Profile
All Topic

Pusat Informasi Kesehatan Seksual

Tentang Kesehatan Seksual

Kesehatan seksual tidak hanya melulu soal problem reproduksi pria dan wanita, tetapi juga meliputi seluruh aspek secara holistik baik fisik, mental, maupun psikologis. Disfungsi seksual adalah ketidakmampuan untuk menikmati secara penuh hubungan seks. Secara khusus, disfungsi seksual adalah gangguan yang terjadi pada salah satu atau lebih dari keseluruhan siklus respons seksual yang normal. Sehingga disfungsi seksual dapat terjadi apabila ada gangguan dari salah satu saja siklus respon seksual. Disfungsi seksual dapat disebabkan oleh faktor fisik atau psikis.

Gejala

DSM IV mengelompokkan disfungsi seksual dalam katagori sebagai berikut :

  • Gangguan Hasrat Seksual ( Sexual Desire Disorder ) Orang dengan gangguan hasrat seksual hipoaktif, kurang atau tidak memiliki hasrat seksual. Hal ini biasanya kurang adanya fantasi seksual.
  • Gangguan Rangsangan Seksual ( Sexual Arousal Disorder ) Wanita yang memiliki kesulitan untuk terangsang secara seksual dan pria dengan masalah ereksi.
  • Gangguan Orgasme ( Orgasm Disorder ) Disfungsi orgasme adalah terhambatnya atau tidak tercapainya orgasme yang bersifat persisten atau berulang setelah memasuki fase rangsangan (excitement phase) selama melakukan aktivitas seksual.
  • Gangguan Sakit / Nyeri Seksual ( Sexual Pain Disorder) Dispareunia berarti hubungan seksual yang menimbulkan rasa sakit pada kelamin atau sekitar kelamin. Vaginismus adalah spasme pada otot-otot di pertiga luar vagina, yang terjadi diluar kehendak, yang mengganggu hubungan seksual, dan keadaan ini berulang kali terjadi.

Penyebab

Pada dasarnya disfungsi seksual dapat terjadi baik pada pria ataupun wanita, penyebab disfungsi seksual dapat dibagi menjadi dua kelompok, yaitu:

  • Faktor fisik Gangguan organik atau fisik dapat terjadi pada organ tertentu atau fisik secara umum. Bagian tubuh yang sedang terganggu dapat menyebabkan disfungsi seksual dalam berbagai tingkat. Gangguan vaskuler pembuluh darah, penyakit sistemik seperti diabetes melitus atau hipertensi (HTN), gangguan neurologis, gangguan hormonal atau faktor lain seperti merokok, alkohol, dan obesitas dapat berperan dalam gangguan seksual.
  • Faktor psikis Faktor psikoseksual ialah semua faktor kejiwaan yang terganggu dalam diri penderita. Gangguan ini mencakup gangguan jiwa misalnya depresi, anxietas(kecemasan) yang menyebabkan disfungsi seksual.

Faktor Resiko

Faktor resiko antara lain:

  • Usia
  • Penyakit sistemik atau kronis seperti hipertensi dan diabetes
  • faktor psikologis, antara lain foreplay yang tidak efektif, depresi, self-esteem yang kurang, pelecehan seksual, stres, dan rasa takut hamil.

Komplikasi Akibat

Disfungsi seksual baik yang terjadi pada pria ataupun wanita dapat dapat mengganggu keharmonisan kehidupan seksual dan kualitas hidup.

Diagnosa

Pada kenyataannya tidak mudah untuk mendiagnosa masalah disfungsi seksual. Diantara yang paling sering terjadi adalah pasien tidak dapat mengutarakan masalahnya semua kepada dokter, serta perbedaan persepsi antara pasien dan dokter terhadap apa yang diceritakan pasien. Banyak pasien dengan disfungsi seksual membutuhkan konseling seksual dan terapi, tetapi hanya sedikit yang peduli. Oleh karena masalah disfungsi seksual melibatkan kedua belah pihak yaitu pria dan wanita, maka perlu dilakukan dual sex theraphy. Baik itu dilakukan sendiri oleh seorang dokter ataupun dua orang dokter dengan wawancara keluhan terpisah. Selain wawancara medis akan dilakukan pemeriksaan fisis serta pemeriksaan penunjang (bila diperlukan).

