Profile
All Topic

Pusat Informasi Osteopeni

Tentang Osteopeni

Adalah berkurangnya kepadatan tulang. Kadar kepadatannya dibawah normal namun belum mencapai tahap osteoporosis. Kepadatan tulang adalah ukuran kadar mineral pada tulang yang menunjukan seberapa padat dan kerasnya tulang. Menderita osteopenia meningkatkan resiko terkena osteoporosis.

Gejala

Osteopenia tidak menunjukan gejala.

Penyebab

Tulang, secara alami akan menipis seiring dengan bertambahnya usia seseorang, terutama saat memasuki uisa paruh baya. Karena, sel-sel tulang diserap kembali oleh tubuh, lebih cepat dari pada pembentukan tulang baru, sehingga tulang kehilangan tulang kehilangan unsur-unsur pentingnya, menjadikannya lemah dan beresiko patah.

Faktor Resiko

Hal-hal yang dapat mempengaruhi, adalah :

  • Masalah makan atau gangguan metabolisme, sehingga tubuh kekurangan vitamin dan mineral.
  • Melakukan kemoterapi dan konsumsi obat-obatan. Misalnya obat asma.
  • Keturunan.
  • Kurus.
  • Mengalami keterbatasan fisik, sehingga ruang gerak terbatas.
  • Merokok.
  • Sering mengkonsumsi soda dan alkohol.
  • Diet yang salah. Tubuh kekurangan vitamin, terutama vitamin D dan kalsium.
  • Pada pria, osteopenia dapat dipicu oleh kadar hormon testosterone yang rendah.

Diagnosa

Dapat melakukan pemeriksaan melalui x-ray.

Disarankan untuk rutin menjalani pemeriksaan jika sudah memasuki usia enam puluh lima tahun keatas.

Pengobatan

Untuk perawatan :

  • Memperbaiki pola hidup.
  • Memperbanyak konsumsi sumber kalsium, yaitu susu, sayuran hijau dan suplemen kalsium.
  • Memperbanyak konsumsi sumber vitamin D, yaitu telur, ikan sardin, ikan salmon, mendapatkan sinar matahari, karena dapat membantu penyerapan kalsium.
  • Rutin berolahraga. Misalnya berjalan kaki dan mendaki.

Pencegahan

Untuk mencegah :

  • Berhenti merokok.
  • Membatasi minuman bersoda dan alkohol.

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

Get the Newsletter! all about Osteopeni

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Osteopeni ?
Ask Doctor