukup dalam satu hari, ada baiknya Anda tidak melakukan aktivitas fisik berlebihan untuk menghindari dehidrasi.

Habib Noorbhai, seorang ahli biokinesis, mengatakan bahwa latihan fisik selama Bulan Puasa, akan sangat aman untuk dilakukan selama Anda melakukannya dengan benar. Noorbhai juga mengatakan bahwa ada penelitian yang menunjukkan bahwa melakukan puasa selama 30 hari berturut-turut tanpa olahraga dapat meregresi kekuatan dan kebugaran.

"Jika kita berolahraga minimal tiga hari dalam seminggu selama 11 bulan, tapi menghindari aktivitas fisik selama bulan Ramadan, maka kita akan mengalami kemunduran  fungsi kardiovaskular dan adaptasi imun tubuh." Noorbhai juga mengatakan bahwa jika Anda berhenti berolahraga selama satu bulan itu sama dengan kehilangan empat bulan latihan.

Jadi, sebaiknya Anda mempertahankan program olahraga yang sudah Anda lakukan selama ini dan tidak mengintensifkan latihan tersebut (peningkatan berat beban, menambah repetisi, kecepatan atau jarak) selama bulan Ramadhan. Ini beberapa hal yang harus diperhatikan untuk tetap berolahraga saat sedang puasa.  

Penuhi kebutuhan cairan

Disamping mencukupi kebutuhan akan nutrisi, tak kalah pentingnya Anda juga harus memperhatikan asupan cairan terlebih pada saat sahur. Saat menjalankan puasa, tentunya intensitas memasukan cairan ke dalam tubuh lebih sedikit dibandingkan ketika tidak sedang menjalankan puasa. Ketika Anda tidak memperhatikan asupan cairan, dimana cairan yang masuk kedalam tubuh lebih sedikit dibandingkan cairan yang keluar, anda bisa saja terkena dehidrasi, bahkan hal itu bisa saja terjadi baik anda berolahraga maupun tidak.

Ketika berolahraga pastinya cairan tubuh akan banyak keluar, oleh karena itu kita perlu menabung cairan lebih banyak. Untuk mencegah dehidrasi, penuhi kebutuhan cairan pada saat sahur. Pilihlah minuman yang mengandung ION. Mengapa harus ION? seperti kaktus yang mampu menjaga cairan tubuhnya, ION mengandung elektrolit yang dapat mengikat cairan, sehingga cairan akan bertahan lebih lama didalam tubuh. POCARI SWEAT merupakan pilihan hidrasi yang tepat saat sahur untuk mengawali puasa. Komposisi nya yang mirip dengan cairan tubuh akan menjadikan Pocari Sweat cepat diserap tubuh, serta kandungan ION yang akan menjaga cairan tubuh bertahan lebih lama. Pocari Sweat saat sahur, mencegah dehidrasi dan membuat aktivitas berolahraga Anda berjalan lancar. Karena ION saat sahur jaga harimu.

Waktu & durasi

Berolahraga memang bisa dilakukan kapan saja. Waktu yang ideal untuk berlatih adalah 90 menit sebelum matahari terbenam (berbuka puasa). Setelah sesi latihan moderat, tubuh tidak akan dapat mengisi cadangan glikogen yang terbakar selama latihan dengan segera. Ini mengakibatkan gejala seperti pusing dan mual. Berolahraga sebelum berbuka adalah sangat ideal karena saat berbuka puasa, Anda bisa segera menggantikan cairan tubuh yang hilang.   

Anda juga bisa berolahraga beberapa jam setelah berbuka puasa. Jika Anda memilih berolahraga setelah berbuka puasa, lakukan dua atau tiga jam setelah makan besar, karena tubuh perlu waktu untuk memproses makanan.

Anda tidak perlu berlama-lama berolahraga, cukup 20 sampai 40 menit. Sebelum berolahraga, lakukan pemanasan dan latihan peregangan agar otot Anda tidak kaget. Tubuh yang meregang penuh juga bisa membantu meningkatkan fleksibilitas dan detoksifikasi. Yang perlu Anda ingat, hentikan latihan segera ketika merasa pusing atau mual. Anda juga harus cukup istirahat, tidurlah minimal tujuh jam dalam semalam.

Jenis Latihan Fisik

Hindari latihan yang intens atau yang high impact, seperti aerobik, lari dan angkat beban karena bisa mengakibatkan cidera sendi atau otot, serta komplikasi seperti hipoglikemia, pusing dan tekanan darah rendah.  Sebaliknya, pilihlah olahraga yang ringan atau moderat, seperti jalan kaki, jogging, bersepeda, yoga, dan jalan kaki. Latihan ringan seperti ini mampu menjaga kebugaran tubuh Anda dan menjaga kekuatan otot. 


]]>
Wed, 18 Jan 2017 15:30:41 +0700Fitness & Exercise
Panduan Olahraga Selama Ramadhan http://meetdoctor.com/article/panduan-olahraga-selama-ramadhan http://meetdoctor.com/article/panduan-olahraga-selama-ramadhan Banyak orang yang tak yakin untuk berolahraga selama bulan Ramadhan, tetapi Habib Noorbhai, ahli biokinesis, mengatakan bahwa jika Anda mengikuti pedoman yang benar, berolahraga selama Bulan Puasa, tetap sangat aman untuk dilakukan. Berikut adalah tipsnya.

Pentingnya Olahraga selama Ramadhan

Noorbhai mengatakan bahwa ada penelitian yang menunjukkan bahwa puasa selama 30 hari berturut-turut tanpa berolahraga dapat meregresi kekuatan dan kebugaran. "Individu yang berolahraga minimal tiga hari seminggu selama 11 bulan, tapi menghindari pelatihan selama bulan Ramadan, sering menghadapi kemunduran berkaitan dengan fungsi kardiovaskular dan adaptasi imun tubuh."

Karena itu, adalah penting bagi umat Islam untuk mempertahankan aktivitas fisik rutin mereka selama Ramadhan. Noorbhai juga mengatakan bahwa jika Anda berhenti berolahraga selama satu bulan itu sama dengan kehilangan empat bulan latihan.

Dia menambahkan, sebaiknya Anda mempertahankan program latifan fisik yang sudah Anda lakukan selama ini dan tidak mengintensifkan latihan tersebut (peningkatan berat beban, menambah repetisi, kecepatan atau jarak) selama bulan Ramadhan.

Waktu yang tepat untuk berolahraga

Noorbhai mengatakan waktu yang ideal untuk berlatih adalah 90 menit sebelum matahari terbenam (berbuka puasa).

