Profile
All Topic

Pusat Informasi Pertusis

Tentang Pertusis

Pertussis atau whooping cough, lebih dikenal dengan istilah batuk rejan (batuk seratus hari), adalah infeksi parah saluran pernafasan dan dapat menular. Saat batuk, biasanya akan terasa sakit pada bagian rusuk.

Gejala

Gejala pertussis baru akan dirasakan setelah tiga sampai dua belas hari penderita terinfeksi, yaitu :

  • Hidung berair.
  • Hidung tersumbat.
  • Bersin-bersin.
  • Mata berair dan merah.
  • Demam.
  • Batuk kering.

Setelah satu atau dua minggu, gejala akan bertambah parah, yaitu :

  • Batu berdahak.
  • Muntah.
  • Wajah menjadi kemerahan atau biru karena kekurangan oksigen.
  • Rasa sangat lelah.

Penyebab

Pertussis disebabkan oleh bakteri dan penyebarannya dapat melalui udara (dari batuk atau bersin). Setelah memasuki saluran pernafasan, bakteri berkembang, memproduksi racun dan mengganggu saluran pernafasan untuk ‘membunuh’ kuman. Kemudian jumlah cairan (dahak) bertambah, menyebabkan batuk yang parah.

Bakteri tersebut juga menyebabkan peradangan sehingga penderitanya akan susah bernafas.


 

Komplikasi Akibat

Komplikasi yang bisa saja terjadi :

  • Memar atau retak tulang rusuk.
  • Hernia pada bagian perut.
  • Pecahnya pembuluh darah pada kulit atau mata.

Jika bayi atau balita mengalami pertussis parah, komplikasi dapat berupa :

  • Infeksi telinga.
  • Pneumonia.
  • Nafas yang lambat.
  • Dehidrasi.
  • Kejang.
  • Kerusakan otak.
  • Gangguan pendengaran.

Diagnosa

Dapat melakukan pemeriksaan dengan :

  • Pemeriksaan fisik. Pada tenggorokan dan hidung.
  • Pengambilan sampel cairan dari hidung dan tenggorokan.


 

Pengobatan

Perawatan yang dapat dilakukan :

  • Istirahat yang cukup.
  • Antibiotik.
  • Perbanyak minum.

Pencegahan

Lakukan pencegahan dengan :

  • Vaksin.
  • Rajin mencuci tangan.

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

Get the Newsletter! all about Pertusis

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Pertusis ?
Ask Doctor