Profile
Jerawat

Bukan Cokelat, Ini yang Menyebabkan Jerawat

Bukan Cokelat, Ini yang Menyebabkan Jerawat

Jerawat bisa disebabkan oleh banyak hal termasuk perubahan hormon dan mengonsumsi pil kb

Jerawat, gangguan pada kulit yang hampir semua orang pernah memilikinya. Jerawat bukan hanya muncul di wajah namun bisa juga muncul di area tubuh lainnya seperti leher, bahu, dada dan punggung. 
 
Jerawat disebabkan karena produksi yang berlebihan dari kelenjar minyak (sebum) dan proses keratinisasi sel dalam folikel kulit yang meningkat menyebabkan tersumbatnya pori – pori kulit. Kondisi ini dapat memicu pertumbuhan berlebihan dari bakteri Propionibacterium Acnes yang sebenarnya merupakan flora normal di kulit, jumlahnya yang meningkat menimbulkan infeksi. Sumbatan pori – pori kulit ini dikenal sebagai komedo, yang dapat berwarna hitam atau putih. Jika komedo ini terinfeksi dan meradang, dapat menimbulkan bintil berisi nanah sampai jerawat batu.
 
Faktor – faktor lain yang memicu timbulnya jerawat seperti : perubahan hormonal yang dialami saat menstruasi, hamil, mengonsumsi pil Kb, stres, sedang menjalani terapi hormonal. Memakai kosmetik atau produk kulit yang mengandung minyak, berada di lingkungan yang kelembapannya tinggi dan sering berkeringat, serta genetik.  Obat – obatan seperti kortikosteroid, litium, isoniazid, rifampisin, phenytoin juga dapat menimbulkan gangguan pada kulit yang menyerupai jerawat. 
 
Jerawat tidak disebabkan oleh konsumsi coklat, kacang atau makanan berminyak. Namun penelitian menunjukkan adanya hubungan antara konsumsi susu atau produk yang mengandung susu, juga makanan dengan indeks glikemik/karbohidrat yang tinggi seperti nasi, kue, roti, kentang, makanan manis, dengan timbulnya jerawat.
 
Bagaimana dengan jerawat batu? Jerawat batu atau dalam istilah medis disebut Aknenodulokistik, terjadi karena peradangan pada jerawat menyebabkan pecahnya folikel di kulit, yang bisa juga disebabkan karena kebiasaan memencet jerawat atau karena tindakan scrubbing pada kulit yang berlebihan. Pecahnya folikel ini memicu terjadinya peradangan yang lebih luas, lebih dalam dan terbentuknya tonjolan pada kulit yang keras dan menimbulkan nyeri.
 
Untuk mengatasi jerawat batu, dokter spesialis kulit biasanya akan meresepkan obat – obatan seperti anti biotik, isotretinoin, obat hormonal untuk menekan produksi minyak berlebih pada kulit atau obat lainnya seperti anti peradangan. Selain itu, tindakan yang dapat dilakukan dokter spesialis kulit antara lain menyuntikkan obat anti radang pada jerawatnya untuk meredakan peradangan dan pada kondisi tertentu dapat dilakukan pembedahan kecil untuk mengeluarkan isi jerawat yang dapat mempercepat penyembuhan.
 
Untuk mencegah terjadinya jerawat, yang dapat dilakukan antara lain :
 
- Jangan mencuci wajah terlalusering, cukup 2x sehari menggunakan sabun yang lembut
- Jangan menggunakan pembersih wajah yang mengandung scrub atau alcohol pada wajah yang berjerawat
- Jangan memegang dan memencet jerawat
- Diet rendah karbohidrat dan kurangi konsumsi susu dan produknya jika sedang berjerawat
- Jangan menggunakan kosmetik berlebihan, dan lebih baik menggunakan kosmetik yang bebas minyak (oil-free dan non-comedogenic).  (dr. Sylviany Elnovita)
 
 
 
Anda punya pertanyaan seputar Jerawat ?
Ask Doctor
Tekanan darah rendah bisa terjadi pada siapa saja. Berikut beberapa faktor yang menjadi penyebab darah rendah. Darah Rendah, Kenali Penyebabnya Siklus menstruasi yang tidak teratur akan membuat aktifitas terganggu, tentu hal ini tidak terjadi begitu saja. Berikut adalah penyebab telat haid. 8 Penyebab Siklus Menstruasi Tak Teratur