Profile
Gigi & Kesehatan Mulut

Lakukan Ini Saat Gigi Susu Tanggal

Lakukan Ini Saat Gigi Susu Tanggal

Secara alami gigi anak-anak atau gigi susu memang harus tanggal atau digantikan oleh gigi permanen. Proses gigi yang tanggal hingga tumbuh ini dimulai sekitar usia enam tahun yang ditandai goyangnya gigi susu.

Hingga usia tiga tahun, terdapat 20 gigi susu. Nah, gigi yang tanggal lebih dahulu adalah gigi yang tumbuh terlebih dahulu. Biasanya, gigi bawah di bagian tengah diikuti dua gigi atas bagian tengah atau gigi insisif sentral.

Gigi mulai tanggal umumnya terjadi saat anak mencapai usia 5 atau 6 tahun. Namun ada juga anak-anak yang mengalami tanggal gigi pertama kali di usia 4 tahun atau sekitar usia 7 tahun. Pastinya, gigi hanya akan siap tanggal apabila gigi permanen sudah akan atau sudah erupsi dan mendorong gigi susu tersebut. Akan tetapi, gigi juga bisa tanggal apabila anak mengalami kecelakaan atau terkena penyakit gusi yang berakibat pada gigi goyang hingga akhirnya tercabut.
 
Nah, berikut ini beberapa tips bagi orangtua dalam mendampingi anak yang giginya akan tanggal:

1. Ingatkan anak untuk tidak menarik gigi hingga lepas karena dapat membuat akar gigi terinfeksi. Tapi, anak boleh saja menggoyang-goyangkan giginya, contohnya dengan lidah. Hal ini akan mempermudah proses penanggalan gigi.
2. Jika anak merasa sakit karena giginya goyang, ada kemungkinan hal tersebut disebabkan gigi geraham permanen yang akan erupsi. Anda dapat mengatasinya dengan berkonsultasi kepada dokter gigi yang biasanya akan memberikan obat berupa salep penghilang rasa sakit atau obat jenis golongan ibuprofen atau acetaminophen.
 
Nah, setelah gigi susu anak tanggal, gigi baru yang tumbuh biasanya akan lebih besar serta tidak seputih gigi susu. Selain itu, bagian ujung mahkota gigi biasanya bergerigi atau tidak rata sebab belum pernah dipakai untuk menggigit atau mengunyah makanan.
 
Agar gigi anak Anda sehat, Anda harus mengingatkan anak agar ia menggosok giginya secara rutin. Selain itu, lakukan empat tips merawat gigi anak seperti berikut ini:
1. Pilih pasta gigi tanpa flouride yang aman bila tertelan.
2. Bubuhkan pasta gigi kira-kira sebesar kacang.
3. Gantilah sikat gigi tiap dua hingga tiga bulan sekali untuk menghindari bakteri dan supaya bulu sikatnya optimal membersihkan gigi.
4. Jangan lupa periksakan gigi ke dokter gigi selama enam bulan sekali, karena lebih baik mencegah daripada mengobati. 


Di-review oleh drg. Ruby Kusnadi
 

Anda punya pertanyaan seputar Gigi & Kesehatan Mulut ?
Ask Doctor
Sakit tenggorokan bisa sangat mengganggu aktifitasmu jika tidak segera ditangani. Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan agar cepat sembuh. Obat Sakit Tenggorokan Kanker payudara merupakan penyakit yang mematikan, kurangi risikonya dengan pola hidup sederhana Cara Sederhana Mengurangi Risiko Kanker Payudara