Profile
Hamil

Tips Menjaga Kecantikan Kulit Saat Hamil

Tips Menjaga Kecantikan Kulit Saat Hamil

Menjaga kecantikan kulit saat hamil berbeda dengan yang tidak. Ini caranya agar kulit Anda terjaga kecantikann

Pada saat hamil kulit wajah ibu hamil cenderung berminyak. Hormon yang sangat berperan pada sekresi kelenjar sebum adalah progesterone. Pada ibu hamil, kadar hormone ini cenderung meningkat. Sekresi minyak yang berlebih pada kulit dapat menyumbat pori – pori , sehingga menimbulkan masalah baru seperti pori – pori besar, komedo, dan jerawat . Sebenarnya jerawat bukanlah masalah yang serius pada ibu hamil, Karena sebagian besar ibu hamil pernah mengalaminya. Namun, masalah tersebut akan mengurangi kepercayaan diri seseorang.

Berikut tips untuk menjaga kesehatan kulit ibu hamil :

1. Pigmentasi pada kehamilan
Pigmentasi pada kehamilan atau banyak dikenal sebagai ‘kloasma gravidarum ‘ sebenarnya bisa menghilang setelah melahirkan, namun bila kulit tidak dirawat dengan baik, hiperpigmentasi akan menetap. Lalu perawatan kulit apa saja yang harus dilakukan ibu hamil ?
 
a. Melindungi diri dari paparan sinar matahari langsung. Anda dapat mengaplikasikan krim SPF (Sun Protection Factor ) 15 – 30 menit sebelum aktivitas luar. Angka SPF adalah penentu seberapa lama Anda dapat berada di bawah sinar matahari, tanpa terbakar selama memakai produk tersebut. Jika Anda menggunakan SPF 30, maka krim ini akan melindungi Anda dari paparan matahari selama 300 menit. Jika cuaca sangat lembap, tubuh ibu hamil akan lebih banyak mengeluarkan keringat. Jangan lupa untuk mengaplikasikan ulang krim SPF. Bersihkan wajah sebelumnya agar efek krim SPF lebih maksimal, dan sisa-sisa krim tidak menyumbat pori yang bisa memicu komedo dan pesawat. 
 
b. Hindari menggunakan produk kecantikan untuk kulit wajah yang tidak ramah pada ibu hamil. Jangan memilih produk kecantikan yang sama sekali belum melewati pengujian di laboratorium. Contoh krim pencerah yang aman untuk ibu hamil adalah krim yang mengandung alpha hydroxy acid (asam glikolat dan asam laktak). Bahan ini bisa membantu menghilangkan sel kulit mati dan mengatasi masalah hiperpigmentasi. 
c. Serum wajah dengan kandungan vitamin C aman untuk perawatan luar kulit ibu hamil. Vitamin C membantu menghambat produksi pigmen yang berlebih dan meningkatkan elastisitas kulit.
d. Pemakaian masker berbahan dasar alami seperti madu, tomat, dan lidah buaya mampu membantu mencerahkan kulit wajah. Gunakan  1 – 2 kali dalam seminggu
e. Laser jenis nd-yag terbukti efektif memecahkan sel pigmen yang berlebihan. Sejauh ini menurut penelitian terbaru terapi laser non invasive ( tanpa perlukaan ) tidak terbukti adanya risiko terhadap janin. Namun dianjurkan untuk menunda sampai melahirkan.
 
2. Kulit berminyak dan berjerawat pada ibu hamil
Jerawat pada kehamilan biasanya akan membaik dan sembuh setelah melahirkan. Berikut tips untuk mencegah kulit berjerawat
 
a. Pakailah krim pelembap berbahan dasar air ( oil free ) yang melembapkan namun tidak menambah minyak di kulit yang memicu jerawat. Hindari make up tebal dan jangan lupa untuk mengaplikasikan bedak tabur yang mampu menyerap minyak d kulit wajah
b. Ibu hamil dapat mengonsumsi makanan yang mengandung B6 karena dapat membantu sistem imun di dalam tubuh dan juga produksi antibodi. Bahkan kandungan piridoxine dapat berperan dalam asam lemak, protein dan metabolisme. Ibu hamil yang kekurangan vitamin B6 akan menghambat proses penyembuhan jerawat. 
c. Hindari pola makan berlebih yang memicu obesitas. Pola makan harus seimbang. Makanan dengan kadar gula yang tinggi akan menimbulkan ketidakstabilan hormone yang memicu jerawat.
d. Cuci muka dengan foam wash 2-3 kali sehari membantu membersihkan minyak dan kotoran yang menutup pori. Kombinasikan dengan scrub wash 1 kali dalam seminggu untuk membantu membersihkan sel – sel kulit mati. 
e. Penggunaan masker berbahan dasar alami oatmeal, yogurt, lemon. Cara membuat masker dari bahan ini yaitu siapkan oatmeal dan yogurt masing-masing satu sendok makan lalu campir kedua bahan tersebut. Kemudian berikan satu tetes jus lemon pada campuran bahan tersebut. Aduk hingga rata sampai terbentuk pasta, lalu oleskan pada kulit wajah yang berjerawat. Biarkan pasta mengering di wajar sekitar 15 menit. Setelah kreing bilas dengan air. Untuk hasil maksimal gunakan tiga kalis seminggu. (dr. Nadia Bunga)
 
 
 
Anda punya pertanyaan seputar Hamil ?
Ask Doctor
 p>For most of you who do not know what it is multiple myeloma, it is one type of cancer that… Anticipating Multiple Myeloma  p>For most of you who do not know what it is multiple myeloma, it is one type of cancer that… Anticipating Multiple Myeloma