Profile
Infeksi

erosi serviks

erosi serviks

Apakah erosi serviks bisa terjadi sampai bertahun tahun? Saya pernah sembuh dr erosi serviks ketika hamil namun setelahnya ketika melakukan hub intim suka keluar darah, tidak mengalir namun terlihat saat dibasuh,, misss v juga terasa perih,, Apa yg harus saya lakukan?

Answers

1 answers

  • Selamat pagi,

    Erosi adalah keadaan ausnya jaringan. Ketika terjadi erosi lapisan sel serviks (mulut rahim) di bagian luar digantikan oleh sel dari bagian dalam serviks. Keadaan ini menyebabkan jaringan lebih mudah terinfeksi atau mengalami inflamasi.

    Kondisi ini dipengaruhi oleh hormon estrogen, sehingga biasanya ditemui pada wanita muda maupun mereka yang mendapatkan hormon dari luar, misalnya KB hormonal.
    Erosi serviks ini biasanya tidak bergejala, namun terkadang bisa mengalami keputihan dan perdarahan bercak setelah berhubungan intim

    Kondisi ini dapat hilang dengan sendirinya. Waktu yang dibutuhkan hingga lapisan ini kembali normal amat bervariasi, dari hitungan minggu sampai hitungan bulan. Apabila didiamkan saja, anda mungkin akan tetap mengalami gejala keputihan, perdarahan bercak pasca hubungan intim dan mungkin ketidakteraturan menstruasi. Dan erosi serviks dapat terjadi kembali.

    Sebaiknya anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan untuk dilakukan pemeriksaan langsung dan diberikan penanganan segera.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi Meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat bagi Anda.

Anda punya pertanyaan seputar Infeksi ?
Ask Doctor
Sindrom syok keracunan bisa mengancam jiwa, gejalanya seperti bengkak, demam, ruam dan tidak enak badan. Kenali Gejala Sindrom Syok Keracunan yang Mengancam Jiwa Kebiasaan makan kita memengaruhi berat badan. Beberapa kebiasaan makan kita ini sebaiknya dihindari karena berpotensi menaikkan bobot tubuh. 5 Kesalahan Pola Makan yang Masih Sering Kita Lakukan