"Setelah sesi latihan moderat, tubuh tidak akan dapat mengisi cadangan glikogen yang terbakar selama latihan dengan segera sehingga mengakibatkan gejala seperti pusing dan mual. Berolahraga sebelum berbuka adalah sangat ideal karena saat berbuka puasa, tubuh segera mengganti energi dan glikogen yang hilang saat berolahraga. "

Berikut adalah beberapa tip dari Noorbhai untuk berolahraga selama bulan Ramadhan:

  1. Hentikan latihan segera ketika merasa pusing atau mual
  2. Rencanakan kapan tidur dan kapan harus bangun. Usahakan tidur tidak kurang dari tujuh jam dalam sehari. Jika malam Anda tidur 6 jam, maka Anda bisa tidur siang 1 jam.
  3. Pertimbangkan untuk tidur siang karena tubuh Anda mengalami kelelahan lebih dari hari-hari biasa selama Ramadan. Tapi disarankan untuk tidur siang tidak lebih dari 30 menit, atau maksimal 1 jam. Karena jika lebih dari 1 jam biasanya akan lemas, bukannya meningkatkan produktivitas.
  4. Pulang kerja lebih cepat karena waktu kerja tidak dipotong oleh waktu makan siang. Ini agar Anda sempat berolahraga sebelum waktu tiba.
  5. Jika ingin melakukan latihan intermiten seperti sepakbola atau cricket, lakukan setelah matahari terbenam.
  6. Latihan yang melampaui kemampuan harus dihindari sepenuhnya.

Pedoman diet dan hidrasi

Latihan selama puasa bisa terasa berat secara fisik. Noorbhai merekomendasikan panduan berikut berkaitan dengan diet dan hidrasi selama Ramadhan:

  1. Cobalah untuk mengonsumsi enam sampai 10 gram karbohidrat per kg berat badan
  2. Makan 1 sampai 1,2 gram protein per kg berat badan.
  3. Asupan lemak baik harus 20 sampai 30 persen dari total asupan energi Anda.
  4. Pastikan untuk minum cairan yang cukup untuk mencegah defisit air
  5. Lebih sering minum pada malam hari, setelah matahari terbenam.

 

Ditinjau oleh: dr. Setiyo 


]]>
Wed, 18 Jan 2017 16:13:01 +0700Fitness & Exercise
Pola Makan Tepat Setelah Berolahraga http://meetdoctor.com/article/pola-makan-tepat-setelah-berolahraga http://meetdoctor.com/article/pola-makan-tepat-setelah-berolahraga Ada satu kesamaan antara atlet profesional dengan pelaku olahraga awam: Sama-sama butuh asupan makan dan minum yang memadai setelah melakukan sesi latihan atau pertandingan. Kalau kita bicara tentang makanan, itu berarti bukan hanya jenisnya saja tapi juga cara mengonsumsinya harus tepat supaya hasil sehatnya dapat optimal.

Apa saja makanan dan minuman yang dianjurkan untuk dikonsumsi setelah sesi latihan usai, simak penjelasan dari Cythia Sass, MPH, RD. Cynthia adalah seorang master di bidang nutrisi olahraga ternama di Amerika Serikat. Dia sering muncul di televisi nasional dan di berbagai majalah kesehatan. Cynthia juga menjabat sebagai konsultan tim-tim olahraga terkenal seperti New York Rangers NHL dan New York Yankees MLB. Juga menulis buku best seller S.A.S.S! Yourself Slim: Conquer Cravings, Drop Pounds and Lose Inches.
Makan 30-60 menit sesudah berolahraga

Jika Anda sudah selesai melakukan sesi latihan yang berat,cobalah untuk makan makanan yang bersifat memulihkan sesegera mungkin. Berolahraga memberi tekanan pada otot-otot Anda. Sendi, tulang, dan tubuh Anda menggunakan nutrisi yang disimpan tubuh selama Anda bergerak. Makan pasca latihan akan menggantikan apa yang hilang dari tubuh dan menyediakan bahan baku yang dibutuhkan untuk perbaikan dan penyembuhan. Bahkan, hasil dari pemilihan makanan yang tepat dapat Anda lihat hasilnya melalui kekuatan, otot dan daya tahan tubuh yang menjadi lebih kuat dari sebelumnya. Pola konsumsi pasca latihan yang salah akan membuat Anda lemah dan menaikkan risiko cidera. 

Bukan cuma protein
Protein berguna untuk membangun otot. Itu sebabnya, zat gizi ini penting dikonsumsi para penyuka olahraga. Tapi protein bukan satu-satunya yang Anda perlukan. Anda juga perlu sumber lemak yang baik yang juga berguna untuk memulihkan otot dan persendian setelah berolahraga. Plus, Anda butuh sumber karbohidrat bernutrisi tinggi seperti ubi dan kacang-kacangan, gandum, sayur dan buah misalnya avokad.

Pilih makanan yang ‘bersih’
Pepatah yang mengatakan ‘Anda adalah apa yang Anda makan’ itu benar sekali. Tubuh kita bekerja selama 24/7 untuk membangun, memulihkan, dan menyembuhkan. Semua proses ini berhubungan langsung dengan apa yang Anda asup. Jadi, hindari makanan sampah dan makanan olahan. Makanlah sesuatu yang ‘bersih’ yaitu makanan segar, minim olahan atau diolah dengan cara yang sesuai standar ilmu kesehatan. 

Inilah makanan dan minuman sehat yang layak Anda konsumsi setelah berolahraga.

Pisang
Pisang adalah sahabat para atlet karena kaya kalori, nutrisi dan potasium. Satu pisang ukuran sedang mengandung sekitar 120 kalori. Potasium adalah sejenis elektrolit yang dibutuhkan agar organ-organ tubuh dapat bekerja dengan benar. Setelah berolahraga tentu Anda kehilangan dua hal itu, kalori dan elektrolit. Pisang dapat menggantikannya. Selain itu, pisang mengandung bahan-bahan yang ada di dalam minuman berolahraga; antioksidan, serat dan vitamin B.

Susu cokelat
Minuman energi diciptakan untuk menjaga kesegaran setelah setengah atau seharian beraktivitas. Juga untuk membantu pemulihan tubuh yang lelah. Tapi riset terbaru mengatakan, susu cokelat rendah lemak, bekerja dengan lebih baik dibanding minuman olahraga. 

