Profile
All Topic

Pusat Informasi Demam Berdarah Dengue

Tentang Demam Berdarah Dengue

Demam berdarah dengue (DBD), merupakan penyakit yang disebabkan infeksi virus oleh nyamuk Aedes aegypti. Infeksi ini ditandai dengan demam tinggi, timbulnya bercak kemerahan pada kulit, serta nyeri pada sendi. DBD biasa terjadi di negara-negara beriklim tropis Asia, Afrika, Timur Tengah dan Pasifik, namun sangat jarang terjadi di Amerika. Pencegahan berupa penggunaan lotion anti nyamuk serta penyemprotan insektisida masih dianggap yang paling ampuh mencegah terjangkitnya DBD.

Gejala

Masa inkubasi virus dapat mencapai 5-8 hari sebelum munculnya gejala pada penderita. Adapun gejala yang biasanya timbul antara lain berupa :

  • Demam tinggi hingga 40 C. Biasanya demam akan datang dan pergi selama seminggu
  • Tekanan darah rendah
  • Mata memerah
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada persendian dan otot
  • Hilangnya nafsu makan yang disertai mual dan muntah
  • Terdapat bintik merah pada kulit

Sedangkan pada kasus DBD yang sudah cukup serius, biasanya akan terjadi gejala berikut :

  • Pendarahan
    Pendarahan dapat terjadi pada mulut, hidung dan gusi. Darah membeku dan kotoran yang dikeluarkan berwarna pekat
  • Nyeri sendi yang parah

Kasus DBD yang disepelekan dapat menyebabkan kematian. Segera lakukan pemeriksaan kepada dokter terdekat, guna mencegah hal yang tidak diinginkan saat Anda merasakan gejala tersebut di atas.

Penyebab

DBD disebabkan oleh virus yang dibawa melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Virus ini memang tidak menyebar dari kontak antar manusia, namun jika nyamuk Aedes telah menggigit seseorang yang telah terinfeksi, dan menggigit orang lain, maka orang tersebut dapat menerima virus serupa.

Faktor Resiko

Tinggal di daerah beriklim tropis atau pernah melakukan perjalanan ke daerah yang sedang mewabah virus dengue fever dapat memperbesar resiko terjadinya DBD. Seseorang yang pernah mengalami DBD juga berisiko lebih besar untuk terkena DBD kembali, namun hal tersebut biasa terjadi pada anak-anak.

Komplikasi Akibat

DBD yang sudah tergolong parah dapat menyerang paru-paru, hati dan jantung. Tekanan darah dapat menurun sehingga dapat menyebabkan syok bahkan kematian.

Diagnosa

Tidak ada perawatan khusus yang diperuntukkan bagi penderita DBD. Dokter biasanya akan memberikan obat guna menghilangkan rasa sakit serta mengharuskan penderita mengonsumsi banyak cairan. DBD yang semakin parah diharuskan mendapatkan penanganan rumah sakit.

Pengobatan

DBD dapat dicegah melalui beberapa hal :

  • Gunakan lotion anti nyamuk atau spray penghalau nyamuk, terutama pada siang dan sore hari
  • Gunakan pakaian yang menutupi seluruh badan
  • Lakukan penyemprotan insektisida di lingkungan sekitar tempat tinggal
  • Lakukan pemberantasan genangan air serta menutup tempat-tempat yang mudah dijadikan tempat bersarangnya nyamuk
  • Ajak anak Anda untuk bermain di dalam rumah pada siang hari guna menghindari gigitan nyamuk Aedes.

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

  • DBD DAN TYPES

    DOKTER ... IBU SAYA USIA 60 TH MENDERITA DBD DAN TYPES SUDAH 10 HARI ,KEPALA SAKIT,LEMAS DAN SUSAH MAKAN TENSI TIDAK SETABIL 110/49 KARADNG 102/58 DAN HARI KE 9 INI BELIAU KEMCING ADA ENDAPAN KOTOR PADA AIR SENINYA MOHON PENCERAHANYA UNTUK PENANGANAN TESEBUT APA YA SUPAYA CEPAT SEMBUH TERIMAKASIH

    Detail Answer
  • Dok Anak Saya Sering Mimisan

    Anak saya hampir tiap hari mimisan dalam 1 minggu 4kali mimisan.pernah mengidap demam berdarah sewaktu kecil sekarang dia berumur 7 tahun.juga perna sakit tipes.sekarang suda tdk tipes dan demam tapi sering mimisan..tolong solusinya dok

    Detail Answer
  • Gejala Apa Ya Dok?

    Sudah dr kemarin badan semua pegal2 kaki pegal hebat ,kepala sakit ,mules,susah bab ,tapi mencret,,badan meriang ,susah tidur .. kira2 apa penyakitnya ya dok ,mohon pencerahannya..

    Detail Answer

Get the Newsletter! all about Demam Berdarah Dengue

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Demam Berdarah Dengue ?
Ask Doctor