Profile
All Topic

Pusat Informasi Vaksin HPV

Tentang Vaksin HPV

Vaksin HPV dilakukan untuk mencegah seseorang tertular oleh virus yang paling umum menyebar melalui hubungan seksual, yaitu human papillomavirus. Virus ini terkadang dapat ‘bersih’ dengan sendirinya, namun sebagian lagi dapat tinggal dan memicu tumbuhnya kutil pada alat kelamin bahkan beberapa jenis kanker, misalnya kanker serviks. Vaksin pada wanita, dapat pula diberikan pada pria. Sebaiknya diberikan saat anak memasuki usia remaja (usia sebelum melakukan hubungan seksual), sebanyak tiga kali. Vaksin HPV juga bisa diberikan kepada mereka yang sudah aktiv melakukan hubungan seksual.

Gejala

HPV cenderung tidak menimbulkan gejala sehingga jarang disadari oleh pengidap. Jika infeksi HPV sampai pada tahap menimbulkan gejala, indikasi utama adalah tumbuhnya kutil pada alat kelamin. Selain menyebabkan kutil, terdapat dua jenis infeksi HPV pada kelamin yang menjadi pemicu utama kanker serviks yaitu HPV 16 dan 18. Tanda-tanda kanker serviks mungkin termasuk pendarahan atau keluarnya cairan dari dalam vagina, pendarahan di antara periode setelah hubungan seks atau saat menopause. Selain itu, terdapat gejala lain seperti sakit pada perut bagian bawah atau area pelvis dan pada saat berhubungan intim.

Penyebab

Jenis tipe virus ini banyak sekali golongannya, mulai dari resiko tinggi/menyebabkan kanker (16,18,31,33,35,39,45,51,52,56,58,59) dan risiko rendah/tidak menyebabkan kanker (6,11,40,42,43,44,54,61,70,72,81). Tipe 16 dan 18 disinyalir sebagai penyumbang terbesar terjadinya kanker serviks, yaitu sekitar 70%. Tipe 31 dan 35 juga memberi kontribusi sekitar 20%.

Faktor Resiko

Faktor-faktor resiko untuk tertular virus HPV terbagi dalam tiga.

Faktor pertama adalah faktor reproduksi dan seksual yang meliputi jumlah mitra seksual, usia saat pertama kali berhubungan seksual, faktor pasangan pria, jumlah kehamilan, kontrasepsi oral dan infeksi menular seksual (IMS).

Faktor kedua adalah sosioekonomi.

Faktor ketiga adalah faktor-faktor lainnya yang meliputi paparan tembakau, diet, kurangnya skrining yang tepat dan pengobatan lesi prakanker yang disebut CIN sebelumnya.

Komplikasi Akibat

Vaksin ini sangat aman dan nyaris tanpa efek samping. Kalaupun ada, efek samping yang mungkin terjadi biasanya adalah kemerahan dan sedikit nyeri di sekitar bekas suntikan. Kadang terjadi demam ringan seperti saat sedang flu. Gejala tersebut dapat dengan mudah diatasi dengan istirahat cukup, atau pemberian obat anti nyeri dan demam.

Diagnosa

Diagnosis infeksi HPV dapat melalui pemeriksaan kutil. Dokter akan mendiagnosis kutil dengan melihat kulit. Bila HPV tidak dapat terdeteksi, dokter akan mengambil sampel kutil (biopsi) untuk diperiksa di bawah mikroskop. Sedangkan untuk bagian genital, dapat dilakuka tes Pap smear. Tes pap (sitologi serviks) akan membantu mendeteksi tanda sebelum kanker sekaligus perubahan pada sel serviks yang mungkin bakal menjadi kanker serviks.

Pengobatan

Vaksin pada wanita, dapat pula diberikan pada pria. Sebaiknya diberikan saat anak memasuki usia remaja (usia sebelum melakukan hubungan seksual). Namun, vaksin HPV juga bisa diberikan kepada mereka yang sudah aktif melakukan hubungan seksual. Vaksin HPV tidak disarankan untuk wanita hamil. Vaksin HPV ini disuntikkan pada otot, biasanya pada lengan atas. Vaksin HPV diberikan secara berkala melalui 3 kali suntikan dalam waktu 6 bulan, suntikan kedua dan ketiga diberikan 2 dan 6 bulan setelah suntikan pertama.

Pencegahan

Pencegahan primer untuk mencegah seseorang tertular oleh virus HPV dapat dilakukan dengan menghindari berbagai faktor risiko serta dengan pemberian vaksin pencegah infeksi dan penyakit terkait HPV. Vaksin HPV terbukti efektif dalam mencegah infeksi HPV tipe 16 dan 18 (FDA, 2006). Pentingnya penggunaan vaksin sebagai suatu program pencegahan adalah berdasarkan kenyataan bahwa perempuan di negara berkembang tidak dapat melakukan skrining terhadap kanker leher rahim karena kurangnya akses terhadap pelayanan kesehatan

Artikel Terkait

Pertanyaan Terkait

Get the Newsletter! all about Vaksin HPV

Our free healthy living newsletter delivers useful news, inspiring stories, and delicious recipes to your in-box every day.

Anda punya pertanyaan seputar Vaksin HPV ?
Ask Doctor