Menurut Mayo Clinic, susu cokelat memiliki tiga komponen penting untuk proses pemulihan yaitu; karbohidrat dalam bentuk laktosa, elektrolit potasium dan sodium, protein dari kasein dan whey.


Air kelapa
Sudah lama air kelapa dianggap sebagai minuman berenergi natural dan itu memang benar. Air kelapa sarat akan elektrolit potasium dan rendah kalori. Sebenarnya, atlet membutuhkan lebih dari sekadar potasium. Mereka juga membutuhkan sodium yang rendah jumlahnya di dalam air kelapa. Tapi bagi Anda yang tidak berlatih sekeras atlet, air kelapa yang natural dan rendah kalori adalah pilihan yang terbaik.

Raisin
Sekarang ini, ada camilan berenergi berbentuk gel solid terbuat dari gelatin ditambah gula, elektrolit dan kalori. Tapi, sebuah studi yang dimuat dalam situs online untuk pelari profesional wilayah Washington menyebutkan bahwa camilan kenyal alami yang sama-sama mengandung elektrolit dan kalori, yaitu raisin, jauh lebih baik. Manisan buah yang lain seperti manisan mangga dan pir juga layak untuk dicoba.


Kafein
Kebanyakan atlet memang membutuhkan ‘bantuan’ elektrolit dan kalori dari minuman olahraga. Berbeda dengan mereka, Anda tidak terlalu membutuhkannya. Latihan intensitas tinggi sampai sedang selama kurang dari satu jam tidak memerlukan pengganti berkonsentrasi tinggi. Minuman rendah kalori dengan kandungan 100 mg kafein seperti kopi hitam dan teh kental sudah cukup untuk membuat Anda segar kembali.

Ditinjau oleh: dr. Rahajeng A.P


]]>
Fri, 20 Jan 2017 11:35:45 +0700Fitness & Exercise
Cukup Olahraga Satu Kali Seminggu, Mood Anda Akan Membaik http://meetdoctor.com/article/cukup-olahraga-satu-kali-seminggu-mood-anda-akan-membaik http://meetdoctor.com/article/cukup-olahraga-satu-kali-seminggu-mood-anda-akan-membaik Setiap hari tidak pernah tidak sibuk dengan urusan kantor dan rumah tangga. Bahkan, hari libur pun, banyak orang tetap sibuk dengan kewajiban silaturahmi di sana dan sini. Saat banyak beban pekerjaan dipadatkan atau dipercepat agar tidak berbenturan dengan masa liburan. Lelah? Sudah pasti. Suasana hati juga jadi jelek, itu tak heran lagi. Lalu apa solusinya? 

Anda bisa mengusir semua mood jelek itu dengan cara yang mudah: olahraga sekali seminggu saja, demikian menurut studi yang dipublikasikan oleh BMC Psychiatry. 
Selama satu setengah tahun, para peneliti dari Institute of Stress Medicine and the University of Gothenburg di Swedia meneliti 69 pria dan wanita yang mengalami stres akut, depresi tahap ringan, kecemasan dan kelelahan. Mereka semua tidak ada yang rutin berolahraga.

Awalnya, para relawan menghadiri kuliah tentang manfaat berolahraga, dan ditawarkan akses ke program latihan jalan dan kekuatan. Setelah beberapa minggu, mereka dibiarkan membawa perangkat mereka sendiri.  Para peneliti memeriksa tingkat aktivitas fisik dan kesehatan mental mereka kembali setelah enam bulan, kemudian satu tahun dan 18 bulan. 

Di akhir penelitian para peneliti menemukan, 21 relawan rutin berolahraga sebanyak tiga kali dalam seminggu. Duapuluh dua relawan berolahraga setidaknya seminggu sekali. Sisanya kembali bersantai di sofa alias meninggalkan sesi berolahraga sama sekali.

Ketika para peneliti menguji tingkat depresi, stres, dan  kelelahan tiga kelompok tersebut, mereka menemukan bahwa relawan yang aktif berlatih walau hanya seminggu sekali, mengalami penurunan kadar depresi hingga 50 persen. 

Peneliti mengatakan, pesan dari studi ini sudah sangat jelas: Olahraga, walau dilakukan hanya sebanyak satu kali dalam seminggu, dapat membuat perbedaan fundamental di bidang kesehatan mental.

Olahraga dan kesehatan mental
Setiap aktivitas fisik akan meningkatkan produksi hormon endorfin. Ini adalah hormon yang berfungsi sebagai obat penenang dan mengurangi rasa sakit karena ketegangan atau stres. Endorfin yang diproduksi selama Anda berolahraga membawa banyak efek positif pada otak dan tubuh Anda. 

Endorfin dapat mengurangi rasa sakit, lapar, stres, agitasi serta  memperkuat sistem kekebalan tubuh. Endorfin tersebut bahkan dapat menunda proses penuaan.Karena gaya hidup yang serba sibuk, otak menghasilkan hormon kortisol yang menyebabkan stres. Endorfin yang dihasilkan dari berolahraga akan menggantikan hormon stres dan membuat emosi Anda lebih stabil. 


Selain itu, latihan fisik rutin juga dapat membuat seseorang merasa lebih percaya diri dengan bentuk tubuhnya. Rasa percaya diri ini, juga mampu meningkatkan kegembiraan dan suasana hati yang positif. Berolahraga juga mampu meningkatkan aliran energi ke seluruh tubuh sepanjang hari sehingga rasa lelah bisa berkurang. Hasilnya, pikiran Anda jadi positif dan kinerja di kantor semakin meningkat. 


Jadi, saat suasana hati memburuk dan rasa lelah mendera, pasang alarm Anda lebih pagi sehingga Anda bisa keluar dan melakukan joging ringan di sekitar rumah. Atau, canangkan waktu untuk berlatih di pusat kebugaran yang terdekat dari kantor atau rumah Anda. (LT)

 

Ditinjau oleh: dr. Deffy Laksani  Anggar Sari


]]>
Fri, 20 Jan 2017 09:51:26 +0700Fitness & Exercise
Berolahraga Saat Sedang Marah Berisiko Mengalami Ini http://meetdoctor.com/article/berolahraga-saat-sedang-marah-berisiko-mengalami-ini http://meetdoctor.com/article/berolahraga-saat-sedang-marah-berisiko-mengalami-ini Bagi penggemar olahraga, perubahan suasana hati, baik senang, sedih atau marah, tidak akan menyurutkan niat untuk berlatih. Dan biasanya, setelah berolahraga, Anda akan merasa lebih baik karena kadar hormon kenyamanan yang bernama endorfin akan naik.

