Profile
Kecemasan (Anxiety)

cemas berlebih , jantung berdebar

cemas berlebih , jantung berdebar

Dok saya mau nanya, 3 hari ini saya susah tidur. Awalnya jarena cemas akan trauma masa lalu. Kemudian saya baca di internet bahwa gangguan tidur itu merupakan gangguan jiwa. Jadi karena membaca hal ini saya khawatir yang berlebihan terhadap diri saya akan takut kehilangan kesadaran saya. Terkadang ketika mengingat kecemasan akan kehilangan kesadaran tersebut membuat saya panik hingga keringat dingin dan membuat anggota tubuh saya bergetar. Kemudian karena cemas untuk tidur, saya berusaha untuk tidur. Semakin saya mencoba untuk tidur semakin sulit terlelap, dan cemas akan hal tidak bisa tidur tersebut dan membuat saya cemas dan membuat saya berpikir bahwa saya terkena penyakit berat karena tidak bisa tidur. Belum lagi sakit kepala disisi kiri dan kanan kepala saya sering sakit, dan tegang dari kepala tersebut membuat saya memejamkn mata dan membuat saya cemas. Jadi apa yang harus saya lakukan untuk mengtasinya dok...

Answers

1 answers

  • dr. Adnan Yusuf dr. Adnan Yusuf Dokter Umum

    selamat siang,

    Anxiety atau kecemasan adalah emosi normal manusia yang dialami oleh setiap orang. Banyak orang merasa cemas, atau gugup, ketika menghadapi masalah di tempat kerja, sebelum mengambil ujian, atau membuat sebuah keputusan penting, namun gangguan kecemasan adalah berbeda. Kecemasan dapat menyebabkan distres sedemikian rupa sehingga mengganggu kemampuan seseorang untuk menjalani hidup normal. Terdapat beberapa jenis gangguan kecemasan, diantaranya gangguan panik, gangguan obsesif kompulsif, gangguan stress pasca trauma, gangguan kecemasan sosial, fobia spesifik, dan gangguan kecemasan umum.
    Gangguan kecemasan merupakan penyakit mental yang serius. Seseorang yang mengalami kecemasan memiliki kekhawatiran dan ketakutan yang konstan dan luar biasa bahkan dapat membuat lumpuh.

    Gejala Anxiety (Kecemasan)

    Beberapa gejala yang termasuk gangguan kecemasan adalah :
    • Takut luar biasa tiba-tiba
    • Berkeringat
    • Gemetar
    • Sesak napas
    • Rasa tersedak
    • Nyeri dada
    • Mual
    • Pusing
    • Sebuah perasaan terlepas dari dunia (derealisasi)
    • Takut mati
    • Mati rasa atau kesemutan di anggota badan atau seluruh tubuh
    • Kedinginan atau muka memerah

    Penyebab Anxiety (Kecemasan)

    Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kecemasan, diantaranya :
    • Stres di tempat kerja
    • Stres di sekolah
    • Stres dalam hubungan pribadi seperti pernikahan
    • Stres terhadap keuangan
    • Stres akibat trauma emosional seperti kematian orang yang dicintai
    • Stres akibat penyakit medis yang serius
    • Efek samping pengobatan
    • Penggunaan obat terlarang, seperti kokain
    • Gejala dari penyakit medis (seperti serangan jantung, stroke panas, hipoglikemia)
    • Kekurangan oksigen - Dalam keadaan beragam seperti penyakit ketinggian tinggi, emfisema, atau emboli paru (bekuan darah dengan pembuluh paru-paru)

    Kecemasan biasanya dapat dihilangkan dengan berbagai cara, diantaranya seperti :
    • Terapi
    • Meditasi
    • Hipnotis

    Mungkin Anda dapat mencoba beberapa tips untuk mengatasi serangan panik dan gangguan cemas yang Anda alami, seperti :

    -Cobalah untuk menarik napas dalam dan perlahan-lahan saat serangan
    -Ingatkan diri Anda bahwa Anda tidak sedang dalam keadaan bahaya
    -Cobalah untuk membiasakan diri menghadapi hal-hal yang menjadi sumber ketakutan Anda, hingga Anda dapat mengontrol perasaan takut tersebut
    -Carilah hobi yang mampu membuat Anda melupakan kecemasan
    -Melatih ketrampilan interpersonal dalam berhubungan dengan orang lain
    -Berolahraga
    -Meditasi

    Pengobatan gangguan cemas memang memerlukan waktu. Pada tahapan awal pasien biasanya diberikan obat antidepresan dan terkadang diberikan sejenis obat penenang
    Hal ini karena pada minggu-minggu awal antidepresan belum bekerja secara optimal untuk menghilangkan kecemasan yang dialami. Dua minggu biasanya mulai ada perbaikan dan terapi biasanya dinilai setelah dua bulan apakah ada kemajuan atau tidak. Jika tidak ada kemajuan, dokter bisa menambah dosis antidepresan atau menggantinya dengan antidepresan golongan lain.

    Pengobatan gangguan kecemasan biasanya ditargetkan sampai gejala bisa hilang sama sekali atau terkontrol dengan pengobatan, pada beberapa kasus obat diteruskan sampai 6 bulan lepas gejala atau sampai 18 bulan (sumber dari berbagai literatur pengobatan gangguan kecemasan).

    Pemakaian obat lama dalam kedokteran jiwa memang hal yang biasa. Kita pahami memang gangguan kejiwaan tidak hanya berhubungan dengan faktor biologis di otak sehingga selain obat juga dapat dilakukan terapi lain seperti relaksasi, meditasi, hipnosis medik atau psikoterapi. Tentunya dokter yang menangani yang bisa mendapatkan sekiranya pengobatan yang cocok.

    Jika saat ini kondisi belum stabil, maka lihat apakah pengobatan sudah dilakukan dengan benar, artinya apakah makan obatnya teratur, lalu bagaimana kondisi lingkungan, apakah ada faktor-faktor pemicu yang masih signifikan memicu cemas. Hal ini perlu dibicarakan dengan dokter yang merawat.

    Untuk tambahan informasi, dapat anda buka link berikut ini :
    http://meetdoctor.com/mobile/topic/anxiety-kecemasan
    http://meetdoctor.com/mobile/article/cemas-yang-berlebihan-ini-solusinya

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Meetdoctor. Semoga jawaban yang di berikan dapat bermanfaat untuk anda.

Anda punya pertanyaan seputar Kecemasan (Anxiety) ?
Ask Doctor
Leukemia adalah penyakit yang menyerang sel darah dan sumsum tulang belakang. Saat ini belum diketahiui penyebabnya, namun kamu bisa tau gejalanya Gejala Leukemia yang Tidak Boleh Diabaikan Darah tinggi adalah penyakit yang ditakuti banyak orang karena membahayakan tapi sering kali tidak menimbulkan gejala. Ini beberapa obat anjuran Dokter. Obat Darah Tinggi yang Perlu Anda Tahu