Profile
Lupus

beda Test ANA IF dengan ANA Profile

beda Test ANA IF dengan ANA Profile
Medan, Medan City, North Sumatra, Indonesia

dok.. sebelumnya apa perbadaan test ana if dengan ana profile... soalnya binggung mau test di prodia.. apakah cukup hanya test ana if saja..atau harus ana profile,atau keduanya dok harus ditest? untuk mengetahui kita terkena autoimun atau tidak dok... atau klo nanti misal hasil ana IF nya negativ.. nga perlu lagi ya test profile? saya lelaki 28 tahun

Answers

3 answers

  • Selamat siang..
    Anti Nuclear Antibody (ANA) adalah sekelompok antibodi yang dapat bereaksi menyerang komponen atau bagian dari inti sel di jaringan tubuh sendiri, sehingga sering disebut sebagai autoantibodi. Pemeriksaan ANA Profile mendeteksi autoantibodi IgG dalam darah, idenya pemeriksaan dilakukan bersamaan dengan ANA (IF).
    Namun pada umumnya dilakukan setelah pemeriksaan ANA (IF) dengan hasil positif. Pemeriksaan ANA Profile direkomendasikan bagi seseorang dengan hasil pemeriksaaan ANA (IF) positif yang mengarah pada dugaan autoantibodi terkait penyakit autoimun seperti Systemic Lupus Erythematosus (SLE), Mixed Connective Tissue Disease (MCTD), Progressive Systemic Sclerosis (PSS), Sjogren's Syndrome (SS), dan Chronic Autoimmune Hepatitis (CAH).

    Oleh karena itu disarankan untuk deteksi awal anda dapat melakukan pemeriksaan ANA IF terlebih dahulu.

    Terimakasih telah menggunakan layanan meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat untuk anda.

  • dok ,,JIka ternyta hasil deteksi awal ANA IF adalah negatif... berrati nga perlu test ana yg lain ya dok? dan bbrti apakah bbrti aman dari autoimun dok?

  • Selamat sore..
    Test ANA merupakan test yang dilakukan untuk mengetahui adanya penyakit autoimun tertentu. Test ANA hanya merupakan salah satu pemeriksaan penentu diagnosis penyakit autoimun selain tanya jawab seputar keluhan, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan yang lainnya, dengan kata lain adanya hasil test ANA yang positif tidak serta merta langsung menyimpulkan satu diagnosis pasti.
    Tidak semua penyakit autoimun membutuhkan pemeriksaan test ANA. Dokter biasanya mengusulkan pemeriksaan ini jika muncul gejal-gejala berupa nyeri sendi, kelelahan, demam lama yang tidak begitu tinggi, munculnya ruam kulit, sensitif terhadap cahaya, dll.
    Oleh karena itu test ANA negatif bukan berarti langsung menyingkirkan adanya autoimun.

    Sebaiknya anda mengkonsultasikan dulu kepada dokter anda mengenai keluhan yang anda alami. Karena, seperti yang anda sebutkan di pertanyaan, pemeriksaan ini bukanlah pemeriksaan yang murah, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter yang memeriksa anda secara langsung agar dapat ditentukan pemeriksaan mana yang dirasa paling efektif. Dokter akan melakukan tanya jawab mendalam mengenai keluhan dan melakukan pemeriksaan fisik. Jika memang diperlukan, maka dokter akan menganjurkan untuk melakukan test ANA.

    Untuk informasi lebih lengkap dapat dilihat di:
    https://meetdoctor.com/mobile/article/inilah-penyebab-kasus-penyakit-autoimun-terus-meningkat
    Terimakasih telah menggunakan layanan meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat untuk anda.

Anda punya pertanyaan seputar Lupus ?
Ask Doctor
Kematian mendadak pada usia produktif disebabkan oleh serangan jantung Penyebab Kematian Mendadak pada Usia Produktif Darah tinggi adalah penyakit yang ditakuti banyak orang karena membahayakan tapi sering kali tidak menimbulkan gejala. Ini beberapa obat anjuran Dokter. Obat Darah Tinggi yang Perlu Anda Tahu