Tapi, menurut studi yang dimuat dalam jurnal Circulation, akan ada risiko negatif jika Anda berolahraga dalam kondisi marah.

Para peneliti mengevaluasi kegiatan dan suasana hati lebih dari 12 ribu orang dari 52 negara, 24 jam sebelum mereka mendapat serangan jantung. Orang-orang ini adalah orang yang sebelumnya telah didiagnosa mengalami masalah kardiovaskular.

Penemuan mengungkapkan, ternyata kemungkinan mengalami serangan jantung, tiga kali lebih besar bagi mereka yang merasa marah 60 menit sebelum berolahraga.  "Ini adalah apa yang kita sebut paradoks olahraga," kata Dermot Phelan, M.D., Direktur Sports Cardiology Center Cleveland Clinic. "Selama latihan, risiko Anda mendapat serangan jantung meningkat jika ada kondisi yang mendasarinya. Kondisi yang dimaksud adalah diabetes, tekanan darah dan kolesterol tinggi." Rasa marah akan meningkatkan tekanan darah Anda.

Jadi, jika Anda sudah memiliki masalah jantung, berolahraga teratur adalah hal yang penting untuk dilakukan karena latihan fisik ini dapat meningkatkan kesehatan jantung Anda. Tapi, berolahraga juga meningkatkan risiko serangan jantung di waktu-waktu Anda sedang menggerakkan tubuh di gym.

Perlu diingat, studi ini bicara tentang orang-orang yang sudah cenderung untuk mendapat serangan jantung, bukan tentang semua orang yang berolahraga sambil marah. Jika Anda tidak memiliki faktor risiko, besar kemungkinan Anda tidak perlu khawatir untuk tetap berolahraga meski dalam keadaaan hati yang panas. Plus, rata-rata relawan dalam studi ini berusia 58 tahun dan lebih dari 75 persennya adalah pria.  Tidak diketahui apakah risiko yang sama juga berlaku untuk orang-orang muda dan wanita.

Berolahraga telah terbukti dapat mengurangi stres.  Bahkan dapat digunakan dalam pengobatan depresi klinis, demikian menurut banyak penelitian selama beberapa dekade terakhir ini. Namun, meredakan kemarahan sebelum memulai sesi latihan, adalah yang terbaik.

Jika Anda tetap memilih untuk berolahraga sambil marah, Phelan menyarankan agar Anda memertimbangkan faktor-faktor risiko yang mungkin Anda miliki seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, atau riwayat keluarga dengan penyakit kardiovaskular.

"Intinya, Jika Anda berusia muda dan kondisi Anda bugar serta tidak memiliki faktor risiko, studi ini tidak melarang Anda berolahraga walau sambil marah," kata Phelan lagi.

 

Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf


]]>
Wed, 18 Jan 2017 15:12:28 +0700Fitness & Exercise
Porsi Ideal Olahraga http://meetdoctor.com/article/porsi-ideal-olahraga http://meetdoctor.com/article/porsi-ideal-olahraga Berolahraga sangat baik bagi kesehatan, karena dapat memperlancar peredaran darah, mengendalikan berat badan, meningkatkan mood, menghindari kita dari berbagai penyakit, dan manfaat lainnya. Mengingat pentingnya berolahraga, maka kita pun disarankan untuk melakukannya secara teratur, seminggu tiga kali. Apa yang terjadi pada tubuh jika kita terlalu bersemangat berolahraga sehingga setiap hari kita melakukannya. Anda tidak perlu khawatir akan jatuh sakit karena terlalu lelah. Berolahraga setiap hari baik bagi kesehatan. 

Mayo Clinic, dalam situsnya, menyatakan bahwa latihan fisik yang rutin dapat meningkatkan level energi, memperbaiki suasana hati, mengontrol berat badan, membuat Anda tidur lebih nyenyak, dan menurunkan risiko banyak penyakit seperti penyakit kardiovaskular, darah tinggi, osteoporosis dan diabetes. 

Dalam berolahraga, sangat penting untuk memerhatikan porsi. "Dalam kondisi normal, orang dewasa sehat dianjurkan untuk berolahraga tigapuluh menit setiap hari,” kata Russell Pate, PhD, profesor di Arnold School of Public Health, University of South Carolina. 

Berolahraga yang berlebihan hanya akan membuat Anda kelelahan,cidera otot, memengaruhi kualitas tidur, meningkatkan nafsu makan sehingga otomatis menambah berat badan. Untuk menghindarinya dan mengmengoptimalkan manfaat sehat dari setiap jenis latihan, bacalah petunjuknya di bawah ini. 

Kardio
Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan Anda berlatih kardio selama 150 menit perminggu. Jika ingin berlatih kardio setiap hari, artinya Anda harus meluangkan 30 menit selama lima hari dalam satu minggu.  Sesuaikan intensitasnya dengan kemampuan.  Ketika berlatih,  Anda harus tetap bisa bicara normal, tidak terengah-engah karena intensitas yang terlalu tinggi atau bernyanyi-nyanyi karena intensitas terlalu rendah. Kombinasikan latihan kardio Anda, misalnya bersepeda di hari Senin, berjalan cepat di hari Selasa, lari atau joging pada Rabu, renang di hari Kamis, dan aerobik di hari Jumat.

Latihan beban
Latihan beban berguna untuk mengencangkan dan menguatkan otot dan mempercepat metabolisme sehingga  tubuh dapat membakar lebih banyak kalori usai latihan. CDC menyarankan agar Anda berlatih beban sebanyak dua kali dalam seminggu ketika jeda latihan kardio. Sama prinsipnya dengan latihan kardio, beban latihan Anda juga tidak boleh melebihi kemampuan. Hindari berlatih beban dalam dua hari berturut-turut karena otot perlu istirahat setidaknya selama 24 jam setelah latihan pertama. Jika terpaksa berlatih beban selama dua hari berturut-turut, pilih jenis latihan yang berbeda di setiap sesinya. Misalnya, hari ini Anda melatih otot-otot bagian atas dan besok melatih otot-otot bagian bawah.

Jika Anda memiliki kondisi medis tertentu, minta persetujuan dokter sebelum membuat rencana latihan. Atau, berlatihlah dengan pelatih fitnes pribadi (personal trainer). Personal trainer yang baik dapat memahami kondisi kesehatan kliennya dan membuatkan rencana latihan yang tidak menyakiti tetapi justru meningkatkan level kesehatan Anda. 


