Profile
Kecantikan & Perawatan Kulit

Awas! Lip Balm Bisa Sebabkan Ketergantungan

 Awas! Lip Balm Bisa Sebabkan Ketergantungan

Tidak hanya obat, lip balm juga bisa bikin pemakainya ketergantungan

Sebuah survei yang diadakan majalah Marie Claire di AS menemukan bahwa setengah  pembaca mereka menyebutkan lip balm adalah produk perawatan penting yang wajib dibawa ke manapun. 

Lip balm bekerja dengan cara menyegel kelembapan agar tidak menguap. Secara teori, lip balm juga bertindak sebagai pelembap itu sendiri. Namun menurut Dr Joshua Zeichner, dermatolog yang berbasis di New York, "Bibir kita mampu memperbaiki diri dan mempertahankan hidrasi. Penggunaan lip balm yang terlalu sering mungkin lebih banyak bahayanya daripada manfaatnya.".

Lip balm diduga mengandung sifat adiktif, walau kenyataannya lip balm tidak benar-benar adiktif. Masalah utama terletak pada bahan pembuatnya, campuran exfoliant (yang menghilangkan kulit mati) dan emolien yang digunakan untuk melembutkan kulit, dari asam salisilat sampai kapur barus, fenol, dan mentol yang berguna untuk mendinginkan bibir namun juga bisa mengeringkan jika dipakai terlalu sering, kata Dr Zeichner.

Bahan-bahan di atas tidak bersifat adiktif. Sifat adiktif berasal dari penggunanya. Kecenderungan berpikir bahwa lip balm adalah kunci terpenting untuk penampilan yang baik dan jika tidak menggunakannya (walau hanya sekali saja) berarti dunia kiamat, itu salah satu sumbernya. Lalu, Anda mengoleskannya hingga 70 kali dalam sehari. Perilaku ini, menurut Joel Rose, direktur OCD Action, termasuk dalam golongan gangguan mental kompulsif. Sama seperti ada orang yang harus berbelas bahkan berpuluh-puluh kali memeriksa kunci pintu sebelum benar-benar bisa pergi meninggalkan rumah. 

Tentu, penggunaan lip balm setiap hari sangat dianjurkan. Terutama bagi mereka yang punya masalah bibir kering, pecah-pecah dan eksim bibir yang kebanyakan dapat diatasi dengan pengaplikasian pelembap bibir. Kita juga harus berhati-hati menggunakan kata 'kecanduan'  agar tidak salah kaprah menganggap orang yang setiap hari memakai lip balm sebagai orang dengan gangguan kompulsif. 

Apakah Anda salah satu dari orang-orang yang menerapkan pelembap bibir berbelas kali dalam sehari? Apakah bibir Anda masih terasa pecah-pecah? Apakah Anda terus menerapkannya meskipun ada bukti yang menunjukkan bahwa hal itu tidak membantu? Jika semua jawabannya ya, mungkin berarti Anda punya masalah dan perlu berkonsultasi lebih lanjut dengan psikolog sekaligus dokter kulit atau konsultan kecantikan bersertifikat untuk mendapat perspektif yang benar mengenai benda kesayangan Anda: lip balm. 

 

Ditinjau oleh: dr. Adnan Yusuf

 

Anda punya pertanyaan seputar Kecantikan & Perawatan Kulit ?
Ask Doctor
Diet sering dipilih untuk menurunkan berat badan, namun banyak juga yang masih membahayakan diri demi tubuh ideal. Ini cara diet sehat yang benar. Inilah Cara Diet Sehat Leukemia adalah penyakit yang menyerang sel darah dan sumsum tulang belakang. Saat ini belum diketahiui penyebabnya, namun kamu bisa tau gejalanya Gejala Leukemia yang Tidak Boleh Diabaikan