Profile
Nutricoach

Makanan untuk Meningkatkan Kesuburan

Makanan untuk Meningkatkan Kesuburan

Makanan tidak saja memengaruhi gaya hidup namun juga dapat memicu terjadinya gangguan fungsi kesuburan

Pasangan muda yang merencanakan untuk menikah tentunya ingin segera memiliki momongan. Namun, cepat atau lambatnya untuk dapat segera hamil tentunya bergantung pada tingkat kesuburan pasangan suami isteri. Ternyata masalah ketidaksuburan pasangan suami isteri ini terjadi pada sekitar 15-20% pasangan yang menginginkan punya momongan, dimana separuhnya disebabkan oleh ketidaksuburan pihak laki-laki.

Tentunya banyak faktor yang memengaruhi tingkat kesuburan tersebut, salah satunya adalah kebiasan mengonsumsi makanan sehari-hari. Walaupun belum diteliti secara ilmiah, namun diperkirakan makanan tidak saja memengaruhi gaya hidup namun juga dapat memicu terjadinya gangguan fungsi kesuburan melalui gangguan pembentukan sperma pada laki-laki dan ketidakteraturan waktu haid pada perempuan.
 
Berikut adalah beberapa zat aktif yang terkandung di dalam makanan yang mungkin memengaruhi kesuburan, yaitu:
 
• Kafein
Kafein dapat ditemukan dalam minuman seperti kopi, teh dan minuman ringan/soft-drink, dan dalam makanan seperti coklat. Kafein menyebabkan penundaan waktu untuk memulai kehamilan, karena kafein dapat memengaruhi organ reproduksi perempuan terkait dengan proses pembuahan atau ovulasi melalui gangguan system hormonalnya.
 
• Alkohol
 Konsumsi alkohol dilaporkan dapat menurunkan kesuburan karena dikaitkan dengan gangguan hormonal yang menyebabkan terjadinya ovulasi atau pembuahan.
 
• Zat gizi 
Beberapa zat gizi dari makanan juga dapat mengganggu kesuburan pada perempuan, terutama kurangnya asam folat, vitamin B12 dan juga zat besi. Ketiga zat gizi tersebut ternyata mampu untuk memperbaiki tingkat kesuburan perempuan. Selain itu, upaya diet untuk menurunkan BB dengan cara yang sehat ternyata dapat meningkatkan kesuburan.
 
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa zat gizi dari makanan sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesuburan, yaitu dengan mengurangi asupan karbohidrat dari gula, bijian dan umbi, dan makanan pabrikan serta meningkatkan asupan karbohidrat dari sayuran, buah dan umbi tertentu seperti kentang. 
 
Lemak sehat dari bahan makanan seperti kelapa, buah jaitun, daging dari hewan dengan pakan rumput, telur, apukat dan kacang dibutuhkan untuk meningkatkan kesuburan. Sementara lemak trans (a.l.pada donat, margarine dan french fries) tidak dianjurkan karena akan menggangu ovulasi. 
 
Protein, terutama yang berasal dari daging hewan yang diberi pakan rumput, ikan, telur dan kacang (terutama almond) serta susu juga membantu untuk meningkatkan kesuburan. (Dr.dr. Saptawati Bardosono, MSc)

 

Anda punya pertanyaan seputar Nutricoach ?
Ask Doctor
Leukemia adalah penyakit yang menyerang sel darah dan sumsum tulang belakang. Saat ini belum diketahiui penyebabnya, namun kamu bisa tau gejalanya Gejala Leukemia yang Tidak Boleh Diabaikan Bahaya merokok bagi kesehatan, selain kanker, juga bisa mempercepat penuaan dan masalah seksual. Tidak hanya perokok aktif yang mendapatan efek negatif rokok. Bahaya Merokok Bagi Kesehatan