Selalu mulai dengan porsi moderat dan dengan perlahan. Tingkatkan porsi dan intensitas secara bertahap ketika tubuh Anda sudah siap untuk itu. Tidak mengapa jika hari ini Anda hanya sanggup berlatih selama 10 menit sebelum mencapai target 30 menit perhari yang dianjurkan. Tingkatkan kemampuan fisik di luar jam latihan dengan memperbanyak jalan kaki, naik tangga, mencuci kendaraan sendiri, bebenah rumah dan aktivitas fisik lainnya.

Jika Anda terlalu malas untuk memulai, cobalah untuk mencari jenis latihan outdoor seperti bersepeda, hiking, dan ski air atau olahraga kompetisi seperti badminton, sepakbola, futsal, dan tenis. Latihan outdoor dan kompetisi lebih banyak disukai karena tidak membosankan dan ada tantangan di dalamnya. 


Sebagai penyemangat, ajaklah teman atau saudara untuk berlatih bersama.  “Orang yang berlatih bersama atau dalam tim cenderung lebih sukses dalam mencapai target latihan ketimbang yang berolahraga sendiri,” kata Pate. (LT)

Ditinjau oleh: dr. Deffy


]]>
Fri, 20 Jan 2017 12:00:43 +0700Fitness & Exercise
6 Alasan Mengapa Olahraga Amat Penting! http://meetdoctor.com/article/6-alasan-mengapa-olahraga-amat-penting http://meetdoctor.com/article/6-alasan-mengapa-olahraga-amat-penting Zaman sudah modern dan Anda masih enggan berolahraga? Come on! Mungkin Anda bertanya-tanya, apa hubungannya antara modernitas dengan olah fisik?  Jawabannya, tokoh-tokoh modern di berbagai bidang (bahkan termasuk tokoh-tokoh purba), mensyaratkan kebugaran tubuh sebagai salah satu aset pendukung karier mereka. Mulai dari aktor dan aktris hingga Presiden negara adidaya.

Presiden Barrack Obama dan istrinya Michelle, rutin fitnes 45 menit setiap hari, enam kali dalam seminggu. Bill Gates, pencipta dan pemilik Microsoft, orang terkaya di dunia, melakukan treadmill minimal satu jam setiap hari. Mereka tahu, berolahraga itu penting dan banyak manfaatnya. Mereka tahu, puncak karier hanya bisa dicapai dengan tubuh dan pikiran yang sehat. 

Jika hal tersebut masih tidak bisa memotivasi Anda untuk berolahraga, semoga enam alasan di bawah ini bisa membuat Anda bergerak segera. 

#1  Mencegah terkena penyakit
Tubuh manusia memang dirancang untuk bergerak. Tubuh membutuhkan olahraga. Berolahraga yang biasa penting bagi kebugaran tubuh dan kesehatan yang baik. Berolahraga rutin akan mengurangi risiko terkena penyakit jantung, kanker, tekanan darah tinggi, diabetes, dan penyakit-penyakit lain. Hal tersebut juga berpengaruh terhadap penampilan Anda dan menunda proses penuaan. 

#2 Menambah stamina
Ketika berolahraga, tubuh memanfaatkan energi untuk dapat bertahan lama. Latihan aerobik melibatkan gerakan fisik yang terus menerus dan berirama seperti berjalan atau bersepeda. Latihan aerobik menambah stamina tubuh dengan melatih tubuh menjadi lebih efisien dan menggunakan energi yang lebih sedikit untuk tugas dalam jumlah yang sama. Seraya tingkat kondisi Anda bertambah, detak jantung dan pernapasan kembali ke level istirahat lebih cepat dari aktivitas yang berat.

#3 Menguatkan dan Menyehatkan
Latihan dengan beban dan latihan resistensi akan mengembangkan otot, tulang, dan ligament untuk menambah kekuatan dan ketahanan. Postur tubuh  Anda pun membaik dan otot menjadi lebih terbentuk dan menyehatkan. Artinya, Anda bukan hanya merasa lebih baik, tetapi juga terlihat lebih baik. 

#4 Meningkatkan fleksibelitas
Latihan peregangan juga bagus untuk postur tubuh Anda. Peregangan membantu tubuh lentur, sehingga Anda dapat membungkuk, melipat, menjangkau, dan berputar. Meningkatkan fleksibilitas melalui latuhan-latihan juga mengurangi risiko tubuh mengalami cidera dan meningkatkan keseimbangan serta koordinasi. Jika Anda memiliki area di tubuh yang terasa keras dan tegang seperti punggung atas atau leher, melakukan beberapa gerakan peregangan  akan membantu melemaskan otot-otot yang kaku, membantu Anda merasa lebih santai. 


#5 Mengontrol berat badan
Latihan atau berolahraga juga adalah kunci untuk mengontrol berat badan karena akan membakar kalori. Jika Anda membakar lebih banyak kalori daripada yang Anda masukkan ke dalam tubuh, maka berat badan Anda akan berkurang. It's as simple as that.

#6 Meningkatkan kualitas hidup
Begitu Anda mulai berolahraga secara rutin, Anda akan menemukan lebih banyak alasan mengapa berolahraga amatlah penting untuk memperbaiki kualitas hidup Anda. Berolahraga mengurangi stres, meningkatkan mood, dan membantu Anda menikmati tidur yang lebih nyenyak. Hal tersebut juga membuat Anda terlihat dan merasa lebih muda sepanjang hidup Anda. 


“Yang perlu Anda ingat adalah keuntungan dari program olahraga apa pun akan berkurang jika terlalu sering terganggu. Berolahraga dengan model ‘stop-mulai’  itu bukan hanya tidak efektif, tetapi juga bisa menyebabkan Anda terluka atau mengalami cidera. Melakukannya dengan konsisten, menjadi faktor yang paling penting untuk mencapai tujuan yang Anda inginkan,” jelas Armand Tecco, pendiri HealthEase, Inc. Banyak orang breasumsi lebih banyak, lebih baik. Namun itu pendapat yang keliru. Berolahraga terlalu banyak, terlalu cepat, atau sangat intens setiap hari akan menyebabkan efek yang mengganggu seperti otot/ tendon yang tegang. (LT)

Ditinjau oleh: dr. Nina Amelia Gunawan


]]>
Fri, 20 Jan 2017 10:34:51 +0700Fitness & Exercise
Pilihan Olahraga Yang Tepat Saat Menstruasi http://meetdoctor.com/article/pilihan-olahraga-yang-tepat-saat-menstruasi http://meetdoctor.com/article/pilihan-olahraga-yang-tepat-saat-menstruasi Otot-otot sakit, lelah, mudah mengantuk, perut kram adalah derita bulanan para wanita. Dengan kondisi seperti itu, banyak wanita yang memilih untuk absen olahraga. Mereka tidak tahu bahwa justru dengan berolahraga, gejala-gejala tidak nyaman tersebut bisa hilang berganti dengan perasaan semangat dan tubuh yang lebih tahan lelah. Yang penting, pilihlah jenis olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh saat menstruasi. Berikut ini beberapa pilihan latihan yang secara ilmiah cocok untuk wanita yang sedang datang bulan.

