Profile
All Topic

Pusat Informasi Serangan Panik (Panic Attack)

Tentang Serangan Panik (Panic Attack)

Panic attack merupakan serangan kepanikan atau ketakutan yang luar biasa, terjadi tanpa alasan yang jelas, dan memicu reaksi fisik tertentu. Serangan kepanikan ini bisa sangat menakutkan. Penderitanya bisa merasa seperti kehilangan kontrol, sedang mengalami serangan jantung, atau bahkan sedang sekarat. Panic attack yang berlangsung berkali-kali disebut panic disorder. Penderitanya akan merasa ketakutan terhadap serangan kepanikan berikutnya. Panic attack merupakan sebuah kondisi medis yang serius. Tapi, dengan penanganan yang tepat kondisi ini bisa diatasi.

Gejala

Panic attack ditandai dengan gejala berikut :

  • Perasaan bahwa bahaya atau kematian sedang mendekat.
  • Detak jantung tidak teratur.
  • Berkeringat.
  • Gemetar.
  • Napas pendek, kehabisan napas.
  • Demam atau meriang.
  • Sensasi panas.
  • Mual.
  • Kram perut.
  • Nyeri dada.
  • Sakit kepala.
  • Pusing.
  • Pingsan.
  • Tenggorokan menegang.
  • Sulit menelan.

 

Panic attack terjadi tiba-tiba dan bisa menyerang kapan saja. Biasanya gejalanya akan memuncak dalam sepuluh menit, dan berlangsung hingga setengah jam. Setelah serangan menghilang, penderitanya akan merasa sangat kelelahan.

Mereka yang pernah mengalami panic attack akan ketakutan menghadapi kemungkinan terjadi serangan lagi. Jika panic attack terjadi lebih dari empat kali, kondisinya disebut sebagai panic disorder.

Panic disordermerupakan kondisi yang sangat serius. Penderitanya bisa tidak mau meninggalkan rumah, karena takut terjadi panic attack dan merasa tidak ada tempat yang aman.

Gejala panic disorder umumnya mulai berlangsung pada masa remaja. Kondisi ini lebih banyak terjadi pada perempuan dibandingkan laki-laki.

Penyebab

Penyebab pasti panic attack masih belum diketahui. Tapi, umumnya berkaitan dengan faktor genetis, stres, dan perubahan fungsi otak di bagian tertentu.

Beberapa penelitian menunjukkan sistem pertahanan tubuh yang bereaksi terhadap bahaya ikut berperan dalam panic attack. Namun, mengapa panic attack muncul tanpa bahaya yang jelas masih belum dapat dipastikan.

Faktor Resiko

Faktor yang meningkatkan risiko terjadinya panic attack, yaitu :

  • Riwayat panic attack atau panic disorder di keluarga.
  • Stres terus menerus.
  • Kematian atau penyakit parah yang dialami orang terdekat.
  • Terjadi perubahan besar dalam hidup, misalnya kehadiran seorang bayi.
  • Pelecehan atau penyiksaan ketika kanak-kanak.
  • Pernah mengalami trauma, misalnya kecelakaan atau pemerkosaan.

Komplikasi Akibat

Panic attack yang dibiarkan terus dapat menyebabkan :

  • Phobia terhadap hal-hal tertentu, seperti ketakutan meninggalkan rumah atau takut menyetir.
  • Menghindari aktivitas sosial.
  • Masalah di kantor atau sekolah.
  • Depresi.
  • Keinginan atau usaha bunuh diri.
  • Kecanduan alkohol atau obat-obatan terlarang.
  • Masalah keuangan.

Diagnosa

Pemeriksaan untuk mendiagnosis panic attack mencakup pemeriksaan fisik, tes darah, pemeriksaan tiroid dan jantung, serta evaluasi psikologis.

Menurut Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) yang dikeluarkan American Psychiatric Association, diagnosis panic disorder ditandai dengan :

  • Panic attack yang terjadi tiba-tiba dan sering.
  • Panic attack menyebabkan ketakutan akan terjadi serangan berikutnya.
  • Panic attack tidak disebabkan oleh obat-obatan tertentu, alkohol, atau kondisi kejiwaan lainnya.

Pengobatan

Penanganan panic attack meliputi obat-obatan dan psikoterapi. Dengan perawatan yang berkelanjutan dan efektif panic attack dapat diatasi. Penderitanya juga bisa kembali melanjutkan aktivitas sehari-hari tanpa gangguan.

Seperti halnya kondisi kejiwaan lain, penderita panic attack dan panic disorder membutuhkan dukungan orang-orang terdekat. Bantuan dari lingkungan sekitar akan sangat membantu kelancaran aktivitas sehari-hari mereka.

Pencegahan

Tidak ada cara yang pasti untuk mencegah panic attack atau panic disorder. Cari bantuan secepat mungkin untuk menangani kondisi seperti ini. Penanganan yang lebih cepat akan mencegah kondisinya berkembang menjadi lebih buruk. Kontrol stres dan amarah dengan cara yang sehat. Beristirahat dan bersantailah setiap beberapa waktu.

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

Get the Newsletter! all about Serangan Panik (Panic Attack)

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Serangan Panik (Panic Attack) ?
Ask Doctor