Profile
Nutricoach

Menjaga Berat Badan Ideal Sebelum Hamil

Menjaga Berat Badan Ideal Sebelum Hamil

BB perempuan sebelum hamil perlu diperhatikan dengan membiasakan pola makan sehat

Berat badan (BB) perempuan sebelum hamil merupakan salah satu syarat kesiapan sebelum hamil. Tentunya dianjurkan agar sebelum hamil seorang perempuan telah memiliki BB yang ideal. Nah, yang dimaksud dengan BB ideal adalah apabila BB (kg) terhadap kuadrat tinggi badan (m2) atau yang disebut sebagai indeks massa tubuh antara 18,5 – kurang dari 25kg/m2. Bila kurang dari 18,5kg/m2 dikatakan kurang gizi dan bila 25 – 29.9kg/m2 dikatakan kelebihan BB, serta bila 30kg/m2 atau lebih dikatakan kegemukan atau obes.
 
Untuk membantu seorang perempuan agar dapat menjaga BB idealnya maka dianjurkan untuk melalui pola makan sehat dan aktif beraktivitas fisik. Dibandingkan dengan hanya  melakukan aktivitas fisik secara teratur, maka membiasakan pola makan sehat akan lebih membantu dalam menjaga BB ideal. Pola makan sehat dan aktivitas fisik seperti apa yang dianjurkan sebelum hamil? Berikut adalah anjurannya bagi yang saat ini sudah ideal:
 
• Konsumsi makanan pokok yang mengandung serat, contohnya: nasi, roti, kentang, pasta dengan memilih bahan pangan yang terbuat dari bulir utuh;
• Konsumsi bahan makanan kaya serat, contohnya: oats, kacang, bulir dan bijian utuh, buah dan sayur;
• Konsumsi sedikitnya lima porsi beraneka jenis buah dan sayur setiap hari, untuk menggantikan hidangan makanan kaya lemak dan kalori;
• Konsumsi makanan rendah lemak untuk mencegah naiknya asupan lemak da nkalori;
• Minimalkan konsumsi gorengan, minuman dan jajanan tinggi kandungan gula dan lemak, contoh: cake, pastries, minuman bersoda, take-away dan fast foods;
• Harus makan pagi, agar tidak kelaparan dan makan berlebihan nantinya;
• Perhatikan ukuran porsi hidangan makanan atau makanan selingan serta jadwal makannya jangan terlalu sering;
• Teratur beraktivitas, contohnya: jalan kaki, bersepeda, berenang, senam ataupun berkebun, serta biasakan lebih menggunakan tangga disbanding lift atau escalator;
• Minimalkan aktivitas yang sedentari (santai), contohnya: duduk di sofa sambil menonton TV untuk waktu lama, duduk di depan computer atau main video game;
• Memilih transportasi dengan berjalan atau bersepeda.
 
Namun, bila saat ini BB nya belum ideal karena kelebihan BB dan/atau obes maka dianjurkan untuk mengikuti program penurunan BB sebelum terjadinya kehamilan, dengan ketentuan-ketentuan sebagai berikut:
 
• Perlu dipelajari mengapa selama ini sulit untuk menurunkan BB;
• Program yang dipilih harus disusun berdasar kankebutuhan dan pilihan secara individual;
• Program yang dipilih harus sensitif terhadap BB yang bersangkutan;
• Program yang dipilih harus berdasarkan pada pola makan gizi seimbang dan sehat;
• Program yang dipilih harus menyertakan aktivitas fisik secara teratur;
• Program yang dipilih harus dapat menurunkan BB tidak lebih dari 0,5–1kg per-minggunya;
• Selama menjalankan program tersebut, perlu diidentifikasi hambatan-hambatan untuk terjadinya perubahan perilaku. 
 
Ditulis oleh: Dr. dr. Saptawati Bardosono, MSc
 
 
 
Rujukan:
National Institute for Health and Clinical Excellence. Weight management before, during and after pregnancy: quick reference guide. 2010. NICE public health guidance 27
Anda punya pertanyaan seputar Nutricoach ?
Ask Doctor
Leukemia adalah penyakit yang menyerang sel darah dan sumsum tulang belakang. Saat ini belum diketahiui penyebabnya, namun kamu bisa tau gejalanya Gejala Leukemia yang Tidak Boleh Diabaikan Diet sering dipilih untuk menurunkan berat badan, namun banyak juga yang masih membahayakan diri demi tubuh ideal. Ini cara diet sehat yang benar. Inilah Cara Diet Sehat