Profile
Hamil

7 Sebab Anda Belum Hamil

7 Sebab Anda Belum Hamil

Bukan karena infertil tapi beberapa penyebab ini membuat Anda belum hamil

Memiliki keturunan menjadi dambaan setiap pasangan menikah. Namun, tidak semua pasangan mendapatkan kemudahan untuk memiliki momomgan. Ada yang harus menunggu bertahun-tahun untuk mendapatkannya. Banyak yang tidak menyadari, bahwa seringkali kesulitan mendapatkan keturunan bukan karena masalah besar, seperti Anda atau suami, infertil, melainkan karena faktor-faktor yang bisa diperbaiki. 

Kurang Nutrisi 

Salah satu perubahan penting yang bisa memperbesar kesempatan Anda memiliki keturunan bisa diawali dari piring makan Anda dan pasangan. Cobalah untuk memperbanyak makanan yang mengandung antioksidan, begitu kata Philip Werthman, M.D., direktur di the Center for Male Reproductive Medicine and Vasectomy Reversal di Los Angeles, California. Anda bisa mendapatkan antioksidan pada beberapa buah dan sayuran seperti kismis, bluberi, prunes, stroberi, anggur, ceri dan jeruk. Kurangi juga asupan kedelai karena pria yang mengonsumsi kedelai dalam jumlah tinggi, cenderung memiliki jumlah sperma lebih rendah daripada yang tidak. 

Melewatkan Masa Ovulasi

Dr. Brauer menjelaskan, Anda bisa mengetahui masa ovulasi Anda dengan menggunakan alat tes ovulasi. Saat ovulasi suhu tubuh wanita juga berubah, dan mood Anda sangat baik. “Jika Anda memiliki periode menstruasi yang teratur, cobalah untuk melakukan hubungan intim beberapa hari menjelang masa subur Anda. Misalnya, jika Anda memiliki siklus 28 hari dan berovulasi pada hari ke-14, lakukan hubungan intim pada hari ke-10, 12, dan 14. Jika Anda kesulitan melihat kapan Anda berovulasi, dokter kandungan dapat membantu Anda. 

Jarang Berhubungan Intim

Coba ingat-ingat lagi berapa kali Anda berhubungan intim dalam seminggu? Jika terhitung jarang, maka sangat wajar bila kehamilan belum juga menghampiri Anda. Banyak pasangan suami istri yang percaya bahwa mereka harus menyimpan sperma sampai hari subur istrinya tiba. Padahal seringkali kenyataannya tidak seperti itu. Sebaiknya, lakukan hubungan seksual tiga sampai enpat kali seminggu untuk meningkatkan kemungkinan kehamilan. 

Tida Menikmati Acara Bercinta

Beban emosional dan psikologis untuk melakukan hubungan intim di waktu yang tepat, menyebabkan banyak pasangan yang stres dan berujung pada perselisihan. Ketika Anda menganggap bahwa bercinta merupakan tugas bukan kesenangan, Anda telah menghambat kemungkinan Anda untuk mendapatkan momongan. Cobalah untuk lebih rileks dan menikmati setiap momen kebersamaan.

Stres

Stres berperan besar dalam respons regulasi hipotalamus, yang dapat memengaruhi ovulasi. Pasangan yang memiliki tingkat stres yang tinggi sering mengalami penurunan libido serhingga terjadi penurunan keintiman dan kemungkinan terjadi kehamilan. Beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menurunkan tingkat stres di antaranya meditasi, berolahraga, pijat dan tidur yang cukup serta menjaga pola makan yang sehat. 

Suami, Anda Sering Memangku Laptop

Suhu tinggi (di atas 37°C) dapat merusak sperma. Dr. Werthman menganjurkan untuk melindungi sperma Anda dari panas yang berbahaya dengan tidak memangku laptop dan hindari berendam di dalam bak mandi panas. Duduk dalam waktu yang lama seperti saat bekerja juga menaikkan suhu skrotum, kata Dr. Werthman. Karena itu hindari memangku laptopn dan bangunlah sesering mungkin dari kursi Anda. 

Merokok

Merokok dapat mengurangi kesempatan untuk hamil. Merokok menyebabkan masalah paru-paru, pernapasan, dan kardiovaskular kronis. Dan untuk reproduksi, tembakau dan kertas rokok yang terbakar menghasilkan produk buruk yang membahayakan sel telur dan meningkatkan risiko keguguran. Jika Anda dan pasangan merokok, cobalah untuk mengurangi rokok bila Anda ingin meningkatkan kemungkinan hamil. 

Kelebihan Berat Badan

Pada pasangan yang mencoba untuk hamil, kelebihan berat badan, dan terutama obesitas, dapat menyebabkan banyak masalah, seperti menstruasi yang tidak teratur, kurang atau jarang terjadi ovulasi, resistensi insulin, pra-diabetes, tekanan darah tinggi, infiltrasi lemak pada hati, hiperplasia lapisan rahim. Wanita gemuk juga memiliki risiko kehamilan yang lebih tinggi dan berisiko tinggi mengalami kematian bayi yang baru lahir. Solusinya, Anda harus menurunkan berat badan dengan pola makan yang seimbang, olahraga, dan hindari stres. 

Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf

Anda punya pertanyaan seputar Hamil ?
Ask Doctor
Banyak orang hanya menandai telat haid sebagai sebuah tanda atau ciri ciri hamil, padahal bukan hanya itu. Berikut 8 tanda untuk memastikannya. 8 Ciri-Ciri Orang Hamil Sakit tenggorokan bisa sangat mengganggu aktifitasmu jika tidak segera ditangani. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar cepat sembuh. Obat Sakit Tenggorokan