Profile
All Topic

Pusat Informasi Patah Hidung

Tentang Patah Hidung

Patah hidung merupakan kondisi terjadinya patah atau retaknya tulang hidung. Biasanya disebabkan oleh kontak fisik saat berolahraga, berkelahi, jatuh, atau kecelakaan lalu lintas. Patah hidung dapat membuat hidung penderitanya bengkok, dan terkadang sulit bernapas.

Gejala

Gejala patah hidung mencakup :

  • Hidung nyeri atau terasa lembek.
  • Hidung dan area sekitarnya, termasuk mata, membengkak dan lebam.
  • Mimisan.
  • Hidung bengkok.
  • Sulit bernapas lewat hidung.
  • Keluar cairan seperti ingus dari hidung.
  • Hidung mampet, baik salah satu lubang maupun keduanya.

Penyebab

Hidung adalah bagian wajah yang paling berisiko cedera. Berdasarkan penelitian, patah hidung mencakup 40 persen dari keseluruhan cedera pada wajah. Penyebab patah hidung meliputi :

  • Cedera saat berolahraga.
  • Berkelahi.
  • Kecelakaan lalu lintas.
  • Jatuh.

Patah hidung juga bisa terjadi karena menabrak sesuatu atau bermain terlalu serius, misalnya bergulat bercanda dengan teman.

Faktor Resiko

Patah hidung sangat mungkin terjadi pada aktivitas yang berisiko, seperti :

  • Olahraga dengan kontak fisik yang tinggi, seperti sepakbola atau hoki.
  • Berkelahi.
  • Mengendarai sepeda.
  • Angkat besi atau angkat berat, terutama jika tidak menggunakan pelindung.
  • Mengendarai motor atau mobil.

Komplikasi Akibat

Patah hidung yang dibiarkan atau tidak mendapat penanganan yang tepat akan mengakibatkan komplikasi :

  • Deviated septum. Ini adalah kondisi di mana dinding pemisah kedua lubang hidung bengkok. Akibatnya, salah satu lubang akan mengecil dan lubang lainnya membesar. Kondisi ini bisa harus diatasi dengan operasi.
  • Penumpukan darah di hidung.
  • Patah atau retaknya tulang rawan.
  • Cedera leher.

Diagnosa

Pemeriksaan untuk diagnosis patah hidung meliputi pemeriksaan fisik dan pencitraan melalui rontgen atau CT scan.

Pengobatan

Jika patah hidung terjadi, pertolongan pertamanya meliputi :

  • Cepat bertindak. Bernapaslah lewat mulut dan sandarkan tubuh ke depan untuk mencegah darah masuk ke tenggorokan.
  • Kompres dengan es.
  • Gunakan obat pereda nyeri.
  • Posisikan kepala lebih tinggi dari tubuh, terutama ketika tidur.

Jika patah hidung tergolong ringan dan tidak menyebabkan bengkok atau berubah bentuk, perawatannya pun ringan. Cukup mengompres dengan es dan menggunakan obat yang dijual bebas di pasaran.

Sementara itu, jika patahnya cukup parah, ada dua prosedur yang bisa dilakukan. Dokter bisa melakukan closed reduction atau operasi.

Dalam closed reduction, dokter menggunakan alat khusus untuk memperbaiki dan meluruskan tulang yang patah.       Operasi sendiri hanya dilakukan jika patahnya sangat parah atau sudah dibiarkan selama lebih dari dua minggu.

 

Pencegahan

Patah hidung dapat dihindari dengan melakukan langkah berikut :

  • Menggunakan sabuk pengaman atau helm ketika berkendara.
  • Menggunakan alat pengaman yang direkomendasikan, misalnya pelindung ketika berolahraga.
  • Mengontrol amarah dan sebisa mungkin hindari perkelahian

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

Get the Newsletter! all about Patah Hidung

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Patah Hidung ?
Ask Doctor