Pengobatan

Prinsip penanganan dari disfungsi seksual pada pria dan wanita adalah sebagai berikut :

  • Membuat diagnosa dari disfungsi seksual
  • Mencari penyebab dari disfungsi seksual tersebut
  • Pengobatan sesuai dengan etiologi disfungsi seksual
  • Pengobatan untuk memulihkan fungsi seksual, yang terdiri dari pengobatan non bedah (konseling seksual dan sex theraphy, obat-obatan, alat bantu seks, serta pelatihan jasmani) dan pengobatan bedah bila diperlukan.

Pencegahan

Untuk mencegah terjadinya disfungsi seksual, Anda dapat menerapkan beberapa hal berikut :

  • Diet seimbang, tinggi serta dan kacang-kacangan
  • Olahraga teratur
  • Jaga bobot ideal tubuh
  • Hindari seks yang beresiko
  • Kelola stress dengan baik
  • Menjaga komunikasi yang baik dengan pasangan Anda.
  • Untuk menghindari rasa sakit yang terkait dengan kekeringan vagina, wanita dapat menggunakan pelumas atau Memperpanjang waktu stimulasi (foreplay) keinginan sebelum penetrasi membantu meningkatkan lubrikasi (cairan dari vagina) alami dari vagina dan meningkatkan rangsangan seksual.

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

  • Apakah Onani Bagus Bagi Kesehatan??

    Selamat pagi, dok. Apakah onani itu bagus, dok? Apa ada dampak negatifnya kalau onani tiap hari?? Bahkan kadang 2-3 kali sehari? Soalnya teman aku cerita tentang pasangannya yang suka seperti ini. Mohon penjelasannya, dok.

    Detail Answer
  • Apakah Oral Seks Baik?

    Dok, saya ada pertanyaan, apakah oral seks baik dilakukan? Adakah bahayanya oral seks itu?? Mohon penjelasannya, dok.

    Detail Answer
  • Apakah Masih Dikatakan Perawan??

    Hai, dok.. Saya mau tanya, dok. Apakah wanita yang suka bahkan sering masturbasi dengan menggesek-gesek pada guling, masih dikatakan single?? Apakah hal itu masih disebut perawan?? Mohon penjelasannya, dok.. Terima kasih

    Detail Answer
  • Hyperseks

    Dear dokter. Saya mau tanya mengenai seseorang yang hypersex. Apakah seseorang yang punya kebiasaan itu, bisa tahan lama dalam berhubungan, dok?? Karena teman saya cerita hal ini mengenai pasangannya. Terima kasih sebelumnya

    Detail Answer
  • Apakah Berhubungan Intim Saat Terakhir Menstruasi Menyebabkan Kehamilan?

    Dok saya memiliki siklus menstruasi 30 hari. Jika saya berhubungan intim di hari terakhir saya mens apakah akan terjadi kehamilan?

    Detail Answer
  • Buang Air Kecil Sering

    Dok, ini saya kenapa, buang air kecilnya ? Kira kira 1 menit sakali dok, dan kencingnys cuma setetes dan panas dok, terus perut saya juga sakit dok, karena kencingnya panas.

    Detail Answer
  • Mengatasi Onani

    Siang, dok. Saat ini saya berumur 20 tahun dan belum pernah pacaran. Saya sudah tau onani sejak kecil dan sejak 5 SD juga melakukan itu (onani). Apakah kebiasaan ini bisa dihentikan, dok?? Tolong tipsnya agar saya dapat menghilangkan kebiasaan ini, dok. Terima kasih sebelumnya.

    Detail Answer
  • Penis Perih

    dok. sepupu saya penisnya perih. knp ya dok? trima kasih

    Detail Answer
  • Sekitar Vagina

    Ketika saya terangsang, area di sekitar vagina atas (mungkin clirotis) terasa nyeri dok, apakah itu berbahaya? Dan apakah bisa disembuhkan?

    Detail Answer
  • Kondom Dan HIV

    Siang, dok.. Saya mau bertanya, apakah kondom dapat bekerja maksimal dalam mencegah HIV?? Benarkah kondom merupakan metode dalam menangani HIV? Atau adakah terapi atau tindakan lainnya, dok?? Mohon penjelasannya, dok. Terima kasih

    Detail Answer

Community

Get the Newsletter! all about Kesehatan Seksual

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Kesehatan Seksual ?
Ask Doctor