Profile
All Topic

Pusat Informasi Kanker Nasofaring

Tentang Kanker Nasofaring

Adalah jenis kanker yang tumbuh pada nasofaring (rongga di belakang hidung, dibelakang langit-langit mulut). Kanker ini sulit untuk dideteksi pada tahap awal karena gejalanya menyerupai penyakit lain.

Gejala

Gejalanya adalah :

  • Terdapat benjolan di leher akibat pembengkakan getah bening.
  • Terdapat darah pada liur.
  • Sakit tenggorokan.
  • Cairan bercampur darah dari hidung.
  • Hidung tersumbat.
  • Gangguan pendengaran.
  • Sering terkena infeksi pada telinga.
  • Telinga berdenging.
  • Pusing.
  • Pandangan kabur.
  • Nyeri atau mati rasa pada wajah.

Penyebab

Penyebabnya adalah :

  • Pertumbuhan sel kanker yang tidak dapat dikontrol.
  • Infeksi Epstein-Barr yang menyerang sistem kekebalan tubuh.

 

Faktor Resiko

Kanker ini dapat dipicu dengan :

  • Keturunan.
  • Merokok.
  • Mengkonsumsi minuman beralkohol.
  • Zat kimia pada makanan.
  • Sering mengkonsumsi daging atau ikan yang sudah lebih dulu diolah dengan garam.

Diagnosa

Tes dapat dilakukan dengan :

  • Pemeriksaan fisik. Pada telinga, tenggorokan, hidung dan leher.
  • Biopsi.
  • X-ray.
  • CT scan.
  • MRI.
  • Ultrasound pada leher.
  • Tes urin.

Pengobatan

Perawatan yang dapat dilakukan :

  • Terapi radiasi.
    Efek sampingnya yaitu mulut menjadi kering, radang mulut dan tenggorokan, kebutaan, cedera otak, membunuh jaringan yang sehat.
  • Pembedahan.
    Dapat menyebabkan kerusakan permanen pada mata.
  • Obat-obatan.
  • Kemoterapi.

Pencegahan

Tindakan pencegahannya adalah :

  • Melakukan diet sehat dengan banyak mengkonsumsi buah dan sayur.
  • Menghindari makanan yang sudah diolah lebih dulu.
  • Jangan merokok.
  • Mengurangi konsumsi alkohol.

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

Get the Newsletter! all about Kanker Nasofaring

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Kanker Nasofaring ?
Ask Doctor