1. Kardio
Jalan, berlari, mesin elliptical trainer, sepeda statis dan jenis-jenis lain kardio mampu menaikkan kadar hormon endorfin sehingga rasa sakit akibat kontraksi rahim akan berkurang, jelas Amanda Young, instruktur fitnes dan pelatih kebugara bersertifikat di New York City. Selain itu, endorfin juga dapat membantu meringankan sakit kepala dan kram. Ketika melakukan olahraga kardio, aliran darah meningkat termasuk ke area yang sakit, inilah yang meredakan rasa tak nyaman tersebut, kata Mary Rosser, MD, spesialis kebidanan dan kandungan di Montefiore Medical Center, Larchmont, NY.

2. HIIT
High intensity interval training atau latihan interval intensitas tinggi terbukti lebih efektif melenyapkan lemak saat Anda menstruasi ketimbang di saat-saat lain dalam hidup Anda, demikian penjelasan dari Stacy Sims, PhD, ahli fisiologis olahraga di  USA Cycling Women's Track Endurance Program dan pendiri Osmo Nutrition. Ketika PMS, kadar estrogen dan progesteron turun, memungkinkan tubuh lebih mudah mengakses karbohidrat atau glikogen. Dengan kata lain, kalori akan lebih mudah terbakar saat Anda melakukan HIIT ketika periode datang bulan. 

3. Berdansa
Berdansa adalah cara membakar kalori yang menyenangkan. Plus, membuat mood Anda yang berantakan saat periode datang bulan, membaik. Satu jam berdansa Zumba misalnya, dapat membakar hingga 600 kalori. 


4. Strength training
Strength training atau latihan kekuatan mampu lebih mudah dilakukan ketika Anda sedang datang bulan karena di saat itulah hormon khas wanita yakni hormon estrogen turun dengan drastis, kata Amanda Young. Tapi ingat, berlatihlah sesuai kemampuan. Beban yang terlalu berat dapat menekan otot-otot di area perut dan membuat kram Anda bertambah parah. 

5. Peregangan
Peregangan membantu merilekskan otot dan mengurangi kram. Duduk atau berbaringlah, kemudian bawa kedua lutut ke arah dada. Jangan lupa untuk bernapas lewat perut agar otot yang kram menjadi rileks dan bagian tengah tubuh terasa hangat. Luruskan kaki ke posisi awal dan ulangi gerakan peregangan ini sebanyak 20-30 kali. 


6. Berenang
Dinginnya air akan membantu Anda merasa lebih rileks sekaligus membakar kelebihan lemak. Renang juga mampu memperlancar alirahn darah di seluruh  tubuh. Namun jika kram dan nyeri saat PMS yang Anda rasakan sangat parah, lebih baik tidak berenang. Beristirahatlah di rumah sampai nyeri mereda sebelum melakukan sesi latihan lagi. (LT)

Ditinjau oleh: Deffy Laksani Anggar Sari

 


]]>
Fri, 20 Jan 2017 10:50:41 +0700Fitness & Exercise
Olahraga di Malam Hari Bisa Menekan Nafsu Makan http://meetdoctor.com/article/olahraga-di-malam-hari-bisa-menekan-nafsu-makan http://meetdoctor.com/article/olahraga-di-malam-hari-bisa-menekan-nafsu-makan Bagi Anda yang memiliki kesibukan di pagi hari sehingga tidak memungkinkan untuk berolahraga, Anda bisa melakukan olahraga di malam hari. Kontradiktif dengan anggapan yang mengatakan bahwa berkeringat di malam hari justru dapat menyebabkan terjadinya berbagai macam penyakit, berolahraga malam hari adalah hal yang tepat dilakukan untuk mengimbangi gaya hidup yang sibuk tanpa aktivitas fisik.

Berolahraga di malam hari sama menyehatkannya dengan aktivitas fisik yang dilakukan di pagi ataupun sore hari, karena sama-sama memberikan manfaat pembakaran kalori serta melatih kekuatan serta ketahanan tubuh. Sebuah penelitian yang diterbitkan di dalam jurnal Medicine & Science in Sports & Exercise menyatakan, bahwa berjalan kaki di malam hari selama 45 menit membuat para wanita memiliki ketahanan dan kontrol yang baik terhadap selera makannya daripada pada wanita yang tidak berjalan sama sekali. 

Sebuah penelitian yang dilakukan di Universitas Harvard menyatakan penyebab kita terjaga di malam hari ada hubungannya dengan perubahan tekanan darah. Menurut penelitian ini, tekanan darah makin tinggi pada pukul 9 malam. Hal ini menjelaskan terjadinya insomnia pada beberapa orang.


Pada saat tekanan darah sedang mengalami peningkatan inilah, aktivitas fisik di malam hari dapat dilakukan dengan hasil terbakarnya lebih banyak kalori. Dengan terbakarnya lebih banyak kalori, maka dimungkinkan terjadi peningkatan stamina secara fisik dan kemampuan fisik secara menyeluruh. Dan bonusnya adalah penurunan berat badan. 

Tambahan lagi, jika berolahraga yang dilakukan adalah seperti kardio, yang juga meningkatkan tekanan darah, maka sirkulasi darah dan oksigen juga akan semakin lancar. Adanya peningkatan ritme sirkadian di malam hari juga memungkinkan adanya usaha yang minimal untuk berolahraga di pagi hari. 


