Profile
Kecemasan (Anxiety)

Keluar nanah dari lubang penis

Keluar nanah dari lubang penis
SAJARINDA

Selamat pagi, Keluar cairan seperti sperma dari lubang penis, Selanjutnya pasangan, setelah hubungan intim selalu keluar plek darah. Mohon penjelasannya, Terimaksih.

Answers

2 answers

  • Selamat pagi

    Penis yang mengeluarkan cairan bening kental merupakan hal yang normal namun cairan ini hanya keluar saat terangsang, tidak setiap waktu. Cairan ini disebut dengan cairan precum, yang berfungsi untuk melicinkan saluran kemih dan menetralisir asam akibat sisa urin sehingga membantu pergerakan dan melindungi sperma saat terjadi ejakulasi.

    Kemungkinan lain adalah cairan tersebut merupakan akibat penyakit gonore. Cairan dari penyakit gonore biasanya berwarna seperti putih susu dan disertai gejala nyeri saat buang air kecil dan nyeri pada ujung penis. Penularan penyakit ini adalah melalui hubungan seksual bergonta-ganti pasangan atau dengan pasangan berisiko seperti PSK. Untuk memastikan penyebabnya diperlukan pemeriksaan langsung oleh dokter, serta pemeriksaan penunjang bila diperlukan seperti pemeriksaan urin dan analisa cairan yang keluar tersebut.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat.

  • Selamat pagi

    Selain menstruasi, berikut ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan vagina berdarah saat atau usai berhubungan seksual.

    - Gesekan selama berhubungan seksual.
    - Kurangnya cairan lubrikasi.
    - Ektropion serviks. Suatu kondisi pada permukaan leher rahim. Kondisi ini sering terjadi pada wanita muda, ibu hamil, dan wanita yang mengonsumsi pil kontrasepsi. Kondisi ini tidak berbahaya dan bisa menghilang dengan sendirinya. Namun ada pula yang membutuhkan perawatan. Ektropion serviks tidak ada hubungannya dengan kanker.
    - Radang serviks.
    - Luka genital akibat infeksi menular seksual, seperti herpes atau sifilis.
    - Cedera pada lapisan rahim.
    - Vagina kering. Hal ini biasa terjadi pada wanita yang telah memasuki tahap menopause dan setelahnya. Kondisi ini juga menjadi ciri-ciri hadirnya atrofi vagina.
    - Atrofi vagina. Penipisan, pengeringan, dan peradangan dinding vagina karena tubuh kekurangan estrogen. Kondisi ini kerap terjadi pada ibu menyusui dan setelah menopause.
    - Vaginitis. Peradangan pada vagina bisa disebabkan oleh infeksi.
    - Polip yang tumbuh di leher rahim. Kondisi ini jinak, tidak bersifat kanker.
    - Kanker serviks.

    Sebaiknya pasangan anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut sehingga diketahui penyebab keluhan pasangan anda dan pengobatan lebih lanjut.

    Terima kasih telah menggunakan layanan konsultasi meetdoctor. Semoga jawaban yang diberikan dapat bermanfaat.

Anda punya pertanyaan seputar Kecemasan (Anxiety) ?
Ask Doctor
Jerawat batu mengganggu penampilan dan kesehatan, coba cara ini untuk mengatasinya. Jerawat Batu, Begini Cara Membasmi dan Menangkalnya Kebiasaan makan kita memengaruhi berat badan. Beberapa kebiasaan makan kita ini sebaiknya dihindari karena berpotensi menaikkan bobot tubuh. 5 Kesalahan Pola Makan yang Masih Sering Kita Lakukan