Profile
All Topic

Pusat Informasi Cedera Saraf Tulang Belakang

Tentang Cedera Saraf Tulang Belakang

Spinal cord injury atau cedera tulang belakang adalah cedera pada bagian tulang belakang atau pada saraf tulang belakang, umumnya menyebabkan gangguan permanen pada fungsi tubuh. Untungnya, rehabilitasi dan perawatan dapat membantu memperbaiki keadaan tersebut. Kemampuan seseorang menggerakan tungkai setelah mengalami cedera pada tulang belakang, tergantung dari letak cedera dan seberapa parah cedera tersebut. Cedera tulang belakang diklasifikasikan menjadi dua, yaitu, yang hanya mempengaruhi sebagian fungsi gerak dan yang mempengaruhi hampir seluruh fungsi gerak.

Gejala

Gejala-gejalanya adalah :

  • Tidak dapat bergerak.
  • Tidak dapat merasakan, misalnya sentuhan, panas atau dingin.
  • Tidak dapat mengontrol buang air kecil maupun besar.
  • Refleks berlebih atau kejang.
  • Perubahan fungsi seksual dan kesuburan.
  • Nyeri yang amat sangat pada leher, kepala dan punggung.
  • Kesulitan bernafas.
  • Lemah, bagian tubuh tidak dapat berkoordinasi.
  • Sulit berjalan dan hilang keseimbangan.
  • Posisi leher atau punggung, berubah.

Penyebab

Cedera tulang belakang paling umum disebabkan oleh :

  • Kecelakaan saat berkendara.
  • Jatuh.
  • Tindak kekerasan.
  • Cedera saat olahraga.
  • Konsumsi alkohol.
  • Penyakit. Misalnya kanker, artritis, osteoporosis.

Faktor Resiko

Mengalami masalah pada tulang dan sendi memperbesar resiko cedera tulang belakang.

Komplikasi Akibat

Komplikasi yang mungkin ditimbulkan adalah :

  • Gangguan pada kandung kemih. Tidak dapat mengontrol kandung kemih dan meningkatkan resiko infeksi.
  • Gangguan pada kerja usus. Sulit mengontrol buang air besar.
  • Gangguan pada indra peraba.
  • Gangguan pada peredaran darah.
  • Gangguan pernafasan.
  • Gangguan seksual.
  • Rentan terhadap penyakit lain. Keterbatasan gerak dapat membuat Anda terkena obesitas dan diabetes.
  • Depresi.

Diagnosa

Tes yang dapat dilakukan adalah x-rays, CT scan dan MRI.

Pengobatan

Pemberian obat. intravena (IV) methylprednisolone (A-Methapred, Solu-Medrol) adalah pilihan pengobatan untuk cedera tulang belakang akut. Jika methylprednisolone diberikan dalam waktu delapan jam dari cedera, beberapa orang mengalami perbaikan ringan.

Imobilisasi. Anda mungkin perlu traksi untuk menstabilkan tulang belakang Anda, untuk membawa tulang belakang ke keselarasan atau keduanya. Dalam beberapa kasus, leher kerah kaku dapat bekerja. Sebuah tempat tidur khusus juga dapat membantu melumpuhkan tubuh Anda.

Pembedahan. Seringkali operasi diperlukan untuk menghilangkan fragmen tulang, benda asing, disk hernia atau tulang patah yang tampaknya menekan tulang belakang. Operasi mungkin juga diperlukan untuk menstabilkan tulang belakang untuk mencegah rasa sakit masa depan atau cacat.

Perawatan eksperimental. Para ilmuwan mencoba untuk mencari tahu cara untuk menghentikan kematian sel, mengendalikan peradangan dan mempromosikan regenerasi saraf. 

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

Get the Newsletter! all about Cedera Saraf Tulang Belakang

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Cedera Saraf Tulang Belakang ?
Ask Doctor