Meski demikian, jika Anda memiliki waktu berolahraga di pagi hari, maka efek berolahraga di pagi hari juga dapat diperoleh untuk memperlancar metabolisme tubuh di siang hari dengan efek penurunan berat badan dan kesehatan yang sama dengan di malam hari. Jam berapapun berolahraga dilakukan, maka efek positif yang diperoleh akan sama, selama tetap rutin dilakukan. (PA)

Ditinjau oleh: dr. Rahajeng A.P


]]>
Fri, 20 Jan 2017 14:03:26 +0700Fitness & Exercise
Makanan Penunjang Olahraga http://meetdoctor.com/article/makanan-penunjang-olahraga http://meetdoctor.com/article/makanan-penunjang-olahraga Berolahraga dan melakukan berbagai kegiatan tentunya menuntut Anda untuk mengeluarkan energi ekstra. Apalagi saat Anda akan melakukan latihan fisik yang cenderung berat dan menguras tenaga, Anda tidak dapat melakukannya tanpa tambahan tenaga dari makanan atau minuman. Perut kosong tidak akan membantu Anda menjalani latihan fisik secara lebih maksimal dan efektif. 

Jika Anda sudah memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan sehat dan memperoleh kalori yang cukup (dalam artian tidak lebih dan tidak kurang), sepanjang hari untuk mendukung ragam kegiatan, maka Anda tidak perlu tambahan asupan nutrisi sebelum olahraga. Namun, jika Anda sudah pernah menjalani olahraga terkait dan ternyata energi Anda dirasa kurang, maka Anda perlu menambahnya dengan makan dan minum kudapan ringan yang bisa menambah energi untuk berolahraga. 

Anda perlu memilih makanan yang dapat membantu Anda memperoleh energi yang Anda butuhkan. Pastikan juga Anda cukup memperoleh asupan air sebelum mulai berolahraga. Minumlah setidaknya 3 gelas air putih, 1 hingga 2 jam sebelum Anda mulai berolahraga. Hal ini akan membantu memastikan tubuh Anda tidak mengalami dehidrasi saat berolahraga, dari awal hingga selesai. 

Berikut ini beberapa camilan atau makanan ringan rendah lemak yang dianjurkan untuk dikonsumsi sebelum berolahraga. Rata-rata camilan ini mengandung 100 hingga 300 kalori yang siap memberikan energi serta menyediakan manfaat kombinasi protein dan karbohidrat kompleks. 

1.Campuran oatmeal atau bubur gandum dengan taburan bubuk kayu manis dan buah-buahan beri kering atau cranberi. 

2.Roti panggang gandum utuh dan pisang yang diris-iris. 

3.Minuman berupa smoothies atau campuran jus susu dengan buah. Kali ini, gantikan susu dengan untuk nutrisi yang lebih menyehatkan dan penuh diserap tubuh.

4.Yogurt atau susu low fat atau rendah lemak dan campuran buah-buah beri seperti bluberi, stroberi maupun beri hitam.


5.Sayuran mentah, tanpa olahan maupun bumbu apapun yang dicelupkan ke dalam hummus (saus yang terbuat dari sayuran), krim lezat yang bertekstur pekat dan mengenyangkan.

6.Biskuit asin renyah dengan 1 ons keju rendah lemak. Oleskan kejunya pada biskuit kraker asin untuk tambahan rasa alami yang sehat dan berenergi.

7.Keju  dan irisan daging buah apel atau pisang untuk dicampur secara bersama-sama dan dinikmati sebelum berolahraga.

8.Camilan yang dikenal dengan nama trail mix, yang terdiri dari campuran kacang dan buah-buahan yang sudah dikeringkan. 

Berbagai camilan ini secara seimbang mengandung karbohidrat penambah energi serta protein yang berfungsi sebagai bahan bakar pembentuk otot selama berolahraga.


Selain berbagai makanan yang sudah dianjurkan tersebut, terdapat pula beberapa jenis makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi sesaat sebelum berolahraga maupun beraktivitas fisik. Beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari sebelum berolahraga biasanya merupakan jenis makanan yang kaya lemak atau serat, yang dapat membuat perut merasa tidak nyaman. Selain itu, makanan kaya lemak maupun serat ini juga dapat memperlambat penghantaran energi yang sangat dibutuhkan saat berolahraga. Akibatnya, Anda yang hendak berolahraga malah bergerak lebih lamban dan tidak dapat secara maksimal menambah intensitas latihan fisik. (PA)

Ditinjau oleh: dr. Aria Wibowo


]]>
Fri, 20 Jan 2017 15:30:58 +0700Fitness & Exercise
Olahraga Untuk Si Napas Pendek http://meetdoctor.com/article/olahraga-untuk-si-napas-pendek http://meetdoctor.com/article/olahraga-untuk-si-napas-pendek Olahraga tak perlu diragukan lagi manfaatnya bagi kesehatan. Semua orang disarankan untuk berolahraga, tak terkecuali Anda yang memiliki napas pendek. Napas pendek umumnya dialami oleh mereka yang menderita gangguan pernapasan kronis (COPD atau Chronic obstructive pulmonary disease) seperti asma. Kondisi ini memang menyulitkan ketika Anda berolahraga. Namun, jika tidak berolahraga, otot jadi lemah dan itu artinya semakin banyak oksigen yang Anda butuhkan ketika melakukan kegiatan rutin sehari-hari seperti memasak atau berbelanja. Karena itu, dokter tetap menganjurkan orang dengan napas pendek untuk tetap berolahraga. Ketika otot-otot Anda kuat, bernapas menjadi lebih mudah. Yang penting, pilihlah jenis latihan fisik yang tidak menyulitkan napas Anda seperti:

Jalan kaki
Jalan kaki adalah pilihan yang paling tepat terutama untuk Anda yang baru mulai latihan. Jalan kaki bisa dilakukan di mana saja, di seputaran rumah, pusat perbelanjaan, di gym dan lain sebagainya. Tingkatkan durasi atau jaraknya misal 30 detik atau 10 meter setiap hari. Jangan  pikirkan dulu tentang kecepatan. Jalan santai asal konsisten tetap akan bermanfaat untuk kesehatan Anda.

Bersepeda
Berlatih dengan sepeda statis sangat baik untuk orang bernapas pendek. Anda bisa melakukannya di rumah sambil menonton TV atau di gym dengan pengawasan personal trainer. Jelaskan kepada pelatih mengenai kondisi kesehatan Anda agar dia bisa menyesuaikan latihan sesuai dengan kemampuan napas Anda. Begitu kemampuan Anda bertambah, ubah pengaturan sepeda statis menjadi lebih berat atau mendaki. Jangan lupa beristirahat untuk mengambil napas saat tubuh Anda memerlukannya.

