Profile
All Topic

Pusat Informasi Keguguran

Tentang Keguguran

Abortus yang terjadi tanpa tindakan mekanis atau medis untuk mengosongkan uterus, maka abortus tersebut dinamai abortus spontan. Kata lain yang luas digunakan adalah keguguran (miscarriage).

Gejala Keguguran

  • Pendarahan mungkin hanya bercak sedikit, atau bisa cukup parah
  • Nyeri dan kram terjadi di perut bagian bawah
  • Anda mungkin tidak lagi memiliki tanda-tanda kehamilan seperti mual atau payudara bengkak atau nyeri jika Anda telah mengalami keguguran.

Penyebab Keguguran

1. Kelainan dalam pertumbuhan, contohnya seperti kelainan pada kromosom yaitu kelainan paling sering pada abortus spontan, bisa juga karena pengaruh virus, obat-obatan, radiasi

2. Kelainan pada plasenta

3. Penyakit ibu seperti seperti pneumonia, malaria, anemia dan lain lain

Faktor Resiko

Jumlah paritas (jumlah anak yang telah dilahirkan), usia ibu Resiko secara relatif lebih rendah pada wanita usia dibawah 30 tahun, dan Pada wanita berusia antara 30-34 tahun, lalu meningkat tajam pada wanita berusia antara 35-40 tahun dan pada wanita berusia 40 keatas, dan hamil dengan jarak kurang dari 3 bulan dari kehamilan sebelumnya dan keadaan umum dan gizi ibu.

Komplikasi Akibat Keguguran

  • perdarahan

  • syok

  • emboli udara

  • infeksi

Diagnosa Keguguran

Untuk mendiagnosi abortus spontan dengan anamnesis atau wawancara medis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang.

1. Anamnesis

  • Adanya amenore pada masa reproduksi
  • Perdarahan pervaginam disertai jaringan hasil konsepsi
  • Rasa sakit atau keram perut di daerah atas simpisis

2. Pemeriksaan Fisik     

Pemeriksaan panggul. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat apakah leher rahim sudah mulai membesar.

3. Pemeriksaan penunjang:

  • Pemeriksaan USG (Ultrasonografi). Hal ini membantu dokter untuk memeriksa detak jantung janin dan menentukan apakah embrio berkembang normal.
  • Pemeriksaan darah. Jika mengalami keguguran, pengukuran hormon kehamilan, HCG beta, kadang-kadang bisa berguna dalam menentukan apakah Anda telah benar-benar melewati semua jaringan plasenta.
  • Pemeriksaan jaringan. Jika telah melewati jaringan, dapat dikirim ke laboratorium untuk mengkonfirmasi bahwa keguguran telah terjadi - dan bahwa gejala tidak berhubungan dengan penyebab lain dari perdarahan kehamilan.

 

Pengobatan Keguguran

Pengobatan miscarriage atau abortus spontan adalah dengan memperbaiki keadaan umum.

1. Bila perdarahan banyak, berikan transfusi darah dan cairan yang cukup.

2. Pemberian antibiotika yang cukup tepat atau antibiotika spektrum luas.

3. 24 sampai 48 jam setelah dilindungi dengan antibiotika atau lebih cepat bila terjadi perdarahan yang banyak, lakukan dilatasi dan kuretase untuk mengeluarkan hasil konsepsi.

4. Pemberian infus dan antibiotika diteruskan menurut kebutuhan dan kemajuan penderita.

Pencegahan Keguguran

Seperti sudah diketahui bahwa abortus spontan / keguguran  ditandai dengan adanya pendarahan. Maka dari itu setiap ibu hamil disarankan, jika mengalami pendarahan sedikit atau banyak harus segera menghubungi dokter agar segera bisa ditangani dan hindari stress, menjaga berat badan berhenti merokok, berhenti minum minuman beralkohol.

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

Get the Newsletter! all about Keguguran

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Keguguran ?
Ask Doctor