Profile
All Topic

Pusat Informasi Radang Sendi (Rheumatoid Arthritis)

Tentang Radang Sendi (Rheumatoid Arthritis)

Artritis reumatoid (RA) atau yang disebut juga radang sendi kronis, umumnya ditandai dengan pembengkakan, rasa terbakar dan nyeri pada sendi. Artritis reumatoid biasanya terjadi dikedua sisi tubuh (kanan dan kiri), pada tahap awal, penyakit ini menyerang tangan, pergelangan tangan,kaki dan pada tahap lanjut akan menyebar ke bagian lutut, leher, bahu, siku bahkan rahang. Hal inilah yang membantu membedakan artritis reumatoid dengan radang sendi lainnya. Terkadang, RA mempengaruhi kulit, mata, paru-paru, jantung, darah, atau saraf.

Gejala

Pada tahap awal penyakit ini sangat sulit untuk dideteksi karena gejalanya menyerupai gejala-gejala penyakit lain, dan pada tahap lebih lanjut baru akan muncul gejala seperti :

  • Sendi-sendi sulit digerakan (kaku) terutama saat dipagi hari. Dibutuhkan beberapa waktu (1 jam atau bahkan lebih) agar sendi bisa kembali digerakan.
  • Pembengkakan. Hal ini dikarenakan adanya cairan yang masuk kedalam sendi.
  • Nyeri. Peradangan berkepanjangan akan memperparah kerusakan pada sendi dan menambah rasa nyeri.
  • Kulit yang melapisi sendi akan terlihat merah dibanding dengan kulit disekitarnya dan terasa panas.
  • Rasa lelah dan demam (seperti flu).

Penyebab

Rheumatoid Arhtritis terjadi karena sistem kekebalan tubuh menyerang bantalan sendi (sinovium), lapisan membran yang mengelilingi sendi. Peradangan tersebut menjadikan bantalan sendi mengeras, menyerang dan merusak tulang rawan dan tulang disekitar sendi, juga melemahkan urat dan ligamen yang menahan sendi.

Faktor Resiko

Faktor-faktor yang meningkatkan potensi seseorang terkena artritis reumatoid adalah :

  • Gender. Lebih sering terjadi pada wanita dibanding pria.
  • Faktor usia. Artritis reumatoid bisa terjadi disegala usia, terutama antara usia 40 sampai 60.
  • Keturunan.
  • Merokok.
 

Komplikasi Akibat


 

 

Diagnosa

Diagnosis artritis reumatoid meliputi beberapa pemeriksaan, diantaranya :  

  • Tes darah. Untuk melihat tingginya kadar sedimentasi eritrosit, yang mengindikasi adanya proses peradangan dalam tubuh.
  • X ray. Untuk melihat perkembangan  artritis reumatoid pada sendi.
 

Pengobatan

Beberapa langkah perawatan yang disarankan bagi penderita artritis reumatoid adalah :

  • Obat-obatan.
    Untuk membantu mengurangi peradangan, rasa sakit dan mencegah dampak lebih lanjut. Sayangnya, sebagian besar dari obat-obatan ini justru membawa efek negativ yang serius bagi tubuh..
  • Terapi.
    Terapis akan mengajari cara-cara agar penderita RA tetap bisa beraktivitas sehari-hari. Misalnya, saat jari Anda sakit, gunakan lengan Anda untuk mendorong pintu atau gunakan alat pembantu (seperti, mesin cuci, blender).
  • Pembedahan.
    Jika obat-obatan dirasa tidak bisa membantu, akan dilakukan tindakan pembedahan, seperti :
  • Artoplasti, penggantian bagian sendi yang rusak dengan prosthesis atau bagian tubuh buatan (dari bahan metal atau plastik).
  • Penyambungan urat yang putus akibat peradangan.
  • Pembuangan lapisan sendi.
  • Arthrodesis.
 

Pencegahan

 

 

 

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

Get the Newsletter! all about Radang Sendi (Rheumatoid Arthritis)

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Radang Sendi (Rheumatoid Arthritis) ?
Ask Doctor