Profile
All Topic

Pusat Informasi Migrain

Tentang Migrain

Migrain adalah sakit kepala yang berdenyut, biasanya terjadi selama 4 sampai 72 jam. Migrain merupakan penyakit turunan. Umumnya diderita orang berusia 40 tahun keatas, tapi tidak menutup kemungkinan juga bisa terjadi pada anak-anak.

Gejala

Migrain biasanya terdiri dari 4 fase, yaitu :

Prodrome

1 atau 2 hari sebelum migrain, biasanya bisa terjadi sembelit, diare, rasa lapar terus menerus, cepat marah, hiperaktiv, leher terasa kaku.

Aura

Biasanya terjadi gangguan sensorik, motorik atau verbal. Misalnya gangguan penglihatan, gangguan bicara, kaki dan tangan terasa tertusuk jarum.

Attack

  • Sakit kepala yang berdenyut. Rasa sakit akan bertambah parah jika sedang melakukan aktivitas fisik. Rasa sakitnya bisa berpindah dari sebelah bagian kepala, kebagian lainnya, bagian depan kepala atau seluruhnya.
  • Sensitiv terhadap cahaya, kebisingan dan wewangian.
  • Mual, muntah, sakit perut.
  • Kehilangan selera makan.
  • Merasa kepanasan atau kedinginan.
  • Pucat.
  • Lelah.
  • Pusing.
  • Pandangan Kabur.
  • Diare.

Postdrome

Penyebab

Sampai sekarang, penyebab migrain belum diketahui dengan pasti, walau diduga genetik dan faktor lingkungan memainkan peran yang cukup besar. Ketidakseimbangan dalam susunan zat neurochemicals dalam otak juga dapat mempengaruhi terjadinya kasus migrain.

Faktor Resiko

Faktor eksternal yang diduga dapat memicu terjadinya migrain adalah :

  • Emosional stress
    Migrain muncul disaat seseorang mengalami stress (cemas, kelelahan), karena disaat stress, zat kimia didalam otak ‘dilepaskan’ untuk melawan situasi. Pelepasan zat kimia ini, bisa memancing perubahan vaskular yang bisa menyebabkan migrain.
  • Sensivitas pada zat kimia dan pengawet makanan
    Misalnya, keju, minuman beralkohol, zat tambahan nitrat (misalnya, pada pepperoni, hot dog), monosodium glutamate (MSG), coklat.
  • Kafein 
    Konsumsi kafein berlebih.
  • Perubahan cuaca
  • Menstruasi
  • Kelelahan
  • Melewatkan jadwal makan
  • Perubahan pola tidur
  • Makanan yang asin

Diagnosa

Selain menggali riwayat kesehatan sebelumnya akan kejadian migrain dan riwayat kasus migrain dalam keluarga, dokter bisa menganjurkan pemeriksaan lebih intens dalam bentuk pemeriksaan dengan CT scan maupun MRI.

Pengobatan

Langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk pencegahan adalah :

  • Obat penghilang rasa sakit, misalnya, ibuprofen (misalnya motrin), aspirin, asetaminofen dan kafein.
  • Obat anti mual.
  • Obat pereda sakit kepala .

Pencegahan

Beberapa hal yang dapat membantu mencegah timbulnya migrain adalah dengan :

  • 'Headache diary' adalah kegiatan mencatat (salah satunya) makanan, yang sekiranya memicu migrain Anda.
  • Mengelola stress, misalnya melakukan relaksasi, pemijatan.
  • Makan teratur, olahraga teratur dan istirahat yang cukup.

 

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

  • Turun Berok

    Apakah penyakit turun berok itu bikin kita pingin pipis terus dok?? Dan penyebabnya itu karena apa ya dok?? Saya masih berusia 22 tahun..

    Detail Answer

Get the Newsletter! all about Migrain

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Migrain ?
Ask Doctor