x
Meetdoctor Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriyah
Layanan Meetdoctor libur sementara mulai tanggal 26 Juli 2014, hingga 3 Agustus 2014.

Cardiomegaly

adalah kondisi membesarnya jantung. Cardiomegaly bukanlah suatu penyakit, tapi kondisi sementara yang diakibatkan oleh hal lain. Karena bukan penyakit, kondisi pembesaran jantung ini dapat diatasi dengan penanganan yang tepat.


Symptoms

Cardiomegaly menunjukkan gejala berikut:

  • Kesulitan bernapas
     
  • Napas pendek
     
  • Pusing
     
  • Kelainan ritme jantung (aritmia)
     
  • Pembengkakan (edema) pada beberapa bagian tubuh
     
  • Batuk-batuk
     
  • Nyeri dada.

Gejala-gejala ini bervariasi pada tiap penderitanya. Sebagian mengalami gejala tersebut, sebagian lagi tidak. Intensitas dan frekuensinya pun berbeda-beda. 


Causes

Cardiomegaly disebabkan oleh keadaan yang memaksa jantung bekerja lebih keras. Biasanya karena ada gangguan tertentu pada jantung atau sistem peredaran darah. Keadaan-keadaan tersebut seperti:

  • Tekanan darah tinggi
     
  • Penyakit katup jantung yang diderita
     
  • Penyakit otot jantung atau cardiomyopathy yang diderita
     
  • Pernah mengalami serangan jantung
     
  • Memiliki penyakit jantung turunan
     
  • Kelainan ritme jantung atau aritmia
     
  • Pulmonary hypertension (tekanan darah tinggi pada pembuluh darah yang menghubungkan jantung dan paru-paru)
     
  • Anemia
     
  • Kelainan pada kelenjar tiroid
     
  • Tubuh kelebihan zat besi atau hemochromatosis
     
  • Kelainan lain yang memengaruhi jantung.

Risk Factor

Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko cardiomegaly, yaitu:

  • Tekanan darah tinggi
     
  • Riwayat cardiomegaly ataupun cardiomyopathy di keluarga
     
  • Memiliki penyakit jantung koroner
     
  • Memiliki penyakit jantung turunan
     
  • Memiliki penyakit atau kelainan pada katup jantung
     
  • Pernah mengalami serangan jantung

Complications

Cardiomegaly atau pembesaran jantung ini bisa memicu gagal jantung, pembekuan atau penggumpalan darah, heart murmur, dan henti jantung (cardiac arrest). Jika tidak ditangani dengan benar, dapat berujung pada kematian. 


Diagnosis

Untuk mendiagnosis cardiomegaly, dokter akan melakukan beberapa tes. Tes tersebut meliputi pemeriksaan fisik, rontgen, electrocardiogram (ECG/EKG), echocardiogram, tes tingkat stres jantung, CT scan atau MRI, tes darah, serta kateterisasi jantung dan biopsi.

  


Treatment

Penanganan cardiomegaly difokuskan pada mengobati penyebab membesarnya jantung. Cardiomegaly dapat diatasi dengan pemberian obat maupun operasi.

Obat-obatan yang diberikan biasanya berupa obat pencegah pembekuan atau penggumpalan darah, serta obat untuk mengatasi tekanan darah tinggi.

Tapi, jika obat-obatan yang dikonsumsi tidak berhasil, maka akan dilakukan operasi. Operasi pun bergantung penyebab pembesaran jantung. Kalau disebabkan oleh penyakit pada katup jantung, maka bagian katup jantung lah yang dioperasi. Kalau penyebabnya penyakit jantung koroner, maka disarankan dilakukan operasi bypass jantung.

Jika kondisinya sangat parah, dokter bisa saja merekomendasikan dilakukan transplantasi jantung. 


Prevention

Cardiomegaly umumnya tidak dapat dicegah. Tapi, risiko terjadinya bisa dikurangi. Caranya dengan menghindari konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang, mengonsumsi vitamin dan mineral yang cukup, mengontrol tekanan darah, mengonsumsi makanan sehat, dan berolahraga teratur.

Selain itu, selalu jaga kadar kolesterol dan gula darah tubuh, berhenti merokok, serta tidur yang cukup. Dengan begitu risiko serangan jantung, yang dapat memicu cardiomegaly, dapat dikurangi.

  

in partnership with