Profile
All Topic

Pusat Informasi Sindrom Hiperosmolar Diabetes

Tentang Sindrom Hiperosmolar Diabetes

Diabetic Hyperosmolar Syndrome atau koma hiperosmolar adalah kondisi serius, kadar gula darah yang sangat tinggi. Pada tahap ini, darah penderitanya akan mengental (seperti sirup). Gula yang berlebih tersebut, pindah dari ke urin, memicu penarikan cairan dalam jumlah besar dalam tubuh. Sindrom ini biasanya mengenai penderita diabetes tipe 2.

Gejala

Gejala-gejalanya adalah :

  • Sangat haus.
  • Mulut terasa kering.
  • Sering buang air kecil.
  • Kulit kering dan susah berkeringat.
  • Demam.
  • Mengantuk.
  • Halusinasi.
  • Gangguan penglihatan.
  • Sebelah bagian tubuh menjadi lemah.
  • Koma.


 

Penyebab

Penyabab sindrom ini adalah :

  • Menderita infeksi. Misalnya pneumonia atau infeksi pada saluran kemih.
  • Dampak dari obat-obatan tertentu.
  • Tidak disiplin mengikuti perawatan diabetes.
  • Menderita penyakit kronis seperti sakit jantung atau ginjal dapat memicu terjadinya sindrom tersebut.

Komplikasi Akibat

Komplikasi :

Diagnosa

Dapat diperiksa dengan :

Tes darah dan tes urin.

 

 


 

Pengobatan

Perawatan yang dapat dilakukan adalah dengan insulin.

Pencegahan

Tindakan pencegahan :

  • Olahraga teratur.
  • Rutin memeriksa kadar gula darah.
  • Diet sehat.

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

Get the Newsletter! all about Sindrom Hiperosmolar Diabetes

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Sindrom Hiperosmolar Diabetes ?
Ask Doctor