Profile
All Topic

Pusat Informasi Operasi Bypass Jantung

Tentang Operasi Bypass Jantung

Operasi bypass atau yang dalam istilah asingnya disebut sebagai Coronary Artery Bypass Graft (CABG), dilakukan dengan membuat saluran baru melewati bagian arteri koroner yang mengalami penyempitan atau penyumbatan. Tujuannya agar kekurangan pasokan darah termasuk oksigen ke bagian ujung dari penyempitan dapat diatasi. Saluran baru yang dipasang dapat diambil dari pembuluh darah balik di tungkai bawah. Biasanya dari vena saphena, dapat juga dari pembuluh nadi (arteri) ditangan yaitu dari arteri radialis, arteri brachialis atau dari pembuluh darah arteria mammaria.

Gejala

  • nyeri dada
  • biasanya terjadi saat beraktivitas fisik atau

  • mengalami stress. Serangan jantung tersebut

  • dapat terjadi kapan saja, bahkan ketika saat beristirahat.

Penyebab

Kurangnya pasokan darah karena penyempitan arteri koroner mengakibatkan nyeri dada yang disebut angina. Bila darah tidak mengalir sama sekali karena arteri koroner tersumbat, penderita dapat mengalami serangan jantung yang mematikan. Pola hidup atau tingkah laku seseorang dan keturunan memegang peran penting dengan meningkatnya risiko timbulnya penyakit jantung. Bentuk Penyakit Jantung Koroner yang lebih parah memerlukan operasi Bypass Koroner.

Faktor Resiko

Langkah ini cocok untuk mereka yang mengalami penyumbatan lebih dari tiga pembuluh darah atau penyumbatan terjadi di pembuluh utama kiri. Akan tetapi, lebih berisiko untuk mengalami komplikasi seperti pendarahan, stroke, dll, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama di rumah sakit (sekitar 1-2 hari) dan juga waktu pemulihan untuk bisa beraktivitas kembali secara normal.

Komplikasi Akibat Operasi Bypass Jantung

Komplikasi yang terjadi setelah operasi bypass jantung yaitu : 

  • komplikasi kardiovaskuler meliputi disritmia, penurunan curah jantung  dan hipotensi persisten
  • komplikasi hematologi meliputi perdarahan dan pembekuan
  • komplikasi ginjal dapat terjadi gagal ginjal ketika terjadi penurunan curah jantung
  • komplikasi paru termasuk atelektasis, pneumonia, edem pulmo, hemathorak/pneumothorak
  • komplikasi neurologi dapat muncul sangat jelas termasuk stroke dan encephalopathy, delirium, cerebrovascular accident
  • disfungsi gastrointestinal seperti stress uclear, ileus paralitik.

Diagnosa

Operasi biasanya memakan dua sampai enam jam. Pasien akan menerima anestesi umum dan tidur selama operasi. Selama operasi tulang dada dan rusuk akan dibuka untuk mempermudah akses ke jantung. Biasanya sirkulasi darah dan fungsi pernapasan akan diambil alih oleh mesin.

Ahli bedah jantung akan menggunakan sepotong vena atau arteri untuk membentuk bypass sehingga aliran darah dapat menghindari lokasi penyumbatan. Beberapa penyumbatan dapat dibypass dalam satu kali operasi.

Pengobatan

CABG dilakukan dengan membuka dada dengan pemotongan tulang dada untuk kemudian menguakkan bagian kanan dan kiri dada sedemikian sehingga jantung dapat terlihat secara nyata. Dokter akan memastikan kembali hasil kateterisasi yang menunjukkan penyempitan. Setelah itu barulah memasang pembuluh darah baru. Sebelum menutup kembali rongga, pasti akan diadakan pengujian terhadap graft yang dipasang. Tujuanya untuk mengantisipasi kalau-kalau ada kebocoran atau pendarahan.

Pencegahan

Pembuluh arteri koroner yang tersumbat dapat menyebabkan berkurangnya aliran darah dan oksigen ke jantung dan dapat menyebabkan nyeri dada atau serangan. Dokter biasanya akan menyarankan angioplasty untuk melebarkan pemburuh darah dengan jalan memasukkan balon katerer ke pembuluh darah yang menyempit. Apabila angioplasty tidak berhasil karena posisi penyumbatan yang terlalu sulit atau penyumbatan yang terlalu parah, dokter Anda mungkin akan merekomendasikan operasi bypass.

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

Get the Newsletter! all about Operasi Bypass Jantung

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Operasi Bypass Jantung ?
Ask Doctor