Profile
All Topic

Pusat Informasi Infeksi Ginjal

Tentang Infeksi Ginjal

Infeksi ginjal merupakan infeksi yang terjadi di saluran kencing atau kandung kemih dan bisa merambat hingga ke ginjal. Infeksi ginjal, atau pyelonephritis, adalah salah satu jenis infeksi saluran kencing. Penyakit ini membutuhkan penanganan yang menyeluruh. Penanganan yang tepat akan mencegah kerusakan ginjal atau menyebar hingga ke aliran darah dan menyebabkan infeksi yang fatal.

Gejala

Infeksi ginjal ditunjukkan dengan :

  • Demam.
  • Nyeri pada punggung, tubuh bagian samping, dan paha.
  • Nyeri pada perut.
  • Sering buang air kecil.
  • Sering mengalami keinginan untuk buang air kecil.
  • Sensasi terbakar atau nyeri ketika buang air kecil.
  • Terdapat cairan atau darah di urine (hematuria).

Penyebab

Infeksi ginjal biasanya terjadi ketika bakteri masuk ke saluran kencing dan mulai berkembang biak. Bakteri yang berasal dari infeksi di bagian tubuh lain juga bisa menyebar ke aliran darah dan masuk ke ginjal.

Kondisi seperti ini dapat terjadi jika bagian tubuh buatan mengalami infeksi. Bagian tubuh buatan, misalnya katup jantung buatan atau sendi buatan, yang digunakan untuk menggantikan bagian tubuh asli yang rusak.

Infeksi ginjal juga dapat muncul setelah operasi ginjal. Tapi, hal ini jarang sekali terjadi.

 

Faktor Resiko

Faktor peningkat risiko terkena infeksi ginjal, yaitu :

  • Perempuan. Saluran kencing perempuan lebih pendek dari laki-laki, sehingga bakteri lebih mudah masuk ke kandung kemih.
  • Hambatan pada saluran kencing, seperti batu ginjal, kelainan struktur sistem buang air kecil, atau membesarnya kelenjar prostat. Hambatan ini membuat seseorang tidak bisa mengeluarkan semua urine yang ada di kandung kemih.
  • Melemahnya sistem kekebalan tubuh.
  • Kerusakan syaraf di sekitar kandung kemih.
  • Penggunaan kateter urine yang terlalu lama.
  • Kondisi yang menyebabkan urine masuk kembali ke kandung kemih (vesicoureteral reflux).

Komplikasi Akibat

Infeksi ginjal yang dibiarkan dapat berujung pada :

  • Kerusakan ginjal permanen.
  • Keracunan darah (septicemia). Ginjal yang terinfeksi akan menyebarkan infeksinya lewat darah yang masuk ke organ tersebut.
  • Komplikasi kehamilan.

Diagnosa

Dokter akan melihat gejala infeksi ginjal yang terjadi. Setelah itu, dokter akan mengambil sampel urine untuk mengetahui apakah ada bakteri, cairan, atau darah di dalamnya.

Pengobatan

Untuk mengatasi infeksi ginjal, biasanya dokter akan memberikan antibiotik. Jenis obat, dosis, dan berapa lama harus diminum bergantung pada kondisi kesehatan dan bakteri yang menginfeksi. Namun untuk infeksi yang cukup parah, penderitanya harus dirawat di rumah sakit. Pengobatannya melibatkan penggunaan infus. Sedangkan, untuk infeksi berulang atau infeksi yang kondisinya memburuk, penanganannya lebih serius lagi. Infeksi ginjal yang disebabkan kelainan struktur harus diperbaiki dengan operasi.

Penderita infeksi ginjal harus minum air yang banyak. Selain untuk mencegah dehidrasi, sering buang air kecil juga dapat membantu mengeluarkan bakteri dari saluran kencing.

Pencegahan

Infeksi ginjal bisa dicegah dengan langkah-langkah berikut :

  • Minum air yang banyak.
  • Sering buang air kecil dan jangan menahan keinginan buang air kecil.
  • Kencinglah setelah berhubungan seksual.
  • Bagi perempuan, bersihkan dan keringkan vagina setelah buang air kecil atau buang air besar dengan benar. Bersihkan dari depan ke belakang, bukan dari belakang ke depan.
  • Bersihkan vagina dan anus dengan perlahan-lahan.
  • Jangan gunakan sabun pembersih khusus yang dijual bebas di pasaran.

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

Get the Newsletter! all about Infeksi Ginjal

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Infeksi Ginjal ?
Ask Doctor