Angkat beban
Tentu berat bebannya harus disesuaikan dengan kemampuan.  Botol minuman yang diisi air biasanya cocok untuk pemula. Pegang botol dengan satu tangan, julurkan tangan lurus ke depan sejajar bahu. Tarik napas, tarik tangan ke arah dada. Kembali ke posisi semula sambil mengembuskan napas. Lakukan bergantian dengan tangan yang satunya lagi. Ulangi 10-15 kali.

Berjinjit
Berjinjit nampak sebagai aktivitas yang sangat sederhana. Tapi jika dilakukan rutin akan membuat Anda dapat berjalan lebih lama dan lebih jauh. Berdiri di belakang kursi atau meja dengan kaki dibuka selebar bahu. Berpegangan pada kursi atau meja, tubuh harus dijaga tegak. Berjinjitlah sambil menarik napas perlahan. Tahan selama beberapa detik lalu kembali ke posisi awal sambil mengembuskan napas. Ulangi sebanyak 10-15 kali.

Panjangkan kaki Anda
Untuk memperkuat otot paha, duduk di bangku yang ada sandarannya. Tarik napas. Hembuskan napas perlahan sambil menjulurkan kaki ke depan sepanjang mungkin hingga otot kaki Anda terasa tertarik. Lakukan bergantian dengan kaki yang lain. Ulangi 10-15 kali.

Latihan diafragma
Diafragma dan paru-paru yang kuat adalah kunci napas yang sehat. Berbaring telentang dengan lutut ditekuk atau duduk di kursi yang nyaman. Letakkan tangan kanan di dada dan tangan kiri di bawah diafragma atau sebaliknya. Tarik napas perlahan lewat hidung hingga perut naik ke atas, rasakan naiknya perut dengan tangan yang ada di bawah diafragma. Embuskan napas lewat bibir yang dikerucutkan sambil mengencangkan otot perut. Lakukan selama 5-10 menit tiga atau empat kali sehari.


Tai Chi
Gerakan Tai Chi yang mengalir lembut namun bertenaga sambil mengatur napas sangat cocok untuk orang dengan COPD. Berlatih Tai chi dengan teratur akan membuat Anda bernapas lebih mudah, menguatkan otot, membantu Anda rileks dan menghilangkan kecemasan. 

Jangan lupa peregangan
Lakukan peregangan sebelum dan sesudah sesi latihan. Berdiri sambil julurkan tangan ke depan setinggi bahu memegang dinding. Mundur ke belakang (kedua telapak tangan tetap menempel di dinding) lalu tekuk salah satu lutut. Tahan selama 10-30 detik. Lakukan bergantian dengan kaki yang lain. Ulangi tiga sampai lima kali untuk tiap kaki


Target latihan Anda adalah 20-30 menit persesi latihan, setidaknya tiga kali seminggu. Berhenti berlatih ketika napas menjadi lebih berat, batuk-batuk, detak jantung jadi tak beraturan atau lebih cepat dari biasanya. Jika setelah istirahat kondisi Anda tidak membaik, segera telepon dokter. (LT)

Ditinjau oleh: dr. Deffy Laksani Anggar Sari


]]>
Fri, 20 Jan 2017 11:11:26 +0700Fitness & Exercise
Waktu Terbaik untuk Berolahraga http://meetdoctor.com/article/waktu-terbaik-untuk-berolahraga http://meetdoctor.com/article/waktu-terbaik-untuk-berolahraga Sebagai orang suka dan bisa bangun pagi, kemudian langsung bergegas olahraga. Sebagian lagi, tak terbiasa bangun pagi sehingga tidak bisa berolahraga tepat saat matahari terbit.

 "Waktu terbaik untuk berolahraga tergantung pada saat Anda memiliki energi dan motivasi yang paling besar," kata Jacque Crockford, spesialis edukasi dan fisiologis ACE Fitness. Ada plus dan minus terkait dengan berolahraga di waktu pagi, siang atau sore hari.

Pagi
Keuntungannya: Biasanya, suasana gym di waktu pagi belum terlalu ramai. Plus, penelitian menunjukkan bahwa olahraga pagi dapat mengekang nafsu makan.  Satu studi yang diterbitkan dalam Medicine & Science in Sports & Exercise menemukan bahwa setelah 45 menit latihan pagi dengan intensitas moderat, relawan merasakan nafsu makannya berkurang dibandingkan dengan relawan yang latihan bukan di pagi hari.
Kelemahan: Setelah bangun pagi, suhu tubuh Anda akan turun, mambuat tubuh menjadi lebih kaku dan kurang fleksibel. Jika Anda tidak terbiasa olahraga pagi, kemudian mencoba berlatih segera setelah bangun tidur, mungkin Anda akan merasa atau bahkan cedera.

Siang
Keuntungannya: Tidak seperti olahraga di malam hari, pada waktu siang Anda mungkin masih punya cukup energi untuk berlatih secara maksimal. 
Kelemahan: Waktu Anda lebih sempit karena waktu istirahat siang biasanya hanya satu jam. Terkadang, ada orang yang terpaksa melewatkan jadwal makan siang karena lebih memilih ke gym. Ini bukan sesuatu yang baik. Berlatih dengan perut kosong berarti Anda tidak akan memiliki cukup bahan bakar untuk berolahraga dengan maksimal. "Nutrisi adalah kunci untuk latihan yang optimal," jelas Crockford. Tapi, makan terlalu banyak juga dapat membuat kadar gula darah turun dengan cepat sehinga  menghambat kinerja Anda.
Makan siang dengan menu ayam panggang dan sayuran kukus 60 menit sebelum latihan adalah hal yang ideal. Jika ini tidak memungkinkan, Anda bisa makan sesuatu yang lebih praktis yakni selai kacang dengan roti gandum dan pisang. 

Malam
Keuntungannya: Saat malam, suhu tubuh Anda sedang berada pada puncaknya. Ini berarti, elastisitas tubuh sedang dalam kondisi yang maksimal. Penelitian yang diterbitkan dalam Chronobiology Internasional menemukan, tubuh memroduksi beberapa jenis testosteron ketika malam menjelang. Kehadiran testoteron membuat Anda merasa lebih kuat dan bersemangat.
Kelemahan: Beberapa orang mengalami kesulitan tidur setelah menjalami sesi latihan malam. Ini karena latihan mendorong tubuh memroduksi adrenalin lebih banyak. memompa melalui tubuh mereka setelah itu, kata Crockford. Crockford merekomendasikan Anda berlatih maksimal pada pukul 17.30 untuk mencegah gangguan tidur.


Ditinjau oleh: dr. Jezy Reisya


]]>
Wed, 11 Jan 2017 11:48:51 +0700Fitness & Exercise