Profile
Kanker Payudara

Mengatasi Gatal Pada Payudara

Mengatasi Gatal Pada Payudara

Payudara pada area puting gatal dapat terjadi pada wanita manapun. Berbagai penyebab dapat melatarbelakangi timbulnya rasa gatal, mulai dari iritasi pada kulit hingga penyebab lain yang lebih mengkhawatirkan dan perlu diwaspadai, yaitu kanker payudara. 

Penyebab umum terasa puting gatal adalah adanya kondisi atopic dermatitis atau eczema, yang merupakan kondisi kulit yang mengalami peradangan. Penyebab pasti dari timbulnya atopic dermatitis tidak diketahui, namun kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya kulit kering, kulit gatal hingga ruam. Faktor lainnya yang mungkin menyebabkan timbulnya rasa gatal pada payudara ataupun pada puting gatal dipayudara antara lain:

1.Deterjen atau sabun pembersih yang digunakan untuk mencuci pakaian maupun pakain dalam.
2.Adanya tambahan kandungan pewangi buatan yang bersentuhan dengan kulit.
3.Kandungan dalam sabun mandi yang tidak cocok dengan kulit.
4. Ketidakcocokan antara kulit payudara dengan serat kain wol.
5.Kulit di payudara alergi terhadap bahan pakaian dalam Anda.

Selain penyebab gatal yang berasal dari luar, kondisi ibu yang sedang hamil juga dapat menyebabkan payudara mengalami pembesaran. Kulit yang tertarik dan meregang dapat menyebabkan timbulnya gatal dan kulit pecah-pecah. 

Infeksi jaringan di payudara yang dikenal sebagai Mastitis dapat pula menyebabkan timbulnya gatal pada payudara dan puting. Kondisi ini paling berisiko dialami oleh ibu yang baru melahirkan dan sedang dalam masa menyusui. Para ibu yang menyusui dapat mengalami penyumbatan aliran ASI atau terpapar bakteri yang menjadi penyebab timbulnya mastitis. Gejala lain terjadinya mastitis meliputi adanya payudara yang membengkak, terasa lunak, memerah serta terasa sakit dan terasa terbakar saat menyusui.


Meskipun jarang, terkadang rasa gatal yang timbul secara konstan pada payudara dan puting dapat menjadi indikasi adanya kondisi penyakit yang serius seperti kanker. Namun, biasanya kondisi gatal pada payudara yang harus diwaspadai adalah jenis yang ditemani pula dengan gejala puting yang tertarik ke dalam, payudara kemerahan, adanya benjolan, cairan yang keluar dari puting serta adanya perubahan abnormal pada puting maupun payudara.

Dorongan untuk menggaruk kulit di sekitar payudara merupakan gejala awal kondisi gatal payudara. Hal ini kemudian diikuti dengan rasa tidak nyaman yang kadang muncul atau terus-menerus muncul. Karena terasa gatal, Anda pun otomatis menggaruk kulit yang halus di sekitar payudara, sehingga dapat mengakibatkan kulit berubah warna menjadi kemerahan, membengkak, pecah-pecah atau bersisik tebal. Meski menggaruk membantu sedikit menghilangkan rasa gatal, namun kerusakan kulit merupakan salah dampaknya bagi kesehatan payudara.

Jika rasa gatal di area sensitif ini tidak kunjung menghilang setelah lewat beberapa hari atau semakin memburuk, segeralah periksakan ke dokter. Segera lakukan pemeriksaan juga apabila rasa gatal ditemani dengan keluarnya cairan kekuningan, kecokelatan maupun kemerahan, rasa sakit, puting yang tertarik ke dalam, perubahan kulit yang membuat kulit tampak seperti kulit jeruk, jaringan payudara yang tampak menebal serta jika muncul gejala seperti kondisi mastitis. 

Pada kondisi infeksi seperti mastitis, obat yang diperlukan berupa antibiotik karena infeksi bakteri harus dicegah agar tidak kembali. Konsumsi obat pereda nyeri sesuai resep dokter pemeriksa, minum banyak air dan banya beristirahat juga dapat mengurangi keluhan mastitis.


Merawat kesehatan payudara dan kulit di sekitar payudara dengan cara membasuhkan air hangat ke payudara dan sabun berbahan lembut, dapat membantu meredakan rasa gatal. Menggunakan krim tanpa tambahan pewangi maupun pewarna atau krim corticosteroids ( atas peunjuk dokter pemeriksa ) juga dapat meredakan radang pada kulit. Hindari juga bahan yang dapat menimbulkan alergi karena dapat membuat gatal semakin berat.

Untuk mencegah kondisi ini terjadi pada ibu menyusui, pastikan Anda mengosongkan payudara ketika menyusui / memerah ASI tersebut agar tidak terjadi penyumbatan karena ASI yang bertumpuk. Lakukan dengan mengatur posisi kepala bayi Anda yang menyusu dan selalu berikan payudara yang satu bergantian dengan payudara yang lain. (PA)

Ditinjau oleh: dr. Rahajeng A.P 

Anda punya pertanyaan seputar Kanker Payudara ?
Ask Doctor
Tekanan darah rendah bisa terjadi pada siapa saja. Berikut beberapa faktor yang menjadi penyebab darah rendah. Darah Rendah, Kenali Penyebabnya Sakit maag datang dengan gejala yang berbeda pada setiap orang. Kenali gejalamu agar kamu dapat menangani dan mengobatinya segera. Sakit Maag, Ini Gejalanya