Profile
All Topic

Pusat Informasi Autisme

Tentang Autisme

Autisme adalah gangguan otak yang menyebabkan penderitanya kesulitan berkomunikasi dan berhubungan dengan orang lain(antar bagian otak tidak dapat bekerja sama).

Gejala

Autisme yang diderita oleh anak, umumnya berbeda pola, contoh :

Autisme yang mempengaruhi kemampuan sosial

  • Tidak dapat merespon ketika namanya dipanggil.
  • TIdak dapat melakukan kontak mata.
  • Terkadang seperti tidak dapat mendengar.
  • Tidak mau dipeluk atau dipegang.
  • Lebih senang bermain sendiri (seperti mempunyai dunia sendiri).
  • Tidak dapat berteman, tidak dapat berbagi dengan orang lain, tidak dapat berempati.

Autisme yang mempengaruhi bahasa

  • Terlambat bicara (baru mulai bicara diatas usia 2 tahun). 40% penderita autisme bahkan tidak pernah berbicara sama sekali.
  • Tidak melakukan kontak mata saat meminta sesuatu.
  • Bicara dengan nada yang tidak normal (datar).
  • Tidak dapat memulai pembicaraan atau meneruskan kalimat.
  • Mengulang kata atau kalimat walaupun tidak mengerti maksudnya.

Autisme yang memperngaruhi tingkah laku

  • Melakukan gerakan berulang (bergoyang, berputar atau mengepakan tangan).
  • Kesamaan rutinitas (misalnya, harus melewati jalur yang sama untuk pergi kesekolah, setiap hari) dan akan merasa sangat terganggu jika rutinitas itu dirubah.
  • Hanya fokus terhadap 1 bagian mainan (misalnya, hanya tertarik pada bagian roda mobil-mobilan).
  • Sangat sensitiv terhadap cahaya, suara dan sentuhan.

Saat memasuki usia remaja, pola perilaku penderita umumnya berubah, terjadi peningkatan kemampuan walaupun tidak sama dengan remaja lain seusianya (mengalami keterbelakangan). Remaja yang menderita autisme akan mengalami peningkatan resiko depresi, anxiety (gelisah, khawatir) dan epilepsi.

Penyebab

Hal-hal yang diduga menjadi penyebab autisme adalah :

  • Masalah geneti.
  • Masalah medis.
  • Faktor lingkungan, misalnya infeksi virus, polusi.
  • Vaksin. Tapi hal ini belum dapat dipastikan, karena pemberian vaksin sangat penting untuk menghindari anak dari penyakit-penyakit bahaya.

Faktor Resiko

Pemicu terjadinya autisme, diantaranya :

  • Gender (anak laki-laki lebih banyak terkena autisme).
  • Faktor keturunan.
  • Mengidap gangguan medis lainnya (misalnya Fragile X Syndrome, Tuberous Sclerosis (tumor diotak), Tourette syndrome.
  • Usia orang tua. Usia orang tua sudah terlalu tua saat memiliki anak (baik ayah maupun ibu).

Pengobatan

Lingkup perawatan autisme mengenai :

  • Terapi pola tingkah laku dan komunikasi.
  • Terapi pendidikan.
  • Medikasi (obat-obatan), untuk membantu meringankan gejala. misalnya obat antidepressants dan antipsychotic.

Sebagai tambahan, dapat juga dilakukan :

  • Terapi kreativ, misalnya dengan mengajarkan seni (menggambar) atau musik.
  • Diet khusus.

 

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

  • Autism Dan Seks

    Apakah saat hubungan seks aaat sudah menikah apakah anak autis merasakan rangsangan seksual

    Detail Answer
  • Apakah Anak Saya Autis?

    Halo, Dok. Akhir2 ini anak saya makin aneh. Anak saya berumur 13 tahun. Cara bicara dan membaca nya sangat lambat, dia hanya suka main 1 mainan saja, dia terkadang teriak2 tidak jelas dan sulit mengatasi nya tapi 1-2 jam kemudian sudah tenang. Dia juga suka bawa kartu yang disukai nya, selalu membawa nya kemana2. Dia suka main jari2 nya sendiri, dia suka mengurung diri di kamar dan nafsu makannya menurun. Dia punya banyak sahabat2 tapi dia setiap kali bicara selalu waspada. Kenapa ya dok?

    Detail Answer

Get the Newsletter! all about Autisme

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Autisme ?
Ask Doctor